Biovarnish Wood Filler : Dempul Kayu “Water Based” Praktis

Mengapa Anda harus memilih dempul Biovarnish wood filler? Apa saja keunggulannya bagi kayu dan penggunanya? Temukan semua jawabannya di sini.

 

Simak video lengkap tentang finishing dengan klik tombol dibawah ini.

Beragam Keunggulan Biovarnish Wood Filler Untuk Kayu

Biovarnish Wood Filler Water Based

Sebuah produk yang digunakan untuk finishing kayu tidak akan dipilih jika tidak mampu melengkapi kebutuhan olahan kayu tersebut. Misalnya saja Anda akan mengecat furniture outdoor, tentu saja Anda tidak akan menggunakan pernis yang diciptakan untuk indoor. Fungsinya berbeda dan hal ini juga diterapkan ketika memilih wood filler.

Pada material kayu, Biovarnish wood filler akan menunjukkan manfaat seperti berikut ini:

1. Lebih Cepat Kering

Setelah wood filler diaplikasikan waktu pengeringan akan berjalan dengan cepat kurang lebih selama 20 menit. Prosesnya juga tidak membutuhkan penjemuran layaknya filler berbahan dasar solvent. Kayu yang sudah diisi dengan filler hanya perlu diangin-anginkan saja di dalam ruangan.

2. Daya Rekat Tinggi (High Bonding)

Wood filler yang sudah mengering akan membentuk daya rekat yang tinggi terhadap permukaan kayu. Buktinya adalah setelah kering dan dilanjutkan dengan pengamplasan, filler tidak mengelupas (peeling). Kelebihan ini membuat proses pengamplasan lebih ringan sehingga bisa diselesaikan dengan cepat.

3. Mengisi Pori Kayu Secara Efektif (High Solid Content)

Kayu memiliki ukuran pori yang berbeda tergantung dengan jenisnya. Ada pori kayu yang berukuran kecil ada juga yang besar seperti pada kayu lunak. Berapapun ukuran pori bukan suatu masalah karena Biovarnish wood filler akan mengisinya secara efektif. Ukuran partikelnya sangat kecil jadi dijamin akan mengisi pori dengan penuh. Sehingga setelah mengering akan memadat di dalam pori. Membuat Anda tidak boros dalam menggunakannya.

4. Mudah Untuk Digunakan

Cara mengaplikasikan wood filler sangat mudah. Dibantu dengan daya rekat tinggi dan efektif mengisi pori Anda tidak perlu berulang-ulang mengaplikasikannya. Berbagai alat bisa digunakan dan prosesnya berjalan lebih cepat. Selama proses aplikasi Anda hanya perlu alat aplikasi baik itu kuas, alat semprot atau scrape serta amplas aluminium oxide nomor 240.

5. Beberapa Pilihan Warna

Biovarnish wood filler menyediakan empat jenis warna sehingga bisa dipilih sesuai hasil yang diinginkan. Empat warna itu adalah jati, mahoni, sungkai dan juga ramin. Pemilihan warna ini bisa disesuaikan dengan warna asli kayu atau warna stain yang nantinya akan diaplikasikan.

Keamanan Dempul Biovarnish Wood Filler Untuk Digunakan

Wood filler dari Biovarnish telah memberikan kesempurnaan dari proses aplikasinya, lalu bagaimana dengan keamanannya. Masyarakat saat ini tentu sangat aware dengan masalah lingkungan yang terkena dampak polusi dari bahan kimia berbahaya. Cat merupakan salah satunya yang menjadi topik terhangat sebagai sumber polusi di udara.

Pasalnya cat terbuat dari bahan kimia seperti logam berat yang terdiri dari formalin, merkuri, hingga timbal. Semua logam berat tersebut akan menguap ketika cat hingga wood filler mengering. Namun kini Anda tidak perlu khawatir lagi soal pencemaran lingkungan tersebut. Biovarnish wood filler terbuat dari bahan dasar air sehingga kandungan logam berat dibatasi.

Formulasi yang digunakan memperhatikan beberapa regulasi yang membatasi penggunaan bahan logam berat. Pertama adalah regulasi European Chemical Agency (ECHA-REACH Regulation). Kedua adalah regulasi US-EPA regulation certified.

Sesuai dengan kedua regulasi tersebut maka Biovarnish wood filler pun layak digunakan pada semua jenis olahan kayu. Misalnya seperti furniture bayi dan anak, mainan anak yang memiliki standar keamanan sangat tinggi.

Cara Mengaplikasikan Biovarnish Wood Filler Pada Cacat Kayu

Pengaplikasian Biovarnish wood filler pada cacat kayu sangatlah mudah. Setidaknya ada tiga tahapan yang harus dilakukan untuk mencapai hasil yang sempurna. Sebelum memulai aplikasi, siapkan beberapa bahan berikut ini.

  • Biovarnish wood filler sesuai dengan warna yang diinginkan.
  • Air bersih dengan PH kurang lebih 7.
  • Amplas alumunium oxide nomor 240 dan 220.
  • Kain katun yang bersih dan kering.
  • Scrape

Cara mengaplikasikan :

Langkah 1. Persiapan Media Kayu

Substrat kayu atau serat alam harus memiliki permukaan yang halus. Anda bisa mengamplasnya terlebih dahulu dengan amplas nomor 220. Pastikan pengamplasan merata dan searah serat. Usahakan Anda juga mengamplas bagian dalam lubang. Setelah itu bersihkan debu amplas dengan kain katun yang sudah disiapkan. Bebaskan permukaan dari debu dan kotoran apalagi minyak yang menempel.

Langkah 2. Mengaplikasikan Wood Filler

Siapkan wood filler dalam wadah berbeda kemudian tambahkan sedikit air agar lebih mudah diaplikasikan. Ambil sedikit filler dengan scrape kemudian isikan ke dalam cacat permukaan kayu. Lakukan berlawanan dengan arah serat kayu kemudian ratakan. Pastikan wood filler mengisi hingga bagian dalam lubang jadi perlu penekanan yang lebih.

Langkah 3. Pengeringan Dan Pengamplasan

Selesai mengaplikasikan wood filler, tunggu mengering selama kurang lebih 20 menit. Ingat jangan dijemur di bawah panas matahari langsung. Diamkan saja dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik. Setelah kering lanjutkan dengan pengamplasan menggunakan amplas nomor 240. Kali ini pengamplasan harus searah dengan serat kayu agar hasilnya lebih halus. Bersihkan debu amplas dan selesai.

Scroll to Top