Memanfaatkan Bangku Kayu Lawas untuk Finishing Recycle Vintage

Punya bangku kayu lawas di rumah? Jangan dibuang, karena bangku tersebut masih bisa digunakan hanya dengan teknik finishing yang tepat. Hanya saja pastikan bangku masih kuat secara struktur. Hindari bangku yang sudah mulai keropos khususnya pada bagian dalam sehingga masih bisa digunakan kembali. 

Bangku adalah furniture kayu yang paling praktis dan murah. Jika Anda tidak memilikibangku di rumah, cpbalah untuk membeli di toko barang bekas. Anda akan menemukan banyak bangku untuk proyek pengecatan kayu lainnya. 

Sebagai objek pengecatan bangku adalah furniture yang sangat praktis. Anda bisa mencoba untuk mengecat berbagai macam jenis warna cat atau pernis. Selama ini apakah jenis finishing yang pernah Anda coba? Apakah pernah mencoba finishing recycle vintage?

Finishing ini sangat booming akhir-akhir ini. Banyak ibu rumah tangga yang suka dengan desain interior vintage membutuhkan furniture dengan gaya ini banyak permintaan. Jadi daripada membeli, mengapa Anda tidak mencoba untuk melakukan finishing sendiri di rumah? Mudah kok. 

Mengenal Finishing Recycle Vintage

Apa itu finishing recycle vintage? Jika dilihat dari katanya maka menggunakan furniture lawas untuk di daur ulang tapi hasil tampilannya masih terlihat usang. Inilah kira-kira yang akan Anda wujudkan nanti pada bangku bergaya recycle vintage. 

Ada banyak warna yang bisa diterapkan dan juga berbagai macam jenis cat. Teknik yang digunakan pun cukup sederhana. Cukup dengan merusak permukaan kayu sehingga menciptakan teknik usang. Membuat warna pada bangku terlihat sudah lama digunakan. Jika selama ini Anda hanya mengecat furniture untuk hasil halus, rata dan mengkilap maka kali ini berbeda. 

Ada beberapa pilihan warna yang bisa dipilih bahkan lebih dari tiga. Jika Anda adalah pemula, sebaiknya mulai dari dua warna terlebih dahulu. Setelah menguasai teknik aplikasinya barulah meningkatkan jumlah warna yang diaplikasikan. Proses aplikasi tidak membutuhkan kuas melainkan hanya scrape saja. 

Hasil tampilan bangku yang tampak rusak akan sangat apik diletakan di dalam atau diluar rumah. Masalah ketahanan tidak perlu khawatir karena Anda bisa melapisinya dengan top coat di akhir. Sehingga tampilan dari kayu akan bertahan lama walaupun terkena panas dan hujan. 

Persiapan sangat penting dalam tahapan ini. Anda perlu membuat beberapa kerusakan di beberapa bagian. Cara mudah untuk membuat kerusakan adalah dengan sikat kawat jika tidak memiliki mesin rustic khusus. Jadi sudah siap untuk melakukan finishing recycle vintage?

Proses Persiapan Bangku Kayu sebelum Finishing

Persiapan ini adalah membersihkan, membentuk tekstur pada bangku dan mempersiapkan alat serta bahan pengecatan. membersihkan bangku kayu sangat mudah, Anda bisa mengelap permukaan bangku dengan kain. Apabila ada kotoran keras yang melekat maka gunakan scrape tanpa melukai permukaan kayu. 

Setelah itu gunakan sikat kawat, sikat kan ke seluruh permukaan bangku searah serat. Sikat hingga tekstur rusak muncul dan bersihkan segera kotoran yang keluar. Amplas dengan kertas amplas 220 hingga permukaan menjadi lebih halus tapi tekstur tetap ada.

Tekstur yang sudah terbentuk perlu dibersihkan lagi dengan kain microfiber yang telah dibasahi. Fungsinya mengangkat debu kayu yang masih tersisa dan menyumbat permukaan kayu. Jika sudah selesai baru siapkan alat dan bahan. 

Alat yang dibutuhkan adalah kain katun kering yang bersih, wadah untuk melarutkan cat, kuas nilon untuk top coat, dan amplas nomor 400. Sedangkan bahan ada empat yaitu air, Bioduco chalk paint pilih dua warna, dan Bioduco top coat matte. Pilih warna chalk paint yang kontras misalnya warna kuning dengan biru. 

Proses Aplikasi Bioduco Chalk Paint pada Bangku

Kini saatnya untuk mengaplikasikan chalk paint pada bangku. Setelah semua persiapan selesai, bersihkan sekali lagi bangku dengan kain katun. Pastikan juga permukaannya kering dan tidak ada kandungan yang lembab. Kemudian lapisan cat dengan warna berbeda diaplikasikan satu per satu. 

Siapkan Bioduco chalk paint yang sudah dicampur dengan sedikit air, kemudian lanjutkan dengan proses pengadukan. Ratakan warna pertama ke seluruh permukaan bangku dengan scrape. Hasilnya tidak perlu rapi karena itulah yang dibutuhkan, tunggu lapisan pertama kering tanpa harus dijemur. 

Setelah permukaannya kering, tanpa harus di amplas aplikasikan warna kedua. Kali ini Anda tidak perlu rata mengaplikasikannya, cukup hanya pada beberapa bagian yang rusak saja. Anda bisa mengaplikasikannya dengan kain katun yang dicelupkan ke dalam larutan cat. 

Jika warna kedua sudah diaplikasikan tunggu lapisannya menjadi kering. Setelah itu baru amplas halus dengan kertas amplas nomor 400. Amplas permukaan hingga menjadi lebih merata dengan warna yang menyatu. Anda sudah bisa melihat hasil finishing yang rata dan juga halus. 

Proses Aplikasi Bioduco Top Coat sebagai Lapisan Pelindung

Top coat sangat penting untuk memberikan lapisan perlindungan yang terakhir. Lapisan ini akan membentuk film yang menjaga cat di bawahnya serat kayu tidak mudah rusak. Cat bisa diaplikasikan dengan cara mudah yaitu dikuas dengan kuas berbulu nilon. 

Caranya, campurkan Bioduco top coat matte dengan air kemudian aduk hingga merata. Cat dikuaskan ke seluruh permukaan kayu hingga merata kemudian diamkan hingga lapisannya mengering. Proses pengeringannya kurang lebih semalaman sehingga lapisan yang dibentuk sudah benar-benar kuat. 

Warna dari top coat ini transparan jadi akan membuat warna dari cat di bawahnya lebih terlihat. Anda tidak perlu takut adanya perubahan warna, karena terbuat dari bahan dasar air membuatnya lebih tahan lama. Jadi apakah Anda akan menggunakan finishing bangku dengan chalk paint ini?

Tips dan Trik agar Sempurna Menciptakan Bangku Recycle Vintage

Selain mengikuti teknik di atas dan juga memiliki Bioduco chalk paint sebagai bahan finishing, Anda perlu mengikuti beberapa trik dan tips lainnya. Apa saja tips and trik yang bisa Anda ikuti semuanya mudah. 

Berikut beberapa tips tambahan yang bisa diterapkan saat mengaplikasikan chalk paint. 

  • Memilih jenis kuas

Anda akan mengecat dengan kuas untuk top coat. Pastikan kuas yang digunakan terbuat dari bahan nilon. Kuas nilon hanya dapat digunakan pada jenis cat berbahan dasar air karena tidak akan meresap cat berlebihan. Ujung kuas juga sebaiknya runcing, hindari membeli kuas dengan harga murah. 

  • Pilih warna kontras

Pastikan untuk percobaan pertama Anda bisa menggunakan warna kontras untuk chalk paint. Perpaduan warna kontras akan membuat tampilan bangku semakin recycle vintage. Dimana warnanya sangat berpadu dan terlihat, warna kontras yang menarik seperti kuning dan biru, merah dan hitam, hijau dan kuning. 

  • Menentukan bagian yang hendak dirustic

Menciptakan rustic sedikit tidak mudah, Anda harus membuat sebuah kerusakan alami hanya dengan alat sederhana. Menyikat searah dengan serat kayu adalah cara yang paling aman dan juga mudah. Manfaatkan juga paku dan palu untuk membentuk lubang serat bekas penyok pada siku bangku. 

Artikel "Finishing Kayu"

About Us

Catkayu.com merupakan web official untuk produk Biovarnish, bahan finishing kayu water based yang aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft.

WA: 082219357399

©2015 - 2019 CatKayu.com - All Right Reserved.