Metode Mengecat Kayu dengan Mudah dan Sempurna

Mengaplikasikan cat yang sempurna tidak terlepas dari metode yang tepat. Cara yang benar untuk mengaplikasikan bahan finishing tidak banyak dipelajari namun Anda bisa memulai mengetahuinya sekarang. 

Mengaplikasikan bahan finishing seperti cat dan pernis tidak bisa dilakukan semabranga. Salah mengaplikasikannya di awal akan menimbulkan berbagai macam kerusakan yang akan membuat usaha Anda menjadi gagal. 

Mengecat bukan sekedar melapisi permukaan kayu dengan beberapa lapisan coating. Cara mengaplikasikannya pun harus diperhatikan. Anda mungkin akan menggunakan beberapa alat untuk aplikasinya. 

Sudahkah Anda mengetahui bagaimana cara menggunakan masing-masing alat tersebut? Jika belum mulailah belajar dari alat yang paling mudah. Berikut ini ada tiga cara umum yang banyak dilakukan dalam proses finishing. 

  • Teknik Mengelap

Banyak bahan finishing yang metode aplikasinya adalah dengan di lap. Anda bisa mengelap bahan finishing tersebut dengan kain seperti pernis, minyak (oils), dan juga shellac.  Kelebihan dari lapisan cat yang telah diterapkan pada permukaan kayu akan di lap dengan kain kering. 

Pada saat di lap, sisa dari lapisan cat di permukaan kayu akan masuk ke dalam pori kayu dengan lebih kuat. Pada teknik ini Anda harus memperhatikan arah mengelap dan pastikan cat belum mengering saat Anda melakukannya. 

  • Teknik aplikasi dengan kuas

Menguaskan bahan finishing akan lebih kompleks dibandingkan dengan aplikasi mengelap (wiping). Proses aplikasi dengan kuas membutuhkan permukaan yang bersih dimana cukup sulit. 

Kuas juga memiliki kemungkinan untuk meninggalkan bekas sapuan yang dikenal dengan brush mark. Maka sangat penting untuk membeli kuas dengan kualitas tinggi dan mahal. Anda bisa mengaplikasikan cat, wood stain dan juga clear coat menggunakan kuas. 

  • Teknik mengecat dengan alat semprot

Menyemprotkan bahan finishing tersedia dengan dua cara yaitu dengan tabung spray instan dan juga spray gun. Jika Anda mengenal pylox maka itulah yang disebut tabung spray instan. Sedangkan untuk spray gun biasanya sering digunakan oleh para profesional di bidang perkayuan.

Menggunakan spray gun akan membuat Anda mendapatkan hasil finishing yang lebih halus namun boros. Partikel cat tidak semuanya akan menempel langsung pada permukaan namun terbuang ke udara. 

Anda perlu latihan untuk mendapatkan tekanan angin, bahan cat yang keluar ke permukaan, cara menggunakan spray dan juga jarak yang tepat. 

Cara Mengecat Kayu agar Mengkilap

Melakukan finishing pada kayu bisa menjadi hal yang mudah dan tidak sulit. Hal ini bukan berarti para profesional tidak pernah mengalami kesulitan atau gagal pada saat finishing. Mereka juga sering mengalami masalah ketika finishing terutama ketika sedang bereksperimen. 

Namun akan selalu ada hasil yang bisa ditebak dan direncanakan. Selama Anda belajar terus menerus maka melakukan proses finishing untuk mendapatkan hasil yang diinginkan tidaklah sulit.

Langkah pertama untuk melakukan finishing adalah mendapatkan tampilan yang mengkilap/ Finishing mengkilap disebut juga dengan gloss, hasil ini adalah yang paling umum untuk bisa Anda dapatkan dengan lebih mudah. 

Finishing mengkilap juga bisa dilakukan dengan tiga metode di atas. Asalkan Anda menggunakan clear coat gloss, sisanya tinggal bagaimana teknik yang akan Anda gunakan.  

Berikut ini langkah-langkah mengecat yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan hasil kayu mengkilap

  1. Amplas, pengamplasan penting untuk mendapatkan hasil mengkilap yang tinggi. Tanpa permukaan yang datar dan galus, cat gloss tinggi tidak akan menghasilkan tampilan sempurna. Amplas dengan grit kasar kemudian beralih ke halus secara bertahap.
  2. Bersihkan permukaan kayu dengan kain. Hilangkan semua debu amplas, minyak kayu atau kotoran lain yang akan menempel pada cat masih basah. 
  3. Tutup pori kayu dengan dempul atau wood filler untuk mendapatkan hasil finishing yang lebih rata. Amplas dan bersihkan permukaan kayu yang sudah di dempul. 
  4. Memberikan warna pada kayu. Baik itu warna solid dan warna natural, Anda bisa mengaplikasikannya sebelum menggunakan clear coat gloss. Pastikan warna yang diaplikasikan merata. Anda bisa mengaplikasikannya dengan kuas, spray gun atau kain. 
  5. Pastikan lapisan cat warna pada kayu sudah mengering sebelumnya. Lanjutkan pengamplasan secara ambang dengan amplas alumunium oxide grit 320 atau 400. Bersihkan debu amplas kemudian. 
  6. Terakhir aplikasikan clear coat gloss yang sudah dilarutkan sesuai instruksi pada kemasan kaleng. Kuaskan secara halus atau semprotkan secara merata. Tunggu permukaan tersebut kering, biasanya membutuhkan waktu semalaman. 

Tips Mengecat agar Tidak Menetes

Tetesan cat merupakan efek samping yang menjadi masalah ketika Anda mengaplikasikan terlalu banyak bahan finishing. Permukaan kayu akan memperlihatkan cat yang menetes artinya merusak tampilan akhir. 

Ada banyak alat yang bisa digunakan untuk menghilangkan efek tetesan cat tersebut. Metode yang paling baik adalah melakukan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi kemudian. 

Perlu Anda perhatikan juga bahwa cat biasanya menimbulkan bau yang bisa masuk ke dalam saluran pernapasan dan mengendap di paru-paru. Sebaiknya selama proses finishing Anda menggunakan masker atau respirator. 

Berikut ini metode yang bisa Anda lakukan untuk pencegahan sekaligus mengatasi masalah cat yang menetes setelah proses aplikasi selesai. 

  • Menggunakan wadah plastik

Langkah pertama adalah dengan menuangkan bahan finishing pada sebuah wadah plastik. Bisa berbentuk gelas plastik yang mudah dibeli. Sangat mudah untuk memenuhi kuas Anda dengan cat yang masih kental dalam kaleng cat langsung. 

Berbeda ketika Anda menggunakan gelas plastik, Anda bisa memasukan kuas sesuai kedalaman yang dibutuhkan. Bahkan jika bulu kuas menyerap cat berlebih Anda bisa mengurangi cat yang terserap pada bibir gelas. 

Ketika mengaplikasikan, ingatlah untuk memegang kuas sejajar dengan permukaan kayu dan tidak secara berlawanan. Cara tersebut memudahkah Anda menarik kuas dengan ringan. 

  • Hindari mengecat pinggir terlebih dahulu

Kebanyakan orang melakukan kesalahan dengan mengecat bagian pinggir kayu terlebih dahulu. Hindari proses mengecat diawali dengan cara tersebut. Langkah tersebut akan meningkatkan efek tetesan air. 

Ingatlah bahwa kuas atau kain meninggalkan cairan cat lebih banyak pada permukaan kayu. Mulailah dari tengah kemudian baru menuju bagian pinggir kayu. Menggunakan sapuan kuas yang berhati-hati dari atas ke bawah mengikuti serat kayu dengan lembut. 

Selalu pastikan bahwa jumlah bahan finishing terbanyak terdapat pada bagian tengah kayu.  Dengan begitu Anda akan lebih mudah meratakannya ke bagian pinggir. 

  • Jangan ulangi permukaan yang sudah dicat

Jika Anda ingin mendapatkan hasil yang sangat sempurna, tips selanjutnya mungkin sulit untuk diikuti. Hindari keinginan untuk mengecat ulang permukaan kayu yang sudah dicat. Bisa saja permukaan tersebut sudah mengering. 

Ketika Anda sudah meratakan cat ke permukaan kayu sekali maka diamkan. Cat akan mengering dengan sendirinya. Jika Anda mengulangi aplikasi cat pada area sebelumnya maka akan sulit mendapatkan hasil yang halus. Cat akan menjadi lengket. 

  • Menggunakan pencahayaan terbaik

Selalu mengaplikasikan bahan finishing di bahwa cahaya yang terang. Sehingga dalam sekali penglihatan Anda bisa dilihat apakah ada bagian yang terlewatkan. Anda akan cermat dan mengetahui karena bantuan pencahayaan yang lebih terang. 

Artikel "Finishing Kayu"

About Us

Catkayu.com merupakan web official untuk produk Biovarnish, bahan finishing kayu water based yang aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft.

WA: 082219357399

©2015 - 2019 CatKayu.com - All Right Reserved.