
Memasuki musim hujan, para pengerajin kayu dan pelaku industri mebel sering kali menghadapi hambatan besar dalam proses finishing. Udara yang lembap dan tiadanya terik matahari membuat lapisan plitur atau cat kayu menjadi sangat lambat kering, terasa lengket saat dipegang, bahkan memutih (blushing).
Jika dipaksa dikemas atau ditumpuk, permukaan mebel bisa cacat dan merusak hasil pengerjaan. Berikut adalah panduan teknis mengatasi kendala finishing di musim hujan.
Penyebab Finishing Kayu Gagal di Musim Hujan
-
Penguapan Tiner Terhambat: Pada cat berbasis minyak/tiner, kelembapan udara yang tinggi ($>80\%$) menahan penguapan pelarut organik, menyebabkan tiner terjebak di dalam lapisan film cat (trapped solvent).
-
Embun Kondensasi (Blushing): Perubahan suhu dingin saat tiner menguap menarik kelembapan udara ke permukaan cat, menghasilkan bercak putih atau buram pada lapisan pelindung kayu.
5 Langkah Mengatasi Finishing Kayu Lengket
1. Beralih ke Plitur Water-Based
Cat berbahan dasar air seperti Orchid Plitur tidak tergantung pada panas matahari terik untuk proses pengeringannya. Pengeringan cat water-based mengandalkan penguapan molekul air dan sirkulasi udara di dalam ruangan.
2. Pastikan Sirkulasi Udara Ruangan Bagus
Di musim hujan, gunakan kipas angin di dalam area kerja (workshop) untuk menjaga pergerakan udara. Sirkulasi udara yang aktif mempercepat penguapan air dari lapisan cat tanpa membutuhkan suhu panas.
3. Aplikasikan Cat Lebih Tipis
Dibandingkan mengecat tebal dalam satu kali aplikasi, buatlah 2 hingga 3 lapisan tipis. Lapisan tipis memudahkan penguapan air secara merata dan mencegah terjadinya endapan lengket.
4. Periksa Kadar Air Kayu (Moisture Content)
Pastikan kayu mentah yang akan dicat benar-benar kering secara internal. Gunakan kayu yang sudah melewati proses kiln dry agar uap air dari dalam kayu tidak terdorong keluar saat di-plitur.
5. Gunakan Amplas Ambang Di Antara Lapisan
Gunakan kertas amplas halus (nomor 400) secara perlahan di antara interval pengecatan untuk meratakan bulu-bulu kayu yang terangkat akibat kelembapan.

Rekomendasi Untuk Anda
- Cat Kayu Anti Air untuk Finishing Ulang Furniture di Musim Hujan
- KOMPETISI FOTO DAN VIDEO FINISHING KAYU MUSIM HUJAN BIOVARNISH 2020
- 5 Kriteria Cat Kayu Terbaik untuk Furniture Saat Musim Hujan
- Merek Cat Kayu untuk Jendela Agar Lebih Siap Hadapi Musim Hujan
- Waspadai 4 Masalah Yang Mengintai Furnitur Saat Musim Hujan
- Refinishing Mebel Jati Transparan Anti Jamur untuk Antisipasi Musim Hujan
Pilihan Menarik Lainnya
- 3 Trik Aplikasi Wood Stain Pada Lantai Kayu di Musim Penghujan
- 3 Cara Mudah Mengatasi Berbagai Masalah dalam Finishing Kayu
- Pengujian Cat Kayu Tahan Cuaca Biovarnish, Lihat Sendiri Hasilnya
- Perbedaan Bagian Kayu Teras dan Gubal dan Finishing yang Tepat
- Cara Mengatasi Kayu Doreng dengan Bahan Bleaching WA-250
- DIY : Pengetahuan Dasar Menggunakan Pernis Kayu untuk Pemula
- Memilih Jenis Pori Lantai Kayu Terbaik untuk Permudah Pengecatan
- Kayu Cedar : Proses Pengolahan hingga Cara Finishingnya yang Mudah
- Tiga Cara Mengecat dan Menyamakan Warna Kayu yang Aman dan Tepat
- Yuk Kenali 6 Jenis Kayu Solid Mahal dan Finishing Terbaiknya
- Mau Finishing Kayu Outdoor? Berikut Cara sekaligus Perawatannya
- 5 Trik yang Mudah Dilakukan Pemula untuk Mengecat Kayu Sungkai



