Mau Finishing Kayu Outdoor? Berikut Cara sekaligus Perawatannya

Apabila Anda seorang pemula yang sedang menjalani proyek finishing kayu outdoor, maka sebaiknya pelajari bagaimana jenis kayu sekaligus bahan finishing yang digunakan.

Hai sobat, bagaimana kabar Anda? Bagaimana dengan proyek finishing terbaru? Apakah berjalan mulus? Kalau belum temukan permasalahannya akan sulit mendapatkan proses dan hasil finishing yang berjalan dengan baik.

Tipe kayu sangat mempengaruhi hasil finishing begitu juga hasil finishingnya. Apakah Anda ingin mendapatkan hasil finishing yang sesuai keinginan? Belajar caranya lebih lanjut di sini.

Tantangan Finishing Kayu Outdoor bagi Pemula

Sebelum memulai mengecat, pelajari teorinya terlebih dahulu. Apa yang Anda perlu pahami dan bagaimana Anda akan melakukannya.

Mengecat kayu outdoor ada tantangan tersendiri. Tantangan ini tentu saja akan mempersulit dan justru membantu Anda untuk bisa menyelesaikan persoalan dalam finishing.

Kayu yang digunakan untuk outdoor baik itu furniture, lantai, dinding memerlukan perlindungan yang berbeda. Kayu perlu dilapisi oleh bahan yang lebih kuat.

Ingatlah bahwa kayu akan sering terkena panas matahari, hujan, pergantian musim serta perubahan musim yang lainnya.

Oleh karena itu, sebagai pemula Anda perlu memahami karakteristik kayu berikut ini:

  • Berpori

Kayu memiliki pori, pori inilah yang akan menyerap kelembaban dan dapat menyerap air hingga di dalamnya. Ketika air berada dalam kayu maka akan mempermudah jamur untuk tumbuh.

Cat kayu yang dapat mengisi pori kayu akan memberikan perlindungan yang terbaik.

  • Kembang susut

Serat Alam seperti material kayu bukanlah material yang bisa dibentuk sembarangan. Mereka memiliki sifat kembang susut sesuai dengan suhu udara.

Inilah yang harus diperhatikan ketika Anda memilih bahan finishing. Selain menutup pori kayu, cat juga harus fleksibel dengan bentuk kayu.

  • Pewarnaan kayu

Pada dasarnya kayu dapat diberikan warna apapun. Pemilihan warna ini tergantung dengan selera pemilik rumah.

Hanya saja ketika Anda akn memberikan warna solid, pastikan cat dasar kayu yang digunakan dapat menutup warna dan serat kayu dengan maksimal.

  • Mudah berayap

Jika Anda akan menggunakan kayu di outdoor maka hama yg harus diwaspadai adalah rayap. Terlebih lagi kayu yang langsung bersentuhan dengan tanah.

Walaupun Anda menggunakan kayu yang kuat seperti jati, rayap akan tetap muncul. Diperlukan obat kayu anti rayap sebelum melakukan finishing.

Inilah karakteristik kayu yang menjadi tantangan Anda ketika akan mengecat. Pastikan bahan finishing and cara finishing Anda bisa mengatasi karakteristik kayu tersebut.

Furniture atau Lantai Kayu

Apakah yang akan Anda finishing? Furniture atau lantai kayu? Baik furniture memiliki cara finishing yang berbeda.

Perbedaan finishing lantai kayu dan furniture outdoor terletak pada berikut ini:

  • Alat

Finishing furniture outdoor menuntut untuk hasil yang halus dan memiliki tampilan yang artistik. Oleh karena itu alat semprot dibutuhkan untuk menunjang hasil tersebut.

Cara Finishing Kayu Outdoor untuk Pemula

Sedangkan untuk finishing lantai, dibutuhkan hasil finishing yang merata tanpa memperdulikan hasil finishing yang artistik. Selain itu lantai berukuran. Luas yang mementingkan kecepatan pekerjaan.

Finishing lantai kayu disarankan untuk menggunakan alat roll. Alat tersebut akan mempercepat hasil finishing.

  • Top coat

Furniture kayu outdoor memerlukan top coat yang tahan panas, hujan serat fleksibel. Furniture kayu dapat bertahan selama lapisan top coat akan memberikan perlindungan tersebut.

Lantai kayu membutuhkan lapisan top coat yang lebih kuat khususnya untuk goresan. Fungsinya sebagai tempat pijakan memudahkan lapisan coating untuk tergores dan cepat rusak.

Lantai kayu membutuhkan cat berbahan polyurethane, yang merupakan top coat dengan bahan sangat kuat.

  • Jumlah lapisan coating

Setiap furniture yang dicat bisa menggunakan banyak lapisan coating, misalnya dimulai dari dempul, cat dasar kayu, pewarna kayu hingga tp coat. Setidaknya terbentuk 4 lapisan cat.

Banyaknya lapisan cat ini akan memberikan perlindungan yang kuat. Namun Jika Anda menggunakan lapisan yang sama pada lantai kayu justru tidak cocok.

Lantai kayu hanya membutuhkan setidaknya dua hingga 3 lapisan cat saja. terlalu banyak lapisan akan memperlama proses finishing yang tidak memberikan hasil maksimal.

Inilah perbedaan dari finishing furniture kayu outdoor and finishing furniture kayu. Walaupun sama-sama digunakan untuk outdoor namun prosesnya bisa berbeda.

Perawatan Kayu Outdoor Sebelum Finishing

Seperti yang telah dijelaskan bahwa kayu yang digunakan untuk outdoor rentan terhadap rayap. Cara paling praktis yang digunakan adalah dengan memberikan obat anti rayap seperti Biocide Insecticide.

Bahan ini adalah obat anti rayap yang sangat ampuh membasmi rayap serta menjaga kayu dari serangan rayap. Proses aplikasinya cukup mudah yaitu dengan dicampur air.

Proses aplikasinya dilakukan sebelum cat memiliki lapisan coating, pori kayu harus terbuka agar obat dapat meresap dengan mudah.

Langkahnya adalah amplas seluruh permukaan kayu dengan amplas alumunium oxide nomor 180, kemudian bersihkan debu pengamplasan.

Campurkan obat BioCide Insecticide dengan air sesuai petunjuk pada kemasan. Jangan lupa untuk menggunakan masker dan sarung tangan karet.

Kumasukkan larutan obat ke seluruh permukaan kayu outdoor. Obat akan meresap dengan dijemur dibawah panas matahari.

Sebaiknya dilakukan proses ini sehari sebelum finishing agar lapisan obat sudah mengering dan benar-benar memberikan proteksi dari dalam.

Step by Step Mengecat Furniture Outdoor

Pengecatan proyek untuk pemula bisa dimulai dengan finishing furniture kayu outdoor. Pada langkah ini disarankan untuk menggunakan cat kayu outdoor Biovarnish.

Cara Finishing Kayu Outdoor untuk Pemula

Cat ini adalah jenis cat kayu water based yang proses aplikasinya sangat mudah dan cepat. Proses finishing membutuhkan air dan hasil lapisan film sangat fleksibel.

Proses finishing dapat dimulai dari berikut ini:

  • Pengamplasan dilakukan pada permukaan kayu. Bersihkan debu amplas setelah selesai.
  • Aplikasikan Biovarnish wood filler dengan pisau palet secara merata.tunggu kering dan lanjutkan pengamplasan.
  • Aplikasikan Biovarnish sanding sealer, campurkan air dan semprotkan ke seluruh permukaan kayu. Setelah kering amplas ambang.
  • Aplikasikan Biovarnish wood stain, campurkan dengan air kemudian semprotkan merata ke permukaan kayu. Tunggu kering dan amplas ambang.
  • Aplikasikan Biovarnish clear coat yang sudah dicampur air, tunggu kering selama 24 jam.

Hasil finishing akan terlihat setelah semalaman dikeringkan dalam ruangan.

Jika menggunakan top coat Biovarnish Anda perlu memilih untuk hasil natural and mengkilap. Ada Dua pilihan cat top coat yaitu glossy dan matte.

Step by Step Mengecat Lantai Kayu Outdoor

Kini saatnya Anda untuk mengaplikasikan cat untuk lantai kayu outdoor. Langkah ini juga bisa dilakukan untuk finishing dinding kayu.

Produk yang digunakan untuk finishing ini adalah Biovarnish dan Biothane. Jika menggunakan dua bahan ini maka lantai kayu akan terjaga dengan baik.

Biothane adalah produk yang terbuat dari polyurethane water based. Cat ini digunakan sebagai top coat agar lantai terlindungi dengan baik dari goresan.

Cara aplikasinya adalah sebagai berikut ini:

  • Amplas seluruh permukaan lantai kayu. Pastikan kayu bersih dari debu amplas, gunakan vakum untuk menyedot debu.
  • Aplikasikan Biovarnish wood filler ke seluruh permukaan kayu, tunggu kering dan lanjutkan pengamplasan untuk menghaluskan.
  • Aplikasikan Biovarnish sanding sealer, campurkan dengan air lalu semprotkan ke seluruh permukaan kayu. Tunggu kering and amplas kembali dengan amplas 400 grit.
  • Aplikasikan Biothane yang sudah dicampur dengan air. Roll semua lantai kayu dengan larutan Biothane and tunggu kering 24 jam dan semalaman.

Produk Biothane akan menghasilkan finishing mengkilap yang tahan gores. Bahkan Anda dapat menggunakannya pada lantai kayu yang sering digunakan seperti lobi and deck kolam renang.

Tips Mengecat untuk Pemula

Bagi pemula yang akan.memulai proyeknya, sudah sangat jelas bahwa karakteristik dari kayu, bahan finishing dan jenis olahan kayu seperti furniture atau lantai kayu menjadi perhatian utama.

Saat proses finishing berlangsung Anda juga harus memperhatikan banyak hal untuk kelancaran finishing. Berikut ini tips yang bisa dipelajari dan dilakukan untuk hasil finishing halus merata.

Kebersihan ruangan

Hasil finishing yang merata dan halus menuntut Anda untuk melakukan finishing dengan bersih. Ruangan yang digunakan harus bebas debu and penerangan bisa menjadi bagian yang sangat penting.

Debu akan mudah menempel pada lapisan cat yang masih basah. Debu bekas pengamplasan seringkali merusak hasil finishing.

Pastikan ruangan bersih sebelum mengecat and selalu bersihkan debu bekas pengamplasan sebelum memulai melapisi cat baru.

Kelembaban ruangan

Ruang untuk mengecat harus kering, ruangan yang kering akan memudahkan cat untuk bisa kering dengan sempurna.

Anda akan menggunakan cat kayu water based, jadi proses finishing akan membutuhkan ruangan dengan kelembaban normal. Anda bisa menciptakan suhu ruangan sekitar 28 derajat celcius.

Bukalah jendela menciptakan sirkulasi udara yang terbaik. Cat water based akan mengering dengan sempurna apabila ruangan kering dan berangin.

Teknik menggunakan alat semprot

Beberapa pemula masih asing dengan alat semprot, sebaiknya kuasai dulu bagaimana menggunakan spray gun. Banyak jenis spray gun yang perlu dipelajari.

Secara umum jarak yang digunakan adalah 15-20 cm. Proses pengecatan harus searah serta kayu and berlawanan. Tidak boleh berhenti setelah mengecat satu kali agar hasilnya mulus.

Tekanan angin juga perlu diperhatikan, pastikan cat yg dikeluarkan menyebar dan bisa langsung melekat di permukaan kayu.

Pastikan menggunakan cat water based

Mengapa harus menggunakan cat water based? Cat ini berbeda dengan cat solvent, fleksibilitas tinggi dan perlindungan maksimal untuk kayu outdoor bisa didapatkan.

Cat solvent terlalu keras sehingga akan menimbulkan cracking. Selain itu cat water based juga bisa lebih aman untuk lingkungan.

Anda yang telah menggunakan cat water based pasti bisa merasakan perbedaannya. Bahan pelarut yang menguap adalah air sehingga tidak perlu takut untuk masalah lingkungan.

Cat water based tidak berbau, tidak mengeluarkan gas yang beracun. Tidak pada racun yang akan dihirup sehingga masuk ke dalam tubuh manusia.

Cat kayu Biovarnish and Biothane tidak terkecuali. Tipe cat water based ini bebas toxin kandungan voc di dalamnya dibatasi and disesuaikan dengan regulasi penggunaan bahan kimia.

Cat dapat digunakan untuk segala keperluan finishing furniture kayu outdoor and finishing kayu indoor. Apapun kebutuhan finishing Anda produk ini akan menyempurnakannya.

Inilah yang bisa dilakukan pemula untuk menyempurnakan hasil finishing kayu outdoor. Sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

Tidak hanya para DIY, para pabrik furniture kayu banyak juga yang menggunakan cat water based Biovarnish untuk finishing furniture mereka.

Cari Artikel Berdasarkan Judul

——– About Biovarnish !!! ——–

——– Biovarnish on Tokopedia ——–

——– BioCide on Tokopedia ——–

——– Bioindustries on Tokopedia ——–

——– BioPolish on Bukalapak ——–

——– Official Web BioIndustries ——–

Artikel "Finishing Kayu"

Youtube Channel

Channel youtube Bio Paint kami berisi konten tutorial finishing dan produk unggulan Bio.

About Us

catkayu.com merupakan website yang memuat artikel – artikel tentang finishing menggunakan cat kayu, perawatan, dan pencegahan furniture kayu dari kerusakan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft, yang aman dan ramah lingkungan.

Telp / WhatsApp : Klik Disini

©2015 - 2021 Cat Kayu - by DH

CAT KAYU