Mengenal Berbagai Macam Jenis Amplas untuk Hasil Finishing Halus

Amplas dibutuhkan untuk mendapatkan permukaan yang halus. Agar mendapatkan permukaan halus yang tepat pelajari berbagai macam jenis amplas berikut.

Jika Anda menyukai proses finishing maka pasti Anda sudah mengenal amplas. Amplas atau kertas berpasir ini memiliki permukaan yang kasar dan digunakan untuk memperhalus permukaan media seperti logam, besi dan kayu.

Dalam tingkat kekasaran kayu atau logam, Anda tidak bisa menggunakan jenis amplas dengan nomor yang salah karena bisa-bisa Anda hanya boros menggunakan amplas tetapi tidak mendapatkan permukaan material yang halus atau sesuai yang diinginkan. Dalam teknik mengamplas pun ada caranya karena setiap permukaan yang halus tidak mungkin jika tidak didampingi teknik tertentu.

Untuk jenis amplas berdasarkan bahannya dan bentuknya dibagi menjadi dua yaitu amplas lembaran dan amplas gulungan atau roll. Biasanya amplas lembaran terbuat dari kertas dan amplas gulungan atu roll terbuat dari kain. Keduanya memiliki fungsi masing-masing, untuk amplas kertas biasanya berfungsi untuk pengamplasan khusus sedangkan amplas kain adalah amplas serba guna.

Dalam aplikasinya amplas kain biasanya tidak perlu untuk dibasahi seperti amplas kertas karena butiran pasirnya mudah rontok jika terkena air. Masih banyak lagi macam-macam amplas berdasarkan jenisnya yang perlu Anda ketahui lebih lanjut. Dalam artikel ini Anda akan mengenal jenis jenis amplas untuk kebutuhan finishing.

Berbagai Macam Jenis Amplas Berdasarkan Jenisnya

Amplas adalah salah satu alat penting yang terlihat sepele tetapi sangat berfungsi untuk memerikan penampilan yang halus dan rata. Cara aplikasi amplas pun berbeda-beda tergantung media yang akan diamplas.

Misalnya saja Anda akan melakukan pengamplasan pada permukaan yang luas dan rata maka dibutuhkan balok untuk pengamplasan agar tekanannya sama. Terkadang untuk bidang yang luas membutuhkan alat grinda untuk mempercepat proses pengamplasan.

Macam-macam amplas yang peru Anda ketahui berdasarkan jenisnya ini bisa Anda lihat dalam pembagian berikut:

  1. Nomor, ukuran kepadatan pasir pada amplas atau besar kecilnya pasir bsia dilihat dari nomor amplas. Jika pada nomor amplas tertera nomor kecil seperti 180 maka tingkat kekasaran amplas cukup tinggi. Sedangkan semakin besar angkanya seperti 400 maka tingkat kehalusan amplas sangat tinggi. Amplas kasar dengan nomor kecil biasanya digunakan untuk permukaan yang masih kasar atau untuk mengamplas dempul. Sedangkan amplas bernomor besar biasanya untuk mengamplas permukaan yang sudah dicat.
  2. Fungsi, berdasarkan fungsinya amplas dibagi menjadi dua yaitu amplas logam/ besi dan amplas kayu. Fungsi ini digunakan sesuai dengan materialnya untuk amplas logam atau besi bisanya terbuat dari silicon carbide sehingga sangat kasar dan kuat bahkan digunakan untuk mengamplas kerak besi atau karat. Sedangkan untuk amplas kayu terbuat dari bahan alumunium oxide yang tidak mudah aus dan dan digunakan untuk mengamplas permukaan cat keras seperti pada kayu.
  3. Aplikasi, jenis amplas yang digunakan untuk proses aplikasi adalah amplas basah dan amplas kering. Jika kayu biasanya digunakan amplas kering karena kayu sudah memiliki MC level yang standar sehingga tidak mungkin untuk diberikan air. Sedangkan untuk amplas basah biasanya digunakan untuk benda logam.

Dengan mengetahui macam-macam amplas di atas maka saatnya Anda menentukan jenis amplas mana yang akan digunakan. Apakah Anda akan mengamplas permukaan logam/ besi atau kayu.  Tentukan jenis amplas yang sesuai dengan material dan juga permukaan material agar Anda mendapatkan hasil yang maksimal.

Cara Menggunakan Amplas Sesuai Kebutuhan

Jika Anda sudah mendapatkan jenis amplas yang diinginkan kemudian bagaimana cara menggunakan amplas dengan mudah? Apakah ada teknik tertentu dalam pengemplasan? berikut ini beberapa tips dalam pengamplasan untuk mendapatkan hasil yang halus dan rata:

  • Gunakan balok kayu apabila Anda akan melakukan pengamplasan pada bidang top table, atau bagian kayu yang membutuhkan tingkat kerataan tinggi. Penggunaan balok kayu ini akan menghindari terjadinya lekukan pada permukaan kayu apabila Anda menggunakan jari untuk mengamplas. Ini dikarenakan tekanan dari jari tidak akan merata seperti jika Anda menggunakan balok kayu.
  • Gunakan sponge berbentuk silinder jika Anda akan mengamplas permukaan kayu yang berlekuk misalnya ukiran atau siku furniture. Sponge akan membantu amplas mengikuti lekukan dari kayu sehingga hasilnya juga akan halus rata.
  • Gunakan pisau palet yang biasa digunakan untuk mengaplikasikan dempul. Balutkan pisau amplas pada palet dan amplas pada bagian yang sulit dijangkau seperti siku dalam atau siku yang memiliki bekas lem. Tekanan dari ujung pisau palet akan membuat lapisan lem dan pada bagian siku menjadi halus.
  • Gunakan mesin sander, bagi Anda yang ingin mengamplas bidang yang luas atau untuk menghilangkan lapisan coating maka Anda dapat menggunakan mesin amplas. Mesin amplas ini akan bergerak dengan cepat dan mengikis permukaan yang tidak rata dengan cepat sehingga menghemat waktu dan tenaga Anda untuk mengamplas. Hasil yang didapatkan tentu saja sangat halus.
  • Berhenti apabila permukaan sudah halus. Untuk mengetahui apakah permukaan kayu sudah halus Anda bisa merabanya. Kebanyakan pengrajin kayu menyatakan kayu yang sudah halus setelah meraba.

Lakukan Finishing dengan Cat yang Tepat untuk Hasil Halus

Menyelesaikan finishing tidak hanya berhenti di bagian pengamplasan saja. Setelah pengamplasan Anda harus menggunakan bahan finishing yang tepat. Tidak semua bahan finishing akan memberikan hasil yang halus dan rata. Bahkan untuk proses finishingnya Anda harus memperhatikan berbagai macam cara yang tepat. Produk cat kayu yang tepat dengan hasil yang halus terdapat pada cat kayu water based.

Di Indonesia Anda bisa mendapatkan produk water based dalam merk Biovarnish. Cat kayu Biovanrish akan menghasilkan finishing yang halus dan rata apabila Anda menggunakan tiga produk Biovanrish Wood Filler, Biovarnish Wood Stain dan Biovarnish Clear Coat.

Proses aplikasi cat kayu Biovarnish ini sangat mudah, Anda dapat menggunakan kuas dan bahan cat dapat dicampur dengan air bersih. Proses kering cat kayu Biovarnish tidak menghabiskan waktu yang lama cukup 60 menit saja bahkan tidak perlu dijemur pada panas matahari. Kecepatan kering ini dipengaruhi oleh bahan pelarut air yang sangat mudah menguap dan dapat keirng sempurna walaupun tanpa panas matahari.

Penggunaan cat kayu Biovarnish akan sangat menguntungkan, jadi apabila Anda melakukan pengamplasan yang halus ditambah dengan aplikasi cat kayu Biovarnish hasil furniture akan sempurna.

Cari Artikel Berdasarkan Judul

——– About Biovarnish !!! ——–

——– Biovarnish on Tokopedia ——–

——– BioCide on Tokopedia ——–

——– Bioindustries on Tokopedia ——–

——– BioPolish on Bukalapak ——–

——– Official Web BioIndustries ——–

Artikel "Knowledge"

Youtube Channel

Channel youtube Bio Paint kami berisi konten tutorial finishing dan produk unggulan Bio.

About Us

catkayu.com merupakan website yang memuat artikel – artikel tentang finishing, perawatan, dan pencegahan kayu dari kerusakan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft, yang aman dan ramah lingkungan.

WhatsApp : 087839346433

©2015 - 2020 catkayu.com - All Right Reserved.