Penggunaan Wood Filler Yang Tepat

185
Penggunaan Wood Filler Yang Tepat

Jika semboyan Anda adalah “memperbaiki, bukan mengganti,” wood filler yang baik harus memiliki tempat terhormat di lemari persediaan pekerjaan wood working Anda. Hal ini sangat diperlukan untuk mengembalikan area yang rusak pada kayu menjadi kondisi seperti baru dan untuk mengisi pori kayu sehingga kayu atau furnitur akan memiliki lapisan wood stain di atasnya secara merata.

Penggunaan Wood Filler Yang Tepat
Penggunaan wood filler pada lantai kayu yang tidak rata.

Wood filler, dempul kayu atau wood patch, biasanya hadir dalam dua varietas yang berbeda yaitu berbasis air dan berbasis solvent.

Solvent yang merupakah salah satu jenis filler telah lama menjadi andalan industri, produk yang dapat diandalkan baik untuk woodworker profesional dan pengguna DIY. Namun, kemajuan teknologi wood filler berbasis air telah menghasilkan produk yang berkinerja serta filler berbasis solvent. Ditambah lagi, filler berbasis air sedikit atau tidak berdampak pada lingkungan, bebas dari asap solvent dan mudah ditangani.

Dimana filler berbasis air benar-benar banyak digunakan adalah mudah dibersihkan. Tidak diperlukan aseton atau turpentine, hanya air. Karena filler berbasis air tidak akan mengering di kaleng semudah filler berbasis solvent, Anda akan menemukan dempul yang baik pada saat berikutnya memerlukan wood filler. Mungkin yang paling penting adalah bahwa pengguna DIY tidak mengorbankan kualitas adhesi dengan memilih filler berbasis air.

CS Biovarnish

Salah satu produk yang paling berguna untuk perbaikan kayu sederhana adalah wood filler berbasis air. Setelah kering, filler ini bisa diampelas dan dicat.

Untuk proyek kayu yang bagus, diperlukan patch atau wood filler berbasis air. Beberapa dari produk ini dibuat dengan warna kayu yang sebenarnya, sehingga mereka bernoda seperti kayu asli.

  • Jika Anda akan melapisi dengan wood stain pada proyek Anda, pastikan bahwa filler yang Anda gunakan menyatakan pada label bahwa termasuk jenis filler yang dapat dilapisi kembali dengan wood stain. Beberapa jenis filler sudah diwarnai sehingga Anda dapat memilih yang cocok dengan kayu yang Anda gunakan tanpa harus menggunakan wood stain.
  • Untuk lubang atau gouge yang lebih besar, Anda perlu menggunakan serbuk kayu yang dicampur dengan filler. Wood filler akan mengeraskan campuran serbuk kayu sehingga lubang tertutup dengan baik.
  • Selain dari wood filler, Anda harus memutuskan jenis wood stain apa yang digunakan. Wood stain berpelarut solvent akan sulit untuk dibersihkan dan juga mengeluarkan udara beracun. Sedangkan wood stain berbasis air akan sangat mudah digunakan dan tidak menguap mengeluarkan banyak logam berat. Anda perlu memilih warna wood stain yang tepat sesuai dengan warna kayu sehingga warna wood filler yang dipilih sesuai.
  • Untuk hasil yang maksimal Anda perlu menggunakan pisau scrape dalam proses aplikasi wood filler water based.

Cara Memilih Wood filler

Semua wood filler, apakah solvent atau berbasis air, tidak sama. Carilah adhesi yang baik. Filler yang baik tidak akan mengecil saat kering atau keluar dari lubang kayu yang diperbaiki. Ketika diamplas, debu filler yang baik hanya sedikit karena benar-benar mengisi lubang.

Wood filler sangat bagus untuk digunakan pada jenis kayu yang memiliki pori-pori besar seperti pohon oak, ash, poplar, rosewood, hickory and walnut. Kayu keras ini akan menyerap wood stain dan pernis tidak merata karena pori-pori cenderung menyedot banyak, sementara sisa permukaan tidak.

Penggunaan Wood Filler Yang Tepat
Aplikasi wood filler.

Menggunakan wood filler sebelum aplikasi wood stain membantu mencapai permukaan yang halus, bahkan dengan mengisi pori-pori dan dengan demikian meminimalkan munculnya garis-garis serat kayu yang berlubang.

Apapun jenis kayu yang Anda kerjakan, Anda dapat mencapai efek akhir yang berbeda tergantung pada warna filler yang Anda pilih. Untuk menekankan pori pilih warna filler yang kontras dengan warna alami kayu atau warna wod stain. Untuk mengurangi penekanan serat kayu, gunakan warna yang sangat cocok dengan hasil akhir yang Anda inginkan.

Akibat Pengamplasan Wood Filler Yang Buruk

Selain memilih jenis wood filler dan memahami penggunaannya, Anda juga harus mengetahui bagaimana cara mengamplas wood filler yang tepat. Ada banyak alasan mengapa pengamplasan menjadi penting karena ada banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemula ketika mengaplikasikan wood filler sehingga hasil finishing berantakan dan hanya menyalahkan produk yang digunakan.

Mungkin beberapa akibat berikut ini sering Anda temui ketika aplikasi wood filler. Berikut ini akibat pengamplasan wood filler yang buruk mempengaruhi hasil finishing.

  • Penggunaan Wood Filler Yang Tepat
    Pengamplasan wood filler.

    Warna furnitur yang terlihat berbeda. Ketika lubang pada kayu besar maka Anda akan mengaplikasikan wood filler. Anda mungkin akan mengamplas secara asal namun hasilnya tampilan perbaikan menggunakan wood filler akan terlihat dengan warna kayu yang berbeda. Akan tampak perbedaan warna pada lubang yang diperbaiki.

  • Pengamplasan yang dilakukan secara asal akan membuat proses pewarnaan lapisan di atasnya yaitu wood stain tidak merata. Permukaan wood filler masih kasar sehingga ketika mengaplikasikan wood stain akan sulit dan tidak rata.
  • Pengamplasan yang tidak bersih dan masih meninggalkan debu amplas akan membuat kotor hasil finishing. Tentu saja Anda akan melihat debu amplas menempel pada permukaan furnitur. Selalu pastikan Anda telah membersihkan debu amplas hingga bersih.
  • Pengamplasan wood filler yang masih basah akan membuat filler tidak menempel atau mengelupas. Aplikasi wood filler akan sia-sia jika Anda tidak mengemplas pada saat wood filler telah benar-benar kering.
  • Pemilihan jenis amplas yang salah akan membuat tingkat kehalusan dari wood filler tidak sempurna. Amplas yang terlalu kasar akan membuat permukaan wood filler tidak rata atau justru membuat kasar. Amplas yang terlalu halus akan boros dan membuat wood filler tidak cepat halus. Gunakan amplas dengan grit 240 dan amplaslah dengan menekan permukaan hingga benar-benar halus.
  • Posisi mengamplas juga harus searah serat kayu, Pengamplasan yang berlawanan serat akan membuat goresan yang berlawanan serat dan akan sangat terlihat ketika Anda mengaplikasikan wood stain nantinya.

Hasil Terbaik Menggunakan Wood Filler

Uji seluruh proses aplikasi wood filler sebelum  Anda mengerjakan bagian proyek kayu yang mahal, latihlah sepotong kayu bekas dengan mengisi pori-pori, mengampelas, dan melapisinya hingga pada tahapan top coat. Melakukannya akan menghindari timbulnya kekecewaan ketika hasil finishing Anda tidak berhasil, dan memastikan Anda mendapatkan hasil yang Anda inginkan.

Memiliki lebihd ari satu warna wood filler. Terkadan akan sangat sulit menyemakan warna kayu dengan wood filler dari pabrik. Hal itu disebabkan warna kayu setiap jenisnya berbeda dan warna wood filler terbatas. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda menguasai warna wood filler yang akan digunakan. Jika perlu Anda juga bisa mencampurkan wood filler dengan wood stain untuk hasil warna yang rata dan sempurna.

Sesuaikan dengan produk lain yang digunakan. Anda akan menggunakan wood filler berarti Anda harus mencocokan jenis wood stain yang akan Anda gunakan. Wood filler water based akan kurang baik apabila Anda menggunakan wood stain solvent di atasnya. Maka sebaiknya gunakan tipe wood filler yang sama dengan wood stain agar mendapatkan adhesi yang baik dan mendapatkan permukaan yang lebh tahan lama.