You are currently viewing 7 Trik Menggunakan Dempul Kayu Mahoni untuk Hasil Elegan 

7 Trik Menggunakan Dempul Kayu Mahoni untuk Hasil Elegan 

Hasil masih kasar setelah menggunakan dempul kayu mahoni? Kayu mahoni memiliki pori berukuran besar sehingga membutuhkan dempul yang tepat agar hasilnya halus. 

Anda yang menginginkan furnitur dengan tampilan elegan harus memulainya dengan aplikasi dempul yang tepat. Hal yang terjadi jika salah memilih dempul adalah dempul mengelupas dan tidak mengisi pori dengan rata.

Menghindari masalah tersebut, di sini akan dijelaskan cara menggunakan dempul sampai permukaan media kayu (mahoni) menjadi halus. 

7 Trik Aplikasi Dempul Kayu Mahoni agar Pori Terisi Optimal 

Mengingat ukuran pori kayu mahoni cukup besar, Anda harus mempertimbangkan jumlah dempul yang dibeli. Belum lagi jika permukaan kayu memiliki banyak cacat goresan atau lubang. 

Apabila terdapat lubang berukuran lebih dari 5 mm saja maka Anda harus menutup bagian tersebut terlebih dahulu. Sebelum akhirnya meratakan dempul ke seluruh permukaan kayu mahoni. 

Berikut ini ada beberapa cara dempul kayu yang paling tepat demi memperoleh hasil finishing merata. Tampilan elegan pun sudah pasti akan Anda dapatkan. 

Trik 1. Mengecek Cacat Permukaan pada Kayu 

mengecek permukaan kayu sebelum mengaplikasikan dempul kayu mahoni

Trik pertama yang harus Anda lakukan adalah pengecekan pada permukaan kayu mahoni. Sifat kayu yang sedikit lunak membuatnya rentan terhadap cacat dan berlubang. 

Mengenali bagian cacat ini terlebih dahulu akan menjadi langkah yang memudahkan. Anda bisa menandai bagian yang cacat dan berlubang ini menggunakan isolasi kertas atau pensil. 

Pastikan semua sudut furnitur termasuk pada bagian sambungan sudah Anda cek. Bagian inilah yang nantinya akan Anda kerjakan terlebih dahulu sebelum meratakan dempul kayu mahoni ke seluruh area. 

Trik 2. Mencampurkan Dempul dengan Serbuk Kayu 

Siapkan dempul yang sesuai dengan warna kayu mahoni. Anda bisa menggunakan Biovarnish Wood Filler mahogany. Setelah itu campurkan dengan serbuk kayu sesuai dengan warna kayu yang ingin dihaluskan. Anda bisa menggunakan serbuk kayu bekas pengampelasan. Setelah itu campurkan sedikit demi sedikit dengan wood filler tersebut sampai berbentuk seperti pasta. 

Baca Juga :  Sanding Sealer Water Based untuk Menutup Pori Kayu Maksimal

Masukan pasta ini pada semua bagian lubang yang sudah ditandai sebelumnya. Anda bisa menekan pasta campuran wood filler tersebut menggunakan scrape sehingga lubang tertutup dengan maksimal. 

Lakukan langkah yang sama pada lubang lainnya sampai tidak terlihat lagi, lalu tunggu dempul mengering selama 20 menitan. Setelah itu ampelas bagian yang telah ditambal, lalu cek apakah sudah rata. Jka belum rata, ulangi aplikasi filler dengan tambahan pasta dempul. 

Trik 3. Mencampurkan Wood Filler dengan Bahan Pelarutnya 

Kebanyakan pengrajin selalu mengaplikasikan wood filler secara langsung, tidak mencampurkan dengan bahan pelarut terlebih dahulu. Padahal bisa membuat efek wood filler kurang meresap ke dalam pori kayu. 

Jika Anda menggunakan Biovarnish wood filler, gunakan bahan pelarut air. Jumlah air yang dibutuhkan sebagai pelarut filler ini juga tidak terlalu banyak.

Pastikan bahwa larutan tidak terlalu kental dan mudah untuk diaplikasikan dengan kuas. Sebelum aplikasi sesekali aduk wood filler karena biasanya masih ada bahan yang mengendap. 

Trik 4. Mengaplikasikan dengan Kuas 

aplikasikan dempul pada kayu mahoni menggunakan Biovarnish Wood Filler Mahogany

Fungsi dempul kayu adalah menutup pori, namun fungsi tersebut tidak bekerja jika alat pengaplikasiannya tidak bagus. Anda bisa mengandalkan kuas yang bisa meratakan dempul yang sudah dilarutkan secara merata. 

Layaknya cat, dempul yang sudah dilarutkan memiliki bentuk cairan yang mudah diaplikasikan. Anda bisa mengaplikasikan dempul ini searah dengan serat kayu bolak balik. 

Tujuannya adalah supaya benar-benar mengisi pori. Apabila ada gelembung yang muncul segera gunakan ujung kuas untuk meratakannya. Anda juga bisa dengan mudah menjangkau bagian siku dalam pada furnitur. 

Pilih jenis kuas yang sesuai dengan produk dempul kayu mahoni yang Anda gunakan. Misalnya, jika menggunakan Biovarnish wood filler, Anda sebaiknya menggunakan kuas berbahan bulu nilon. 

Baca Juga :  Fungsi Dempul dan Wood Filler pada Rotan dan Kayu sampai Cara Aplikasi

Trik 5. Pengampelasan Jadi Kunci Hasil Halus 

Tingkat kehalusan aplikasi dempul ada pada proses pengampelasan. Khusus dempul, Anda tidak perlu mengampelas menggunakan mesin karena lapisannya yang tipis. 

Pada saat mengampelas permukaan lubang yang ditambal, Anda bisa menggunakan aluminium oxide nomor 240. Cukup lakukan proses ampelas di atas permukaan lubang tersebut saja sampai merata. 

Jika ingin mengampelas dempul kayu mahoni secara keseluruhan, Anda perlu mengikuti arah serat kayu. Ampelas yang digunakan juga sama yaitu ukuran 240. 

Supaya hasil lebih rata lagi, gunakan bantalan balok kayu. Permukaan kayu yang sudah didempul akan mengikuti permukaan amplas. 

Trik 6. Mencampurkan Dempul dengan Wood Stain 

Bagaimana jika Anda tidak menemukan dempul kayu mahoni? Anda bisa tetap menghasilkan warna yang elegan dengan memanfaatkan wood stain. Pilih wood stain warna mahoni. 

Setelah itu, Anda bisa mencampurkan dempul dengan wood stain sedikit demi sedikit. Pastikan warna yang dihasilkan sudah sesuai dengan yang diinginkan. Anda bisa mencobanya pada permukaan kayu terlebih dahulu. 

Jangan lupa hitung perbandingannya, jadi jika dempul kurang, Anda bisa membuat campuran baru dengan perbandingan yang sesuai. Khusus untuk cara ini, Anda harus memilih jenis dempul yang bisa dicampur dengan wood stain. 

Biasanya, pada kemasan wood filler ada penjelasan apakah wood filler tersebut bisa dicampur dengan wood stain. Jika kesulitan mencari, Anda bisa menggunakan Biovarnish Wood Filler . 

Trik 7. Mengaplikasikan Sanding Sealer 

Dempul kayu mahoni tidak akan sempurna jika Anda tidak menggunakan sanding sealer di atasnya. Dibandingkan dengan aplikasi stain langsung, sanding sealer memegang peranan penting untuk hasil halus dan elegan. 

Sanding sealer akan bekerja meratakan permukaan kayu dan mempermudah stain menempel. Tanpa sanding sealer, penyerapan stain bisa saja tidak rata  mengingat banyak lubang yang ditambal dengan dempul. 

Baca Juga :  Mengapa Harus Menggunakan Primer Coat? Kenali Dulu Fungsinya

Pemilihan sanding sealer harus disesuaikan dengan dempul yang digunakan. Jika Anda menggunakan produk Biovarnish Wood Filler, usahakan untuk menggunakan juga Biovarnish Sanding Sealer. 

Suatu kesalahan jika Anda menggunakan Biovarnish Wood Filler kemudian mengaplikasikan sanding sealer solvent based di atasnya. Sanding sealer tidak akan melekat dengan baik di atas permukaan kayu nantinya. 

Biovarnish Wood Filler, Dempul Terbaik untuk Kayu Mahoni 

dempul kayu mahoni merek Biovarnish

Anda tidak perlu khawatir lagi jika ingin menghasilkan permukaan kayu yang halus dan lembut. Biovarnish Wood Filler mampu memberikan hasil permukaan halus dan merata selama Anda menerapkan tujuh trik di atas. 

Dempul kayu mahoni dari Biovarnish ini bekerja untuk mengisi pori secara optimal dan tahan lama. Ketika diampelas tidak akan terjadi efek ‘mbolot’ yang biasanya terjadi pada dempul kiloan. 

Anda akan lebih hemat setelah menggunakan Biovarnish Wood Filler ini, karena dempul Biovarnish akan menutup pori dengan maksimal dan sempurna.