Teknik Finishing Kayu Beech untuk Semua Woodworker

Kayu beech adalah kayu yang berasal dari Eropa adalah jenis kayu keras dengan ukuran pori yang lebih kecil. Anda bisa mendapatkan hasil finishing yang halus tanpa cacat pada jenis kayu ini. Proses persiapannya pun berlangsung cepat, kertas amplas akan memotong bulu kayu dengan sangat cepat. 

Hanya saja kayu beech dari Eropa ini sedikit tricky dalam proses finishing dengan stain untuk mendapatkan hasil yang menarik. Kecuali Anda telah mengetahui beberapa teknik finishing yang dikhususkan untuk kayu beech. 

Pada artikel ini Anda akan mengetahui bagaimana proses finishing pada kayu beech yang bisa dilakukan dengan mudah. 

Finishing Transparan pada Kayu Beech

Beech adalah jenis kayu solid yang hasilnya tidak akan mengecewakan apapun finishing yang dipilih. Salah satu finishing paling umum yang dipilih adalah tampilan transparan. Artinya semua warna asli kayu akan terlihat. 

Mendapatkan hasil finishing tersebut, ada beberapa cara yang bisa Anda dilakukan. Tidak hanya itu beberapa produk juga bisa menjadi pilihan. Berikut ini bagaimana Anda bisa mendapatkan hasil finishing tersebut. 

  • Bahan poles kayu

Memoles adalah pilihan finishing pertama untuk tampilan furniture dari kayu beech. Bahan poles kayu sendiri ada beberapa banyak pilihan. Mulai dari wax dan juga beeswax. Wax adalah pasta lilin yang dioleskan dengan kain kemudian ditunggu kering. 

Wax akan mengering dan meresap ke dalam pori kayu. Perlindungan akan terjadi dalam pori kayu mencegah kelembaban dan juga rayap. Sedangkan untuk beeswax terbuat dari sarang lebah dan lebih aman. 

Beeswax juga diaplikasikan dengan kain dan diusapkan. Bedanya beeswax lebih aman dibandingkan dengan wax bahkan tung oil. Bahan poles kayu akan meresap ke dalam pori kayu sehingga memberikan perlindungan dari dalam dan harus dilakukan berulang. 

Anda harus melakukan proses pemolesan secara rutin terutama pada jenis kayu yang sering digunakan. 

  • Pernis 

Pilihan lain yang bisa Anda gunakan adalah pernis. Bahan ini sudah sering digunakan sejak zaman dahulu. Pernis akan membentuk lapisan bening dan kuat mengikuti perubahan bentuk kayu. Ada dua jenis bahan pernis yaitu solvent dan water based. 

Pernis yang terbuat dari solvent memiliki waktu kering lama dan tergantung dengan panas matahari. Sedangkan untuk pernis water based terbuat dari air yang cepat kering. Hasilnya sama-sama transparan dan yang bertahan paling lama nilai transparansinya adalah cat water based. 

Proses aplikasi pernis bisa menggunakan kuas dan spray tergantung dengan rekomendasi dari pabriknya. Bahan pelarut yang digunakan harus disesuaikan dengan rekomendasi untuk mendapatkan hasil larutan sempurna. 

  • Spray lacquer

Pilihan lain yang juga sangat efektif selain pernis adalah lacquer. Cat ini hanya dapat diaplikasikan dengan spray gun untuk mencapai hasil sempurna. Karena proses keringnya lebih cepat maka Anda bisa mengaplikasikan beberapa lapisan coating dalam satu hari. 

Seperti pernis solvent, spray lacquer membutuhkan panas matahari untuk pengeringannya. Jika tidak terkena panas matahari maka akan muncul warna putih seperti embun setelah mengering. Artinya proses penguapan bahan pelarut tidak sempurna. 

Cara Menggunakan Stain untuk Kayu Beech

Proses aplikasi lainnya yang akan memberikan warna pada kayu beech adalah menggunakan wood stain. Berbeda dengan finishing transparan dimana Anda bisa memilih menggunakan bahan poles atau lapisan coating. 

Memberikan warna pada kayu artinya Anda perlu menggunakan lapisan coating berupa wood stain yang nantinya akan disegel menggunakan pernis. Proses aplikasi stain pada kayu beech cukup mudah mengingat jenis porinya yang lebih kecil dan padat. 

Hal ini memberikan efek peresapan stain yang lebih stabil dibandingkan jenis kayu dengan pori yang besar. Walaupun mudah, peranan cat dasar kayu sebelum memberikan warna tetap penting. Sanding sealer berbentuk cairan dan bisa diaplikasikan dengan kuas atau spray gun. 

Cat dasar kayu berupa sealer atau sanding sealer ini berfungsi untuk menutup pori kayu. Menjadikan warna dari stain lebih tajam, halus dan merata. Jika Anda berencana untuk memberikan warna pada kayu beech disarankan untuk menggunakan jenis produk berbahan air. 

Produk yang bisa Anda gunakan adalah Biovarnish. Produk ini menyediakan lengkap mulai dari pewarna kayu, cat dasar kayu hingga clear coat dan pernis. Menggunakan produk water based akan memberikan kesempatan lebih mudah bagi Anda mendapatkan hasil sempurna. 

Jika Anda ingin menerapkan warna pada kayu beech maka tentukan pilihan warna yang akan Anda gunakan. Stain dari Biovarnish tersedia dalam berbagai macam warna. Pilihan warna untuk kayu beech bisa berbagai karena warna asli dari kayu yang lebih terang. 

Warna asli kayu berperan penting mempengaruhi hasil akhir. Kayu yang memiliki warna terang cocok diaplikasikan warna apa saja karena tidak akan memberikan perubahan. Beda jika Anda akan mengecat kayu dengan warna lebih gelap seperti sonokeling misalnya. 

Kayu eksotis yang memiliki warna lebih gelap harus menggunakan stain yang senada. Sehingga finishing akhirnya tetap akan menonjolkan warna kayu dan seratnya. Stain akan membantu menajamkan warna eksotis dari kayu. 

Nah dalam kasus beech, Anda bisa memilih warna yang terang maupun gelap. Apapun warnanya semua sudah tersedia dalam produk Biovarnish liquid stain. Siapkan beberapa alat dan bahan berikut ini untuk mengecat. 

  • Biovarnish sanding sealer
  • Biovarnish liquid stain 
  • Biovarnish clear coat matte
  • Gelas plastik
  • Kuas nilon
  • Kain lap
  • Amplas alumunium oxide nomor 220 dan 400

Proses finishing yang mudah bisa Anda ikuti melalui langkah-langkah berikut ini:

  1. Amplas permukaan kayu dengan amplas 220. Amplas hingga merata dan halus. Bersihkan debu bekas amplas dengan kain lap. 
  2. Campurkan Biovarnish sanding sealer ke dalam gelas plastik bersama air. Gunakan perbandingan antara 2 bahan : 1 air. Aduk merata baru kuaskan cat ke seluruh permukaan kayu beech searah serat. Tunggu lapisan kering kemudian amplas secara  ambang dengan amplas 400. 
  3. Lapisan kedua Biovarnish liquid stain yang juga dicampur dengan air. Masih gunakan perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk merata. Kuaskan liquid stain  searah serat kayu kemudian diamkan hingga kering. Lanjutkan pengamplasan ambang dengan amplas ukuran sama. Jika warna masih kuran gelap maka aplikasikan sekali lagi. 
  4. Lapisan terakhir adalah Biovarnish clear coat matte untuk memberikan lapisan pelindung. Campurkan dengan air kemudian aduk merata dan kuaskan ke seluruh permukaan searah serat. Proses kering membutuhkan waktu semalaman. 

Lapisan cat akan mengering ditambah dengan warna sesuai yang Anda inginkan. Finishing akan lebih halus mengingat jenis kayu beech yang memiliki pori lebih padat. Kayu akan bertahan lebih lama karena Anda sudah menyegel pori dengan sanding sealer. 

Selain itu, clear coat dari Biovarnish juga bisa bertahan lama tanpa adanya perubahan warna. Anda tidak perlu takut atau ragu lagi menggunakannya karena tidak ada efek perubahan warna menguning seperti menggunakan cat konvensional lainnya. 

Artikel "Finishing Kayu"

About Us

Catkayu.com merupakan web official untuk produk Biovarnish, bahan finishing kayu water based yang aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft.

WA: 082219357399

©2015 - 2019 CatKayu.com - All Right Reserved.