4 Cara Mengecat Motif Kayu Buatan dan Rustic

687
4 Cara Mengecat Motif Kayu Buatan dan Rustic

Siapa sangka jika ternyata motif kayu tidak harus berasal dari kayu asli. Motif kayu kini bisa diciptakan dengan mudah walaupun kayu tidak memiliki serat yang menarik. Pengecatan yang bertujuan untuk menampilkan serat kayu disebut sebagai finishing kayu natural transparan.

Finishing natural sendiri dicapai untuk menampilkan keindahan asli kayu. Lalu bagaimana jika ternyata substrat kayu tidak memiliki keindahan? Oleh karena itu sangat penting untuk membuat tampilan kayu yang biasa menjadi lebih mewah.

Jika dilihat finishing natural saja, maka Anda akan mendapatkan hasil warna asli kayu yang transparan. Bahan cat yang digunakan adalah perpaduan antara wood stain dan pernis kayu.

Bila kurang puas maka serat kayu harus ditambahkan. Tampilan serat ini bisa mengikuti serat kayu aslinya atau Anda membuatnya dengan alat khusu. Nah disinilah letak kreatifitas akan lebih dikembangkan.

CS Biovarnish

Ingin tahu lebih jauh mengapa memilih finishing motif kayu? Apa saja finishing motif kayu yang bisa diterapkan dan bagaimana saja caranya? Anda bisa menyimak seluruh penjelasannya dalam artikel ini.

Mengapa Memilih Finishing Motif Kayu?

Kayu adalah serat alam yang indah, kayu juga merupakan material yang sangat kuat. Cocok digunakan sebagai material furniture dan pembangunan rumah. Namun penampilan kayu harus dipoles menjadi lebih baik lagi dengan bahan finishing.

Ketahui juga bahwa bahan finishing atau cat tidak hanya berfungsi sebagai pelapis pemberi penampilan saja namun juga sebagai perlindungan aktif sepanjang tahun. Cat akan memberikan lapisan film yang mencegah goresan, kelembaban dan sinar UV menembus mengenai permukaan kayu langsung.

Inilah mengapa cat sangat penting untuk diaplikasikan pada furniture kayu. Pentingnya perlindungan sama dengan pentingnya memberikan penampilan yang maksimal. Jika Anda ingin mendapatkan penampilan natural kayu yang maksimal, memberikan motif kayu bisa menjadi alternatif yang sangat membantu.

Anda pasti sudah mengenal bahwa kayu memiliki pori yang berukuran berbeda. Masing-masing pori tersebut akan membentuk serat kayu yang indah. Bagi jenis kayu yang kuat dan keras misalnya saja seperti kayu jati maka serat kayunya sudah sangat menarik.

Pada jenis kayu yang memiliki kualitas lebih rendah misalnya saja kayu jati belanda memiliki serat kayu yang kurang menarik. Inilah sebabnya teknik menciptakan motif kayu harus dikuasai baik pengrajin langsung dan juga DIY.

Memberikan motif kayu bisa ditentukan sesuai jenis kayunya. Ada dua jenis motif yang bisa dibentuk yaitu motif kayu buatan dan juga motif kayu asli dengan teknik rustic. Motif kayu buatan bisa digunakan lebih luas karena penggunaannya tidak membutuhkan teknik rustic alias hanya mencetak motif baru.

Sedangkan pembuatan rustic tidak bisa digunakan pada sembarangan kayu karena pada prosesnya ada langkah perusakan yang membentuk kayu tampak tua. Motif kayu buatan lebih banyak digunakan pada jenis kayu yang murah.

4 Cara Mengecat Motif Kayu Buatan dan Rustic
finishing motif kayu buatan

Kayu murah biasanya memiliki ciri warna kayu yang terang karena kekuatannya yang rendah. Motif serat kayu yang biasa saja yaitu lurus, dimana warnanya tidak terlalu terlihat. Nah kekurangan inilah yang ingin ditutup oleh finishing motif kayu buatan.

Jenis kayu dengan serat yang kurang menarik ini antara lain adalah kayu jati belanda, kayu pinus, kayu mahoni, kayu sungkai, kayu ramin dan lain sebagainya. Sedangkan untuk teknik rustic sendiri secara umum adalah untuk memperlihatkan kayu terlihat tua atau telah lama digunakan.

Kesan rustic bisa menjadi alternatif untuk memunculkan motif kayu yang asli. Walaupun pada langkah pembuatannya kayu yang permukaannya halus dan merata harus dibuat sedikit kerusakan pada beberapa bagian.

Kayu yang memiliki permukaan kayu lebih rata tidak menimbulkan kesan yang rusak alami. Maka kerusakan yang diciptakan juga harus terlihat asli. Nah pada tahapan inilah yang membuat jenis kayu harus dipilih.

Jenis kayu yang dapat digunakan harus memiliki permukaan yang keras sehingga tidak berlaku pada jenis kayu buatan seperti plywood. Kayu buatan terbuat dari lapisan veneer yang direkatkan sehingga proses rustic justru akan merusak substrat kayunya.

Finishing motif kayu dengan teknik rustic biasa digunakan pada kayu jati, kayu mahoni, kayu merbau, kayu ulin dan kayu bengkirai. Bagaimana cara aplikasi masing-masing motif kayu ini?

Langkah Mudah Mengecat Motif Kayu Buatan

Pertama kita belajar bagaimana cara membuat motif kayu buatan. Motif ini akan mirip dengan kayu asli yang memiliki serat lurus berpadu. Mirip sekali dengan motif kayu jati. Pembentukan serat ini membutuhkan alat yang disebut sebagai rubber grain.

Jenis cat yang disarankan untuk digunakan adalah Biovarnish. Produk ini adalah cat kayu water based yang memiliki kemampuan resapan pada pori kayu secara maksimal. Memberikan warna kayu natural sesuai kebutuhannya.

4 Cara Mengecat Motif Kayu Buatan dan Rustic
rubber grain

Jika dijabarkan terdapat empat produk yang perlu diaplikasikan. Contoh proses aplikasinya bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Amplas seluruh permukaan kayu dengan maksimal. Amplas hingga menggunakan amplas 220 kemudian bersihkan debu amplasnya.
  2. Aplikasikan Biovarnish wood filler sebagai dempul kayu. Encerkan dengan sedikit air kemudian usapkan ke seluruh permukaan hingga maksimal dan kering. Lakukan pengamplasan ambang hingga permukaan halus warna kayu terlihat sekaligus seratnya.
  3. Produk kedua adalah Biovarnish wood stain, campurkan wood stain warna pilihan Anda dengan air. Larutkan hingga tidak ada bahan yang mengendap, lanjutkan dengan proses penguasan. Kuaskan wood stain searah serat kayu kemudian tunggu kering. Lanjutkan dengan pengamplasan ambang dengan amplas 400.
  4. Produk selanjutnya adalah Biovarnish glaze, encerkan dengan sedikit air kemudian kuaskan merata ke seluruh permukaan kayu. Gunakan rubber grain kemudian tarik ke arah serat kayu. Tunggu lapisan glaze ini sedikit mengering.
  5. Produk keempat adalah Biovarnish clear coat gloss. Campurkan clear coat dengan air hingga larut kemudian kuaskan ke permukaan kayu hingga rata.  Pastikan proses penguasan dilakukan searah serat kayu. Tunggu semua lapisan kering selama semalaman.

Ketika melakukan proses finishing dengan Biovarnish pastikan jenis kuas yang digunakan adalah kuas nilon. Bulu kuas nilon dapat digunakan pada cat berjenis air karena tidak akan menyerapkan dan menyebarkan cat dengan sempurna.

Tips lain yang perlu diperhatikan adalah seluruh penguasan harus mengikuti serat kayu. Hal ini akan membuat hasil finishing yang diberikan lebih halus dan motif kayu yang dibuat terlihat seperti asli.

Cobalah untuk terus melatih membuat pola motif kayu, biasanya satu kali tarikan dengan rubber grain belum tentu sempurna. Maka perlu latihan berulang kali pada permukaan kayu yang berbeda. Anda bisa menggunakan triplek sebagai media latihan yang efektif.

Pemilihan warna antara wood stain dan glaze harus kontras. Warna akan sangat berpengaruh untuk menunjukkan tampilan serat kayu. Misalnya saja Anda akan menggunakan wood stain terang seperti warna yellow ox atau brown maka Anda bisa memilih glaze dengan warna brown gelap.

Mendapatkan warna glaze yang lebih gelap dapat diatur sesuai dengan larutan yang diberikan. Semakin banyak air yang digunakan dan semakin encer larutan glaze maka hasilnya tidak akan terlalu gelap.

Step by Step Mengecat Motif Kayu Rustic

Kini saatnya untuk mengetahui bagaimana proses finishing rustic pada kayu. Membuat motif kayu dengan teknik rustic ini berbeda karena Anda akan membuat teksut kayu dengan cara merusaknya.

Para profesional biasanya menggunakan mesin rustic khusus, namun bagi para DIY bisa mengandalkan sikat kawat. Bisa dibilang alat yang murah namun bisa memberikan efek yang besar pada permukaan kayu.

Bahan cat yang digunakan masih 4 produk dari Biovarnish. Hanya saja kali ini terdapat produk yang akan diganti. Anda tidak perlu lagi menggunakan Biovarnish wood filler untuk menutup pori karena tujuan dari finishing rustic ini adalah open pore.

Jadi pori kayu tidak perlu ditutup, digantikan dengan cat dasar kayu Biovarnish sanding sealer. Cat dasar ini penting untuk diaplikasikan agar penyerapan wood stain merata. Selain itu juga akan menutup pori kayu dengan sempurna.

4 Cara Mengecat Motif Kayu Buatan dan Rustic
aplikasi glaze

Proses aplikasi lengkapnya bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Amplas permukaan kayu dengan amplas kasar untuk menghilangkan kotoran dan debu kayu. Lanjutkan dengan menggunakan sikat kawat searah serat kayu. Sikatkan dengan tidak merata agar kerusakan terlihat alami.
  • Kerusakan tersebut bisa juga ditambah dengan lubang paku atau memukul beberapa ujung kayu dengan palu namun tidak menimbulkan retakan. Lanjutkan dengan proses pengamplasan dengan kertas amplas 220. Jika kerusakan yang dibuat sudah terlihat alami, bersihkan semua debu amplas.
  • Campurkan Biovarnish sanding sealer dengan air hingga larut maksimal. Lanjutkan dengan proses penguasan ke seluruh permukaan kayu searah serat, tunggu lapisan sanding sealer mengering. Amplas ambang dengan amplas 400 seluruh permukaan dan bersihkan debu amplas.
  • Campurkan Biovarnish wood stain dengan air, larutkan hingga mendapatkan larutan 11-12 detik NK2. Kuaskan wood stain searah serat kayu secara merata. Tunggu lapisan cat mengering kemudian lanjutkan dengan pengamplasan ambang.
  • Encerkan Biovarnish Glaze dengan sedikit air kemudian kumasukkan merata ke seluruh permukaan kayu. Tunggu sebentar kemudian bersihkan permukaan kayu dengan kain berlawanan arah serat kayu. Maka lapisan glaze hanya akan meresap pada permukaan kayu yang telah dirusak.
  • Campurkan Biovarnish clear coat gloss dengan air kemudian aduk merata. Kumasukkan cat ke seluruh permukaan kayu hingga merata. Tunggu lapisan mengering sealam semalaman.

Hasil finishing rustic akan terlihat asli tergantung dengan pemilihan warna seperti Anda akan membuat motif kayu buatan. Khusus untuk wood stain Anda harus memilih warna yang lebih gelap dari warna kayu asli.

Kecuali jika Anda akan memutihkan kayu terlebih dahulu dengan bleaching kayu. Maka  pemilihan warna kayu akan lebih mudah karena kayu sudah memiliki warna dasar yang cenderung putih.

Hasil maksimal tergantung dengan bagaimana Anda akan menciptakan kesan rustic dengan sikat kawat atau perangkat keras lainnya. Semakin tampak natural maka hasilnya akan semakin maksimal.

Produk Biovarnish adalah bahan finishing yang tepat untuk diaplikasikan pada finishing motif kayu buatan maupun rustic. Karena hasil finishingnya sangat maksimal didukung dengan sapuan kuas yang sangat ringan.

Didukung juga dengan proses kering cepat membuat pekerjaan finishing Anda menjadi lebih cepat. Tidak perlu menunggu beberapa hari untuk menyelesaikan satu proyek finishing. Proses aplikasi tergantung dengan tebal tipisnya lapisan coating yang dibentuk.

Apabila Anda ingin memberikan dua lapisan wood stain atau clear coat pastikan setiap lapisan yang diberikan tipis. Maka bentuk kekuatan perlindungan yang terbentuk akan semakin baik.

CS Biovarnish