You are currently viewing 4 Langkah Finishing Kabinet Kayu Secara Simpel, Cepat dan Mudah

4 Langkah Finishing Kabinet Kayu Secara Simpel, Cepat dan Mudah

Membicarakan soal finishing kabinet kayu, Anda akan melalui setidaknya tiga hingga empat langkah.

Jika Anda membaca majalah finishing atau mencari secara online, Anda mungkin akan menemukan artikel yang membahas tata cara mengisi pori kayu, glazing dan lainnya. Pembahasan ini lebih mengarah ke teknik yang membuat tampilan proyek kayu Anda terlihat bagus. 

Sayangnya, teknik yang dijelaskan seringkali justru akan terbatas sehingga keindahan dari kabinet kayu yang digunakan pun akhirnya tidak terekspos. Padahal, langkah yang dibutuhkan dalam finishing sebenarnya sangat sederhana, cepat dan juga mudah. 

Bagi pemula, tidak perlu menggunakan teknik yang sulit jika ingin mendapatkan tampilan natural pada kabinet kayu. Cukup dengan pernis dan stain saja hasil finishing sudah tampak mewah. 

Empat Langkah dalam Finishing Kabinet Kayu

finishing cabinet kayu dengan spray gun

Sebelum memulai, siapkan peralatan dan bahan yang digunakan. Gunakan cat dari produk Biovarnish, cat water based aman digunakan untuk pengecatan furnitur kayu. 

Bahan yang menguap saat proses pengeringan adalah air sehingga tidak berpotensi untuk meningkatkan pencemaran udara. Anda tidak akan mengalami masalah bau menyengat selama aplikasi. 

Alat yang dibutuhkan adalah ampelas, sedangkan alat untuk aplikasinya bisa berupa spray gun dan kuas. 

Langkah 1. Persiapan Finishing Kabinet Kayu

Ada beberapa hal yang dilakukan saat persiapan seperti mengampelas, mengisi lubang dan mengatasi bekas lem.

Tujuan dari mengampelas adalah untuk menghilangkan permukaan kasar dan bekas potongan kayu. Untuk mengampelas permukaan Kabinet, gunakan ampelas dengan nomor 180 dan maksimal 400. 

Anda juga bisa memulainya dengan ampelas nomor 150 apabila permukaannya terlalu kasar. Pergunakan random orbit sander jika ingin lebih cepat. Bekas lem harus dihilangkan, menggunakan scrape atau mengampelas permukaannya. Tujuannya agar lem yang menyerap ke pori kabinet ikut hilang. Baru setelahnya, isi pori kabinet menggunakan Biovarnish wood filler. Pergunakan scrape untuk meratakan wood filler ke seluruh permukaan. 

Baca Juga :  Temukan Cat Kayu yang Cocok untuk Finishing Patina pada Furniture

Tunggu kering selama 20 menit kemudian ampelas dengan kertas nomor 240 atau 320. Aplikasi wood filler bisa diulangi khusus pada bagian kabinet yang berlubang dalam. Sampai wood filler bisa meratakan permukaan kabinet dan lubang tidak terlihat lagi. 

Langkah 2. Mengaplikasikan Sealer pada Kabinet

Sealing adalah lapisan pertama yang dibutuhkan untuk mengunci stain di awal aplikasi tadi. Lapisan ini akan mengatasi berbagai masalah kayu, misalnya warna stain yang mungkin tidak merata atau naiknya minyak kayu. 

Sanding sealer akan bekerja menutup pori kayu merata sehingga masalah-masalah tersebut nantinya tidak akan muncul. Ketika produk sudah disiapkan Anda harus memulai dengan mengampelas permukaan kayu terlebih dahulu. 

Tanpa pengampelasan permukaan akan menjadi kasar dan tampak pada hasil akhir kabinet. Setelah proses ini selesai, baru larutkan sanding sealer dengan air dan Anda bisa menyemprotkan atau menguaskan ke permukaan kabinet secara merata.

Tunggu cat mengering kira-kira 60 menit, lalu lanjutkan dengan pengampelasan halus. Tak ada produk spesial tambahan yang harus digunakan pada lapisan coating ini. 

Langkah 3. Mengaplikasikan Wood Stain

Stain adalah lapisan yang akan memunculkan warna natural kayu pada kabinet. Wood stain sendiri berdasarkan basis bahannya, terdiri dari stain yang berbasis dye dan yang berbahan pigmen. Gunakan Biovarnish Wood Stain jika ingin memberikan warna natural yang bagus. 

Jika Anda ingin mendapatkan hasil warna natural kayu asli, Anda bisa langsung menggunakan clear coat di atas sanding sealer atau melewati langkah ini. Stain akan berhasil jika diaplikasikan di atas sanding sealer.

Apabila aplikasinya langsung di permukaan kayu beberapa masalah seperti warna terlalu gelap hingga munculnya bonding yang rendah.

Baca Juga :  Sederhana! Ini Cara Mengaplikasikan Chalk Paint Pada Meja Kayu

Untuk mengaplikasikan stain dari Biovarnish Wood Stain, Anda hanya perlu air sebagai bahan pelarutnya. Setelah itu cobalah untuk menguas atau menyemprotkan larutan ke permukaan kabinet. Tunggu kering lalu lakukan ampelas ambang. 

Ulangi langkah pengecatan stain ini sampai Anda mendapatkan warna kabinet yang diinginkan. 

Langkah 4. Mengaplikasikan Clear Coat

Lapisan terakhir ini sangat penting dan perannya sangat besar karena memberikan kontribusi terhadap ketahanan media aplikasi, dalam hal ini kabinet kayu Anda. Selain itu, clear coat akan memberikan tampilan kilap yang mempengaruhi kejelasan warna coating Anda. 

Biovarnish Clear Coat Gloss adalah produk yang paling banyak dipilih dan mampu menampilkan sheen level sampai angkan 80%. 

Produk yang termasuk cat water based ini juga sangat mudah untuk digunakan. Proses kering sentuh lebih cepat, yakni hanya 60 menit saja. Jadi, jika Anda ingin mengaplikasikan dua lapisan clear coat maka hanya menunggu sekitar satu jam untuk mengulangi. 

Ditambah lagi cat water based lebih tahan terhadap goresan dibandingan nc atau yang lainnya. Apalagi tak banyak aroma menyengat yang muncul selama dan setelah proses pengecatan. 

Tips agar Pengecatan Biovarnish Berhasil dengan Sistem Semprot

Cat water based memiliki karakter berbeda dari cat solvent. Sehingga proses pengecatan juga harus disesuaikan, khususnya bagi Anda yang ingin menggunakan spray gun. Ada beberapa tips yang akan membantu berikut ini selama finishing kabinet kayu. 

• Pastikan untuk mengaplikasikan dengan cepat

Cat water based memiliki daya kering yang sangat cepat, oleh karena itu selama penyemprotan Anda harus menggerakan tangan dengan lihai. Berlatihlah untuk menyemprot dengan gerakan yang lebih cepat pada permukaan kayu lainnya. 

• Melarutkan cat sampai viskositas tepat

Baca Juga :  Serba Serbi Polyurethane untuk Furniture Kayu Outdoor

Cat water based juga rentan terhadap sagging jika Anda tidak mencapai viskositas yang tepat. Oleh karena itu, gunakanlah alat NK2 dan ukur viskositas cat dengan benar. Biovarnish membutuhkan viskositas 11 sampai 12 detik NK2. 

• Ciptakan lapisan yang tipis

Tidak seperti cat solvent di mana Anda bisa menciptakan lapisan coating tebal dan sekali aplikasi saja. Cat water based memiliki karakteristik hasil sempurna jika Anda menciptakan coating yang tipis. Oleh karena itu hindari berlama-lama dalam satu bagian sehingga hasilnya tetap tipis. 

• Melakukan uji coba warna stain

Bagi Anda yang pertama kali menggunakan stain sebaiknya cobalah pada permukaan kayu lain untuk melihat hasil warna stain. Pastikan kayu tersebut memiliki warna dan jenis sama dengan kayu pada kabinet yang akan Anda finishing.

Cat Biovarnish water based adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin finishing kabinet kayu untuk warna natural. Untuk hasil yang tampak lebih alami, gunakan Biovarnish Clear Coat Matte pada lapisan coat terakhir. 

Tips yang sudah disebutkan dari awal dan tidak kalah penting adalah persiapan produk secara tepat sebelum proses mengecat. Pastikan bahwa Anda sudah memiliki gambaran hasil finishing agar mempermudah persiapan cat serta proses pengecatannya.