5 Langkah Mengecat Lemari Pakaian dengan Chalk Paint

Lemari pakaian tampak usang? Sudah saatnya Anda untuk mengecat ulang kembali. Jika Anda membeli lemari pakaian baru yang belum di finishing, maka Anda juga harus meluangkan waktu untuk mengecat. Proses pengecatan lemari tidak sesulit yang Anda bayangkan. Bahkan hanya dengan kuas saja, tampilan lemari bisa langsung berubah. 

Apapun alasan Anda hendak mengecat lemari, pasti tujuannya adalah untuk memberikan penampilan baru yang lebih menarik. Mungkin saja lemari lama Anda sudah ditumbuhi jamur atau warnanya memudar. 

Lemari pakaian jati Anda bisa saja baru, tapi karena tidak yakin dengan hasil finishing tukang kayu maka lebih memilih mengecatnya sendiri. Tidak ada yang salah soal mengecat lemari kayu sendiri di rumah. Justru langkah ini kini banyak dipilih ibu rumah tangga, karena hasilnya bisa sesuai dengan yang diinginkan. 

Pemilihan warna, cara finishing semuanya lebih mudah. Dengan adanya Bioduco chalk paint warna apapun yang diinginkan bisa didapatkan. Jadi seperti apakah teknik mengecat yang bisa dipraktekan untuk mengecat lemari? Yuk simak cara mudahnya berikut ini. 

Cara Mengecat Lemari Pakaian Minimalis dengan Chalk Paint

Bioduco chalk paint, adalah jenis cat kayu water based yang aman dan mudah pengaplikasikannya. Contoh finishing yang akan dilakukan pada kali ini adalah finishing lemari kayu minimalis. Lemari dengan tampilan minimalis biasanya memiliki warna terang atau justru gelap. 

Disinilah, teknik sangat dibutuhkan, apakah Anda akan mengecat untuk hasil yang halus dan merata. Untuk mengecat, Anda harus menentukan terlebih dahulu warna apa yang ingin digunakan. Pastikan warnanya minimalis, Anda bisa menggunakan warna dari chalk paint seperti white, black atau terakota. 

Langkah 1. Persiapan Pengecatan Lemari

Saatnya untuk persiapan mengecat lemari, tanpa persiapan hasilnya tentu tidak halus. Jika Anda mengecat lemari lama, sebaiknya hilangkan semua lapisan coating yang lama. Apabila tidak ada lapisan coating, cukup dengan mengamplas permukaannya saja. 

Amplas permukaan lemari kayu dengan amplas nomor 180. Lakukan pengamplasan searah dengan serat kayu. Kemudian jika sudah selesai amplas lagi dengan amplas nomor 220. Lakukan pengamplasan dengan cara yang sama. 

Terakhir bersihkan semua debu bekas pengamplasan dan pastikan sekali lagi jika lemari sudah benar-benar kering. 

Langkah 2. Perbaikan Cacat Pada Lemari Kayu

Jika Anda menemukan beberapa cacat permukaan, bisa ikuti langkah ini. Namun apabila tidak ada cacat sama sekali Anda bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Pada langkah ini Anda harus menandai bagian mana saja yang memiliki kerusakan baik dalam atau tidak. 

Kemudian isikan bagian cacat permukaan pada lemari menggunakan Bioduco wood putty. Gunakan scrape untuk mengisi dan meratakannya. Tunggu hingga wood putty mengering kurang lebih 20 menit baru Anda bisa mengamplas permukaannya. 

Amplas permukaan yang telah diisi dengan dempul kayu ini menggunakan amplas nomor 240. Amplas hingga rata dan cacat tidak terlihat kembali. Terakhir bersihkan debu bekas pengamplasan hingga bersih. 

Langkah 3. Proses Pengecatan Lemari Kayu Minimalis

Anda sudah memilih warna saatnya mengecat. Alat yang digunakan hanya kuas nilon dengan bulu yang sangat halus. Campurkan Bioduco chalk paint dengan air ke dalam gelas plastik dan aduk hingga merata. Anda bisa menggunakan larutan perbandingan 2 bahan : 1 air. 

Kuaskan secara acak saja tidak langsung harus rapi. Aplikasikan ke seluruh permukaan lemari kayu hingga menutup. Sebaiknya lakukan dari bagian dalam lemari kemudian barulah ke bagian luar. Jangan lupa untuk mengecatkan pada bagian sudut dalam. 

Tunggu lapisan pertama ini kering, biasanya membutuhkan waktu sekitar 60 menit. Baru lanjutkan dengan pengamplasan secara ambang. Amplas permukaan chalk paint yang kering dengan amplas nomor 400. Bersihkan debu amplas. 

Langkah 4. Pengulangan Aplikasi Chalk Paint

Proses aplikasi kedua harus menghasilkan permukaan yang halus dan juga menutup warna kayu. Caranya mudah, setelah dibersihkan dari debu amplas aplikasikan cat kembali. Penguasan harus secara ringan saja dan ke satu arah. Lakukan ke arah horizontal dengan memegang kuas sedikit diangkat. 

Sudutkan kuas ke arah dalam 45 derajat dan tarik jika bisa dari ujung ke ujung. Lakukan ke bagian bawahnya secara teratur. Dapatkan hasil yang bebas brush mark hingga ke seluruh permukaan lemari kayu. Terakhir tunggu lapisan cat kedua ini mengering. 

Setelah kering ulangi proses pengamplasan kembali dengan kertas amplas nomor 400. 

Langkah 5. Proses Pelapisan Top Coat

Anda sudah memberikan warna pada lemari kayu secara sempurna dengan chalk paint. Saatnya memberikan perlindungan pada lemari menggunakan Bioduco top coat. Fungsinya adalah agar lemari pakaian tidak mudah terserang jamur baik itu bagian dalam dan luarnya. 

Bioduco top coat adalah lapisan berwarna transparan yang tidak akan mengganggu hasil warna. Cara aplikasinya, campurkan terlebih dahulu Bioduco top coat dengan air menggunakan perbandingan 2 bahan : 1 air. Kemudian aduk hingga merata.

Kuaskan cat ke seluruh permukaan dengan cara yang sama seperti aplikasi chalk paint terakhir. Setelah merata cukup tunggu lemari pakaian mengering selama semalaman. Cat akan efektif memberikan perlindungan setelah kering benar. 

Perawatan Lemari Pakaian Kayu agar Awet

Merawat lemari pakaian anak dan lemari pakaian sendiri sangatlah penting. Pengecatan adalah langkah awal agar lemari bisa bertahan dari serangan kelembaban atau panas dan juga jamur. Namun tahukah Anda bahwa cat saja tidak cukup, Anda yang menggunakan lemari juga harus melakukan perawatan secara berkala. 

Baik itu lemari pakaian sliding atau jenis lemari lainnya harus dirawat dengan bahan lain atau mengetahui cara penempatannya yang benar. Apa saja yang harus dilakukan dalam perawatan lemari? Ikuti langkah mudahnya berikut. 

  • Memberikan pemolesan

Lemari bisa memiliki tampilan yang awet dengan mengkilap atau tahan serangan jamur dengan memberikan bahan poles secara berkala. Jenis bahan poles yang digunakan adalah Biopolish Linseed Oil. Setidaknya aplikasi dilakukan dalam waktu tiga minggu sekali. 

Cara menggunakannya adalah dengan menguaskan Biopolish Linseed Oil ke seluruh permukaan lemari kayu. Selanjutnya gosok dengan kain katun yang kering dan bersih. Lakukan satu per satu permukaan saja, pastikan selesai menggosok permukaan tidak lagi lengket. 

  • Mengatur jarak lemari dengan dinding

Perawatan juga bisa dilihat dari bagaimana cara Anda untuk meletakan lemari. Sebaiknya letakan lemari sedikit berjarak pada dinding. Jangan menempel karena akan membuat sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik. Akhirnya menimbulkan kelembaban pada bagian belakang lemari. 

Sirkulasi udara sangat penting di bagian belakang lemari, fungsinya agar kelembaban dari dinding tidak menjalar ke lemari dan sebaliknya. Dinding juga tidak akan mudah ditumbuhi dengan jamur. 

  • Mengisi lemari dengan pakaian secukupnya

Salah satu faktor lemari cepat rusak adalah Anda menyimpan pakaian berlebihan daripada yang bisa ditampung. Akibatnya pada bagian gantungan cepat patah dan rak di dalam lemari juga mudah melengkung. 

Kurangi jumlah pakaian yang disimpan dan jangan sampai terlalu penuh. Sebaiknya setiap bulan lakukan sortir pakaian yang sudah lama tidak digunakan. 

Artikel "Finishing Kayu"

About Us

Catkayu.com merupakan web official untuk produk Biovarnish, bahan finishing kayu water based yang aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft.

WA: 082219357399

©2015 - 2019 CatKayu.com - All Right Reserved.