Cat Kayu Biovarnish Andalan yang Bebas 10 Jenis Toxic Berbahaya

Biovarnish adalah cat kayu bebas toxic yang bisa anda gunakan untuk berbagai finishing kayu, aplikasi Biovarnish cat kayu bebas toxic ini juga sangat mudah. Anda juga dapat menghemat biaya serta melakukan finishing lebih cepat dengan cat kayu Biovarnish.

aplikasi wood stain

Jika Anda bertanya apakah jenis cat bebas toxic untuk furniture? Anda bisa menggunakan cat kayu Biovarnish. Produk cat kayu ini adalah salah satu pelopor cat kayu bebas toxic di Indonesia. Seperti apakah cat kayu yang bebas toxic ini? Cat merupakan salah satu bahan untuk finishing segala macam material seperti serta alam, besi, baja, kaca, PVC, dll. Untuk menciptakan cat banyak komponen bahan kimia yang digunakan.

Kumpulan bahan kimia pembentuk cat inilah yang sering berbahaya. Hal ini sudah sangat disadari oleh banyak produsen industri furniture dan juga industri produksi cat. Dalam perkembangannya produsen cat mengembangkan teknologi cat yang bebas bahan kimia berbahaya bagi tubuh salah satunya adalah produk Biovarnish.

Bagaimanakah produk bebas toxic mempengaruhi kesehatan tubuh manusia. Apakah bahaya toxic yang bahkan bisa menyebabkan kematian ini? Serta apa saja kandungan bahan kimia yang mengandung toxic ini sehingga Anda bisa lebih berhat-hati dalam memilih produk cat?

Apa Saja Bahan Beracun Yang Terkandung Dalam Cat?

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya bahwa bahan pembentuk dari cat adalah bahan kimia. Dalam hal ini bahan kimia yang digunakan berbagai macam. Untuk bahan utama pembuat cat adalah resin yang kemudian dicampurkan dengan oil atau solvent.

Campuran bahan resin ini juga akan mempengaruhi bahan pelarut yang diperlukan sebelum cat digunakan. Bahan pelarut yang digunakan harus sesuai dengan bahan pencampur resin itu sendiri yaitu solvent atau dikenal dengan thinner. Campuran yang terkandung dalam thinner, solvent atau minyak adalah toxic atau bahan yang tidak diperlukan dalam tubuh manusia. Apa saja bahan kimia berbahaya tersebut? Berikut ini pembagiannya:

1. Merkuri

bahan merkuri dalam cat ini berfungsi sebagai bahan anti jamur. Inilah yang membuat cat harus mengandung merkuri. Jika furniture diberikan bahan anti jamur pada merkuri khususnya untuk material kayu maka kayu tidak akan mudah rusak dan juga lapuk.

2. Formalin

bahan kimia ini berfungsi untuk mengeraskan atau membuat cat yang telah diaplikasikan lebih cepat kering dan mengeras. Jika resin tidak dicampur dengan formalin maka akan lama mengeras bahkan akan tidak akan keras atau kering dengan sempurna. Selain memperkeras cat setelah diaplikasikan, formalin juga membuat cat lebih tahan lama.

3. Timbal

bahan kimia ini berfungsi untuk memberikan pigmen atua warna pada cat. Terutama memberikan warna-warna cerah seperti merah, kuning, orange walaupun timbal juga sering digunakan pada cat yang berwarna natural.

4. Timah

kandungan ini berfungsi sebagai pemberi lapisan warna khususnya pada material baja. Kandungan timah pada cat cukup tinggi untuk menghasilkan lapisan yang mampu melindungi material baja.

5. Kromium

kandungan kromium pada cat befungsi untuk memberikan warna merah.

6. Arsenic

bahan ini berfungsi sebagai pengawetan kayu karena mengandung bahan yang bisa menjadi anti serangga, anti rayap, anti jamur, anti bakteri sehingga kayu bisa bertahan lebih lama.

7. Titanium dioksida

bahan kimia ini berfungsi sebagai tabir surya atau membuat perlindungan kayu dari paparan sinar matahari. Bahan ini juga sering ditemukan dalam kosmetik.

8. Hidrokarbon

bahan kimia ini berfungsi sebagai bahan pelarut pada resin. Hidrokarbon inilah yang menciptakan cat mudah dilarutkan dan menyatu dengan bahan pelarut yang sejenis.

9. Isosianat

bahan kimia ini adalah bahan yang memudahkan cat untuk disemprotkan. Bahan ini sering terdapat dalam pernis dan juga bahan perekat atau lem.

10. Mineral oil (polycyclic aromatic hydrocarbon)

bahan kimia ini yang menimbulkan kayu terlihat seperti mengkilap alami.

Masih banyak lagi bahan kimia yang termasuk toxic dan menjadi bahan dasar pembuatan cat. Bahan kimia tersebut tergolong logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Sehingga akan menyerang tubuh manusia bahkan bisa menghantarkan pada kematian.

Bahaya Toxic Pada Cat untuk Tubuh Manusia

Jika logam berat dalam jumlah banyak berada dalam tubuh manusia maka efeknya bisa saja langsung. Bahan kimia berbahaya tersebut berada dalam tubuh manusia melalui udara. Ketika cat mengeluarkan bau pada udara kemudian dihirup oleh manusia maka bahan kimia akan meresap ke dalam tubuh bagian dalam.

Bahaya cat juga harus diwaspadai pada mainan anak. Ketika anak-anak masih suka memasukan tangan ke dalam mulut maka setelah memegang mainan dengan kandungan cat berbahaya bisa langsung masuk ke dalam tubuh. Kasus ini akan menjadi bom waktu dimana efek buruk yang besar akan terjadi di kemudian hari.

Seperti apakah efek bahaya toxic di dalam cat pada tubuh manusia? Berikut ini berbagai macam jenis penyakit yang harus Anda wasapdai sejak dini:

1. Penyakit mata

Karena udara yang penuh dengan bahan kimia seperti formalin maka mata akan menjadi sensitif. Terlebih bagi Anda yang bekerja pada pabrik finishing furniture. Awalnya mata akan gatal kemudian Anda akan mengusapnya berulang kali dan menimbulkan iritasi mata.

2. Sistem Saraf

bahan kimia yang meresap ke dalam tubuh bersumber dari cat seperti timbal, timah dan titanium akan mengganggu sistem saraf. Banyak sekali penelitian mengenai pekerja pabrik finishing furniture yang terganggu sistem sarafnya sehingga tidak dapat bekerja dengan baik di masa tua.

3. Sistem pernapasan

bahan kimia yang berada di dalam udara maka akan dihirup oleh manusia melalui hidung. Kemudian bahan kimia tersebut akan mengendap pada paru-paru.

Bahan kimia yang mengendap seperti merkuri, mineral oil, hidrokarbon inilah yang memicu pertumbuhan kanker paru-paru.

4. Kanker hati

jenis kanker hati ini muncul karena pengendapan toxic cat seperti bahan kimia merkuri, arsenic dan kromium. Ketiga bahan inilah yang memicu timbulnya kanker hati. Anda harus berhati-hati pada mainan anak karena bahan kimia ini sering terdapat pada mainan anak.

5. Kanker darah

penyakit leukimia yang hingga saat ini masih belum ada obatnya salah satu penyebabnya adlaah karena bahan cat. Ini terjadi pada kebanyakan pekerja industri finishing furniture yang menggunakan cat solvent. Bahan kimia akan menyatu dalam darah kemudian memicu tumbuhnya kanker darah.

Bagiamana Cat Kayu Biovarnish Bebas Toxic?

Nah bagaimana Anda harus memilih cat yang bebas bahan kimia berbahaya atau disebut dengan toxic ini? Dan bagaimanakah Anda harus menggunakan cat yang aman dan bebas dari bahan kimia tetapi tetap memenuhi kebutuhan finishing? Saat ini sudah ada teknologi terbaru yang disebut dengan cat water based. Tetapi tidak semua produk finishing water based juga bebas dari bahan toxic.

biovarnish cat kayu bebas toxic

Dalam prakteknya masih ada juga cat water based yang mengandung formalin tinggi dan Anda bisa mengecekanya langsung dengan mencium aroma yang keluar. Jika terdapat aroma menyengat pada cat maka kandungan formalin masih tinggi.

Cat kayu water based yang menggantikan plitur solvent ini dibuat sesuai dengan standar regulasi ECHA (European Chemical Agency) dan US EPA (Enviromental Protection Agency). ECHA melarang dan juga mengatur penggunaan 82 jenis bahan kimia berbahaya seperti yang sudah disebutkan di atas.

Sedangkan untuk US EPA sendiri mengatur penggunaan VOC (Volatile Organic Compound) yang cukup berbahaya dan memiliki potensi tinggi terhadap polusi di udara di dalam ruangan. Inilah alasan mengapa cat kayu Biovarnish tidak mengadung toxic berbahaya. Bagi Anda yang ingin melakukan pengecatan warna natural segera gunakan cat kayu Biovarnish yang sudah terbukti bebas dari toxic.