Teknik Menghaluskan Kayu dan Menghilangkan Cacat sebelum Finishing

Hasil finishing yang berkualitas tidak mungkin didapat jika Anda tidak mempersiapkan kayu dengan benar. Anda mungkin sekarang sudah mengetahui hal ini. Kebanyakan pekerja kayu seringkali melewati proses persiapan ini dan akhirnya mendapatkan hasil finishing yang buruk. Disisi lain justru beberapa orang menghabiskan waktu untuk mengamplas secara berlebihan. 

Kedua hal tersebut disebabkan karena kurangnya mengenal apa yang seharusnya didapatkan. Kebanyakan bisa terjadi pada furniture kayu yang dijual di toko dalam jumlah banyak. Para pengrajin selalu terburu-buru dalam menyelesaikan pesanan furniture tanpa memperhatikan faktor kerapian.

Secara umum ada empat hal yang penting dalam persiapan kayu sebelum finishing yaitu sebagai berikut ini:

  1. Memilih potongan kayu yang memiliki bentuk terbaik. Banyak hasil finishing yang baik berasal dari pemilihan kayu bebas dari bekas potongan yang tidak bisa dihilangkan. 
  2. Mengamplas permukaan hingga menjadi halus. Bagian ini sangat penting dan perlu pengetahuan tentang alat hingga tingkat kehalusan seperti apa yang dibutuhkan. 
  3. Mengatasi bekas lem pada permukaan kayu. Lem akan mudah terlihat ketika pernis selesai diaplikasikan. 
  4. Mengoreksi bagian kayu yang tidak sempurna seperti goresan dan juga lubang. Langkah ini membutuhkan bahan-bahan lain seperti wood putty atau wood filler. 

Pada artikel ini, Anda akan mempelajari lebih dalam bagaimana cara menghilangkan bekas lem pada kayu dan juga bagaimana cara memperbaiki lubang hingga goresan. Jadi seperti apa langkahnya, yuk simak dalam artikel ini. 

Menghilangkan Bekas Lem pada Kayu

Seberapa besar langkah Anda menggunakan lem agar tidak menimbulkan bekas namun tetap tidak dapat dihindari. Saat ini mungkin lem sudah membekas di permukaan kayu secara tidak sengaja. Maka saatnya untuk Anda melakukan langkah terbaik untuk menghilangkan bekas tersebut. 

Berikut ini beberapa tips agar terhindar dari bekas lem yang muncul pada permukaan kayu. 

  • Jangan menggunakan lem yang berlebihan pada sambungan. Hanya berikan lem pada masing-masing ujung dan diaplikasikan merata. 
  • Potong dowel sedikit lebih dalam agar bisa memberikan ruang khusus untuk lem. Daripada lem yang berlebihan keluar pada permukaan kayu ketika Anda merekatkannya. 
  • Segera bersihkan lem yang berlebihan dengan kain yang telah dibasahi. Lem kayu adalah jenis lem yang paling mudah dibersihkan dengan kain basah. 

Cara Menghilangkan Lem pada Permukaan Kayu

Jika dilihat, ada dua cara untuk menghilangkan lem pada permukaan kayu. Pertama adalah basahi permukaanya kemudian bersihkan dengan kain. Cara kedua adalah dengan di amplas atau di scrape. Jika lem masih basah, maka akan lebih mudah untuk membersihkannya. Jika lem sudah kering maka scrape dan amplas adalah alat yang tepat. 

Bisa juga Anda memilih untuk membasahi lem kembali dengan air, namun pada akhirnya Anda tetap harus mengamplas bagian yang telah dibersihkan setelah mengering. Anda juga bisa membersihkan seluruh permukaan proyek kayu. Semua permukaan harus dibersihkan dengan cara yang sama agar tidak mempengaruhi perbedaan warnanya setelah dilapisi pernis.

Demi menghindari membesarnya pori kayu maka ganti air dengan aseton atau thinner. Basahi kain dengan bahan tersebut karena akan bekerja untuk menghilangkan lem pada pori kayu sama seperti thinner berfungsi menghilangkan cat. Anda perlu membersihkan lem yang sudah basah dengan kuas yang kaku. 

Gosok permukaan searah dengan serat sehingga kerusakan akibat goresan tidak terlalu terlihat. Kelemahan cara ini adalah, Anda tidak mengetahui seberapa dalam goresan yang telah dibuat untuk menghilangkan lem yang menempel. 

Memperbaiki Lubang dan Goresan pada Kayu

Tidak peduli betapa berhati-hatinya Anda, rusak goresan atau lubang pada kayu bisa saja muncul dimanapun. Bisa dikarenakan kerusakan pada saat perakitan dan Anda bisa dilihat lkubang kecil seperti lubang paku yang perlu diperbaiki. 

Sebenarnya ada banyak sekali cara yang bisa digunakan untuk memperbaiki cacat lubang atau goresan. Lubang pada kayu bisa diisi dengan lilin sehingga permukaannya berubah menjadi rata. Jenis lilin yang digunakan adalah wood patch. Selain wood patch, Anda juga bisa memanfaatkan wood putty atau wood filler. 

Wood putty bekerja sebagai dempul kayu sehingga permukaan kayu akan berubah terisi dengan baik. Namun warna yang dihasilkan adalah putih sehingga cocok untuk finishing warna solid. Sedangkan wood filler untuk finishing warna natural karena warnanya seperti warna kayu. 

Cara Memperbaiki Permukaan Cacat pada Kayu dengan Wood Putty

Menggunakan wood putty untuk memperbaiki kerusakan pada kayu tidak membutuhkan usaha yang besar. Anda hanya perlu mengefektifkan dempul dalam mengisi cacat pada permukaan kayu. Terbuat dari bahan binder seperti untuk finishing, lem dan juga gypsum. Beberapa material lain seperti serbuk kayu seringkali disatukan untuk mengisi lubang yang besar. 

Ada tiga jenis wood putty yang beredar di pasaran. Anda bisa memilih salah satunya dengan melihat dari jenis bahan finishing yang digunakan. Berikut ini jenis-jenis wood putty. 

  1. Nitrocellulose-based, dapat diencerkan dengan thinner dan juga dibersihkan dengan bahan yang sama. 
  2. Water-based acrylic, adalah dempul yang terbuat dari air dan mudah dibersihkan dengan bahan yang sama. 
  3. Gypsum-based, berbentuk bubuk dan diaplikasikan dengan mencampurnya bersama air terlebih dahulu. 

Beberapa orang sering juga untuk menciptakan wood putty sendiri, yang terbuat dari bahan lem dan serbuk kayu. Diperlukan serbuk kayu yang sangat halus dan jenis lem apapun dapat digunakan. Namun berhati-hatilah dengan jenis lem seperti epoxy karena bisa menimbulkan efek warna kekuningan. 

Apapun jenis wood putty, cara menggunakannya secara umum sama. Ambil sedikit dempul dengan pisau palet kemudian masukan ke dalam lubang atau luka goresan. Jika tidak terlalu dalam Anda bisa langsung merawatnya dengan pisau palet. Tunggu hingga kering kemudian amplas halus. 

Menyamakan Warna Kayu yang sudah Dilapisi Wood Putty

Warna dasar dari dempul kayu adalah putih atau abu-abu, lalu bagaimana cara menyamakan warnanya agar finishing natural tetap terlaksana? Jika Anda ingin mendapatkan hasil terbaik maka sebaiknya segera samakan warna wood putty dengan warna kayu. 

Ada dua cara untuk memberikan warna pada wood putty, pertama adalah dengan bantuan serbuk kayu. Kedua adalah dengan memberikan warna pada wood putty sebelum diaplikasikan. Serbuk kayu yang digunakan harus sangat halus dan disaring terlebih dahulu. 

Warna dari serbuk kayu juga harus sama dengan warna kayu. Namun serbuk kayu hanya dapat diaplikasikan pada cacat kayu lubang yang dalam seperti lebih besar dari 10 inci. Sedangkan untuk luka cacat goresan Anda harus mencampur warna dari wood putty terlebih dahulu. 

Caranya adalah dengan pilih warna cat tinting sesuai dengan warna yang ingin dihasilkan. Kemudian campurkan warna tersebut pada wood putty hingga warna keluar. Setelah itu baru ratakan pada permukaan kayu. 

Langkah lebih mudah lagi adalah dengan mengaplikasikan wood filler. Fungsi dari wood filler adalah untuk menutup permukaan kayu dengan kerusakan yang lebih kecil dan ringan. Kemudian Anda bisa langsung menunggu kering dan mengamplasnya. 

Artikel "Finishing Kayu"

About Us

Catkayu.com merupakan web official untuk produk Biovarnish, bahan finishing kayu water based yang aman dan ramah lingkungan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft.

WA: 082219357399

©2015 - 2019 CatKayu.com - All Right Reserved.