You are currently viewing 7 Tips Cara Mengampelas Kayu Secara Manual yang Efektif dan Aman 

7 Tips Cara Mengampelas Kayu Secara Manual yang Efektif dan Aman 

Sudah mengikuti urutan finishing yang dianjurkan profesional tapi hasilnya gagal? Terutama ketika Anda ingin menghasilkan furniture high gloss. Pengamplasan yang kurang rata bisa jadi salah satu penyebabnya. 

Pengamplasan yang efektif tidak selalu mengandalkan mesin. Ada juga cara mengamplas kayu manual yang akan membantu Anda menghasilkan permukaan lebih halus. 

Seperti apa cara untuk mengamplas yang benar baik itu saat mempersiapkan kayu atau di antara lapisan coating? Simak selengkapnya di artikel berikut. 

7 Cara Mengampelas Kayu Manual dengan Tepat 

Cara mengamplas kayu manual pada skateboard

Mesin amplas seperti ortbital sander bisa membantu Anda menghemat waktu saat mempersiapkan kayu sebelum finishing. Sayangnya jika tidak digunakan dengan benar, akan menimbulkan pola melingkar yang mempengaruhi hasil finishing. 

Salah-salah Anda justru akan merusak permukaan kayu sehingga tampilan kilap nantinya menurun. Perlu jam terbang yang tinggi jika Anda ingin lebih lancar menggunakan mesin ampelas. 

Bila belum terbiasa sebaiknya Anda mengikuti trik back to basic yaitu secara manual. Selama furniture yang hendak di finishing ukurannya masih terjangkau. Anda hanya perlu menyiapkan ukuran amplas untuk plitur kayu dan untuk kayu yang belum di finishing. 

Berikut ini ada 10 cara mengamplas kayu manual yang efektif dan aman hasilnya bisa Anda ikuti terlebih dahulu. 

1. Mengampelas Mengikuti Alur Serat 

Cara finishing kayu dimulai dengan mengamplas. Lakukanlah pengamplasan dengan menggunakan tangan. Gunakan bantalan kayu untuk amplas sehingga hasilnya lebih merata.

Tidak hanya itu saja, Anda juga harus mengikuti arah serat dan sesuaikan dengan arah pengamplasan. Arah ini akan menentukan seberapa jauh Anda bisa menghaluskan kayu yang belum dilapisi cat. 

Apabila Anda sudah menggunakan mesin ampelas sebelumnya, pengamplasan manual ini juga harus dilakukan sebelum aplikasi cat. Ikuti jenis ukuran ampelas yang terakhir digunakan dengan mesin. 

Anda akan bisa merasakan bagian mana saja yang masih belum rata akibat penggunaan orbital sander sebelumnya.

2. Mengampelas secara Diagonal 

Bekerja pada jenis kayu yang masih sangat kasar membutuhkan tenaga dan waktu lebih. Anda yang tidak bergantung dengan mesin harus menggunakan teknik mengamplas diagonal. 

Pada cara ini Anda bisa memulai dengan ampelas kasar dan arahkan sesuai serat kayu. Kemudian gunakan ampelas yang satu nomor lebih halus dan ampelas ke arah diagonal dari serat kayu. 

Cara ini akan membuat bulu-bulu kayu yang halus terpotong secara sempurna. Lakukan sampai dirasa sudah halus dan ampelas tidak bisa lagi memotong bulu yang tersisa.

Lanjutkan dengan kertas ampelas yang ukurannya sama namun kali ini Anda bisa kembali mengikuti serat kayu sampai permukaan halus dan sisa ampelas diagonal tadi menghilang. 

3. Timing yang Tepat

Cara mengamplas kayu manual yang harus diperhatikan adalah soal timing. Kapan waktu yang tepat untuk mengganti kertas ampelas dan berhenti. Jika tidak Anda akan mengamplas lebih dari yang diharapkan. 

Bisa saja tingkat kehalusan yang diinginkan terlalu berlebihan sehingga mengubah tekstur kayu. Pada beberapa bagian kayu bisa saja menjadi cekung sehingga Anda harus mengamplas lebih lama lagi. 

Soal ini, Anda harus tahu urutan ukuran amplas yang digunakan. Selalu mulai dengan kertas amplas yang kasar kemudian beralih ke yang lebih halus. Kebanyakan profesional akan menganjurkan untuk berhenti di amplas nomor 220. 

Perbedaan kertas amplas ini juga akan menimbulkan efek warna stain yang berbeda. Semakin halus kertas amplas yang digunakan maka penyerapan stain akan berkurang karena pori yang dimiliki semakin mengecil. Warna pun akan jauh lebih gelap. 

4. Kenali Kapan Harus Melanjutkan Pengamplasan 

Selain tahu kapan harus berhenti, Anda juga wajib mengenali kapan harus terus mengamplas. Tujuan dari ini adalah untuk menghentikan end grain kayu untuk menyerap terlalu banyak bahan finishing. 

Bagian ini sangat krusial ketika Anda ingin mengecat furniture dengan warna natural. End grain kayu bisa saja terus semakin menggelap yang membuat warna tidak seimbang dan merata. 

Oleh karena itulah Anda harus mengamplas lebih lama pada bagian end grain. Terutama ketika sudah mengaplikasikan stain, maka penting untuk mengamplas bagian ini beberapa kali sebelum aplikasi lapisan stain kedua. 

Trik pengamplasannya adalah menggunakan jenis amplas kayu alumunium oxide nomor 400 ke atas. Semakin halus maka akan lebih baik sehingga hasilnya merata. 

5. Hati-Hati Saat Mengamplas Sambungan 

Pada bagian siku kayu, Anda harus lebih memperhatikan sambungan. Pada bagian ini arah serat kayu akan berubah sehingga jangan sampai Anda mengamplas lebih dari bagian tersebut.

Perhatikan dengan baik sampai di manakah serat kayu berakhir dan jangan lampaui sambungan tersebut saat mengamplas. Jika Anda melebihinya maka serat kayu akan terlihat rusak. 

Hal ini bisa mempengaruhi penyerapan warna stain yang menjadi tidak rata. Jadi lebih baik cek terlebih dahulu arah serat yang berakhir di bagian sikut ini. 

6. Memanfaatkan Sanding Sealer 

cara mengamplas kayu manual dengan bantuan sanding sealer

Cara mengamplas kayu manual yang selanjutnya ini juga cukup efektif, baik itu ingin finishing natural atau transparan. Anda bisa mengandalkan produk Biovarnish Sanding Sealer. Produk ini bisa bekerja cukup baik untuk memotong bulu kayu dan membantu Anda saat proses mengamplas. 

Jika biasanya Anda mengenal sanding sealer diaplikasikan sesudah stain dan sebelum clear coat, Anda bisa juga menggunakannya sebagai base coat. Baik itu di atas wood filler atau langsung di permukaan kayu. 

Biovarnish Sanding Sealer adalah produk berbasis air yang mudah untuk digunakan dan tidak berbau menyengat. Anda akan terbantu dengan bahan ini karena akan membuat bulu kayu menjadi mengeras bersamaan dengan cat. 

Setelah itu Anda bisa memotong bulu kayu dengan mudah menggunakan ampelas tentunya secara manual. Gunakan dasaran balok kayu agar amplas bisa menyesuaikan kerataan permukaan kayu. 

7. Jangan Lupa Ampelas Ukiran Kayu 

Furniture Anda memiliki bagian ukiran atau melengkung? Jangan lewatkan tahapan untuk mengamplasnya. Banyak orang yang malas mengampelas bagian ini karena cukup sulit dijangkau. 

Melewatkan pengamplasna akan membuat cat tidak menyerap secara merata. Oleh karena itu Anda harus mengamplasnya dengan teliti dan menyesuaikan urutan kertas amplas yang digunakan. 

Supaya lebih mudah, Anda bisa melapisi amplas mengguankan busa sehingga pengamplasan jadi lebih efektif. Sesuaikan ukuran busa ini dengan ukuran ukiran furniture sehingga bisa masuk ke bagian dalam secara merata. 

Tidak selamanya Anda harus mengandalkan mesin ampelas kayu. Misalnya, ketika mati listrik maka mau tidak mau harus menggunakan cara manual. Mengenali tekniknya akan mempercepat pekerjaan mengamplas. 

Peran sanding sealer dalam cara mengamplas kayu manual juga sangat penting karena Anda bisa mengulangi aplikasinya dua kali. Terutama dengan Biovarnish Sanding Sealer, proses pengamplasan bisa lebih cepat. 

Produk yang tadinya hanya dikenal sebagai lapisan intermediate dan memperkuat clear coat kini bisa memudahkan teknik mengamplas manual Anda. Pastikan Anda membeli produk yang asli langsung dari distributor terpercaya.