You are currently viewing Cara Memilih Material Kursi Bambu Hingga Finishing yang Halus dan Rata

Cara Memilih Material Kursi Bambu Hingga Finishing yang Halus dan Rata

Kursi salah satu furniture yang wajib dimiliki di rumah, kini dapat dibuat dengan memilih dari berbagai macam material mulai dari serat alam seperti bambu dan juga plastik. Keduanya material tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana material tersebut dapat memenuhi kebutuhan Anda dalam penggunaan kursi.

Dibandingkan dengan material plastik, memilih material serat alam seperti kayu, rotan dan juga bambu memberikan kualitas yang lebih baik. Khususnya untuk penggunaan material bambu. Harga kayu cukup mahal jadi Anda bisa beralih menggunakan kursi bambu yang lebih murah. Plastik adalah material yang sulit bahkan beberapa tidak dapat di daur ulang. Sedangkan untuk kursi yang terbuat dari bambu dapat didaur ulang dan tidak akan menimbulkan sampah yang tidak larut seperti plastik.

Ada banyak alasan mengapa Anda harus memilih kursi yang terbuat dari bambu selain harganya yang murah.

Berikut ini keunggulan dari material bambu yang akan diolah menjadi kursi atau furniture lainnya :

√ Tumbuh Sangat Cepat

Bambu, meskipun lebih hangat daripada kebanyakan pohon, sebenarnya adalah sejenis rumput. Ini adalah tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia. Pertumbuhan yang cepat membantu dalam sering panen tanpa merusak ekosistem. Tumbuh sekitar 24 inci pada satu hari dan dapat mencapai ketebalan dan tinggi penuh dalam waktu 3-4 bulan.

√ Lebih Tahan Lama

Desain furnitur bambu dapat menahan kekerasan sehari-hari. Lebih tahan terhadap kerusakan daripada kayu keras. Bambu juga digunakan untuk memotong papan karena alasan ini. Bisa dipotong dengan pisau tajam dan tetap terlihat cantik. Selain itu, bambu lebih lembut pada pisau daripada kayu lainnya. Ini akan berguna jika Anda berencana menggunakan kursi bambu Anda banyak.

Memilih Material Kursi Bambu Hingga Finishingnya

√ Kekuatan

Kekuatan tarik bambu adalah 28.000 per inci persegi, sedangkan baja adalah 23.000. Serat bambu sering digunakan untuk memperkuat material komposit. Tapi apa rahasia kekuatan bambu? Bambu adalah satu-satunya pohon yang tumbuh tegak. Bambu memiliki “buku-buku jari” yang meskipun bervariasi dalam kekuatan, tidak melemahkan struktur pabrik. Kekuatannya ditingkatkan jika dilaminasi, yang meminjamkan lapisan ekstra terhadap keausan. Jauh lebih kuat dari furnitur kayu di rumah Anda. Anda benar-benar merasa lebih kuat ketika memilih desain furnitur bambu.

√ Keterjangkauan

Bambu, dalam satu kali panen, memberikan hampir 20 kali lebih banyak bahan bangunan daripada kayu keras. Satu panen menghasilkan lebih dari 200 tiang dalam lima tahun. Tidak ada kelangkaan. Kelimpahan pasokan membantu menjaga harga mebel desain bambu terjangkau.

√ Ketahanan Terhadap Penyusutan dan Pembengkakan

Furnitur bambu tidak membengkak atau mengecil karena perubahan atmosfer. Furnitur bambu luar ruangan, sebagai hasilnya, dapat menahan perubahan dari udara kering ke kondisi lembab.

√ Pilihan

Keragaman gaya dan sentuhan desain furnitur bambu telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, pembuat furnitur menggunakan bambu dalam berbagai desain inovatif, baik dalam material eksklusif maupun komposit. Bambu dapat digunakan untuk membuat kursi, tempat tidur, kursi bar, sandaran kepala, dan bahkan lantai. Seprai dan kemeja bambu juga tidak jarang.

√ Penampilan

Furnitur bambu berolahraga dengan serat halus. Sekarang tersedia dalam beberapa warna. Anda tidak perlu berkompromi dengan gaya Anda, sambil menambahkan perabotan bambu modis ke rumah Anda.

√ Lebih Baik untuk Udara

Tanaman bambu menyerap lebih banyak karbon dioksida dari atmosfer dan memancarkan lebih banyak oksigen daripada pepohonan, melawan pemanasan global dengan setiap tunas ditanam. Penggunaan bambu di furnitur Anda mencegah pohon kayu dari peretasan. Lebih ramah lingkungan daripada materi lainnya.

Furnitur bambu memberikan tampilan yang berbeda untuk ruang interior Anda. Ini juga digunakan sebagai furnitur luar ruangan, menyatu dengan warna hijau.

Cara Memilih Material Bambu yang Bagus

Keunggulan bambu tidak mengartikan bahwa semua jenis bambu dapat digunakan sebagai bahan baku furnitur. Jika Anda ingin memulai menciptakan kursi bambu sendiri maka memili material yang berkualitas menjadi tolak ukur yang tepat apakah kursi yang akan Anda buat dapat bertahan lama.

Memilih Material Kursi Bambu Hingga Finishingnya

Ada beberapa hal yang dapat Anda cermati ketika memilih material bambu yang berkualitas berikut ini :

  1. Bambu yang memiliki bau seperti tepung atau tape ketika dibelah maka bambu tersebut masih mudah untuk dibentuk baik itu sebagai anyaman dan juga sebagai perabotan seperti kursi. Namun Anda harus tau bahwa bambu dengan ciri ini masih mudah dimakan oleh rayap maka Anda harus mewaspadai dengan memberikan obat antu jamur dan anti rayap.
  2. Umur bambu harus setengah tua, pastikan Anda memilih bambu yang setengah tua agar masih lentur dan mudah dibentuk. Umur bambu yang terlalu tua akan mudah pecah ketika dibelah.
  3. Bambu yang dibelah dan mengeluarkan suara nyaring ketika dipukul merupakan ciri bambu yang setengah mudah. Bambu yang dibelah dan mengeluarkan suara nyaring akan memiliki warna daging yang kecokelatan.
  4. Jangan memilih bambu dan memotongnya dalam keadaan terdapat rebung atau tunas baru karena akan merusak kekuatan tumbuh pada rebung didapatkan dari bambu yang sudah tua. Sama halnya jangan menenbang bambu yang sedang berbunga karena bambu yang telah dipotong akan menjadi kempes dan rusak.

Empat ciri di atas akan memudahkan Anda mendapatkan material bambu yang mudah digunakan untuk pembuatan kursi.

Cara Finishing Kursi Bambu yang Halus dan Rata

Anda sudah mendapatkan material bambu yang berkualitas, saatnya mengolah menjadi kursi dan melakukan finishing akhir. Pada tahapan finishing ini pastikan Anda menggunakan bahan cat berkualitas dan tahan lama. Demi kursi bambu yang awet maka berikan perlindungan dari pernis atau plitur water based.

Produk yang bisa Anda gunakan untuk finishing kursi bambu antara lain adalah Biovarnish. Produk Biovarnish yang diaplikasikan pada bambu tidak membutuhkan alat canggih cukup kuas dan pelarut air. Anda bisa mengandalkan kedua alat dan bahan tersebut untuk hasil finishing yang halus.

Memilih Material Kursi Bambu Hingga Finishingnya

¤ Pertama ¤

Amplas permukaan kursi bambu hingga semua menjadi halus dan rata. Pastikan bahwa tidak ada kotoran atau serbuk amplas yang masih menempel pada permukaan. Jika ada hilangkan menggunakan kain lap basah kemudian kain lap kering.

¤ Kedua ¤

Mulai aplikasikan Biovarnish wood stain dengan warna pilihan Anda. Campurkan wood stain dengan pelarut air dan aduk rata. Gunakan kuas busa untuk aplikasi satu arah secara tipis saja. Tunggu lapisan mengering dan amplas ambang dengan amplas 400. Lanjutkan dengan membersihkan debu amplas. Anda bisa mengaplikasikan ulang wood stain apabila warna belu tajam atau gelap.

¤ Ketiga ¤

Lapisan terakhir dari Biovarnish Clear Coat. Campurkan clear coat dengan air dan aduk rata. Aplikasikan dengan kuas busa yang telah Anda bersihkan dengan air. Ratakan satu arah dan tunggu kering selama 24 jam. Kursi bambu dapat Anda gunakan setelah lapisan film terbentuk dan kering sempurna.

Penampilan dari clear coat ini ada dua tampilan yang bisa Anda pilih yaitu mengkilap dengan gloss atau natural dengan matte. Pilih tampilan kursi bambu Anda sesuai selera.