You are currently viewing Tips Perbandingan Campuran Cat Kayu yang Tepat 

Tips Perbandingan Campuran Cat Kayu yang Tepat 

Proses pengecatan kayu tidak hanya sekedar mengaplikasikan pernis atau cat saja. Ada campuran cat kayu yang wajib diperhatikan agar cat dapat menempel di permukaan kayu. Meskipun Anda sudah mempersiapkan permukaan kayu dengan baik, jika cat tidak dilarutkan dengan benar, efeknya tidak akan sempurna. 

Kesalahan dalam mencampurkan bahan pelarut ini sering terjadi pada para pemula. Biasanya terjadi pada Anda yang baru menemukan produk clear coat baru dan ingin mencobanya pada proyek refinishing kursi di rumah, misalnya. 

Lantas Anda langsung mengoleskan clear coat dengan menambahkan bahan pelarut sampai encer. Saat diaplikasikan efek sagging atau cat menetes membuat hasil finishing tampak buruk. Menghindari hal seperti ini, Anda bisa cek tips berikut ini. 

7 Cara Mendapatkan Campuran Cat Kayu yang Pas 

campuran cat kayu yang tepat untuk aplikasi dengan kuas

Banyak efek yang akan muncul jika Anda salah dalam menggunakan campuran pada cat kayu. Pertama, cat mungkin saja lebih lama keringnya. Kedua cat akan lebih sulit diratakan apalagi jika Anda menggunakan kuas. 

Efek buruk seperti bekas sapuan kuas akan terlihat sangat jelas. Ada juga dampak buruk seperti cat lebih sulit untuk dikendalikan karena terlalu mudah menetes. 

Mulailah memperhatikan cara mencampurkan bahan pelarut termasuk juga perbandingannya. Beberapa tips berikut ini bisa Anda ikuti agar finishing yang dihasilkan jauh lebih sempurna. 

1. Cek Jenis Cat Kayu yang Digunakan 

Pertama adalah jenis cat apa yang Anda gunakan? Apakah cat kayu dicampur dengan air atau thinner. Jenis bahan pelarut yang digunakan ditentukan berdasarkan jenis catnya. 

Setiap kemasan cat selalu tertera jenis bahan pelarut yang digunakan, apakah jenis cat water based atau solvent based. Kenali jenis cat kayu tersebut kemudian Anda bisa langsung mempersiapkan bahan pelarutnya. 

Baca Juga :  Mengenal Fungsi dan Teknik Aplikasi Biovarnish Sanding Sealer

2. Cek Perbandingan pada Kemasan Cat 

Setiap kemasan cat kayu pasti akan dilengkapi dengan cara menggunakannya. Cek pada cat yang Anda beli apakah langkah penggunaanya tersedia? Jika iya coba lihat di bagian urutan pertama berapa perbandingan yang digunakan. 

Apakah cat menggunakan perbandingan 2:1, 4:1, 3:1 atau lainnya. Cermati apa yang dimaksud dari perbandingan tersebut, apakah lebih banyak cat dibandingkan campurannya atau sebaliknya. 

3. Menggunakan Alat Ukur NK2

Khusus penggunaan spray gun, jika Anda perlu campuran cat kayu agar mengkilap, matte atau clear coat terbaik, gunakan alat NK2. Alat ini berfungsi untuk mengukur tingkat kekentalan zat cair. 

Cara menggunakan alat ini adalah dengan memasukan campuran cat kayu dan menghitungnya menggunakan stopwatch. Ikuti berapa ukuran viskositas yang tertera pada kemasan kaleng dan samakan dengan hasil dari NK2. 

Apabila terlalu kental, maka waktu turunnya cairan cat lebih lambat. Namun jika terlalu encer maka waktu turunnya cairan cat akan cepat. Hasil pengukuran ini lebih akurat sehingga viskositas cat kayu tepat dan bisa digunakan sesuai peruntukkannya. 

4. Tingkat Warna yang Diinginkan

Apabila Anda ingin mengaplikasikan cat kayu seperti stain, bisa mempertimbangkan perbandingan campuran cat kayu sesuai dengan hasil warna. Misalnya, jika Anda ingin hasil yang lebih transparan maka bisa memperbanyak campuran airnya. 

Berbeda jika Anda ingin hasil akhir lebih pekat, gunakan cat stain lebih banyak. Hasilnya bisa Anda lihat sendiri pada permukaan kayu. Apabila Anda merasa hasilnya terlalu transparan atau kurang pekat, bisa juga mengaplikasikannya dua hingga tiga kali. 

5. Testing 

Mengetes adalah cara paling ampuh untuk tahu apakah campuran yang digunakan sudah benar. Anda bisa mencoba menyapukan cat pada area furniture yang kurang terlihat. Oleskan satu kali dengan kuas dan tunggu kering. 

Baca Juga :  Finishing Furniture Rotan dengan Plitur Kayu Mudah Dikuas Indah Disemprot

Jangan hanya memperhatikan saat kondisi cat masih basah karena warnanya masih belum sempurna. Bandingkan juga dengan cat yang dikuaskan satu kali dan dua kali. Mana hasil warna yang terbaik bisa langsung dipilih. 

6. Membuat Campuran pada Lapisan Secara Bertahap 

Menggunakan cat water based, campuran cat yang sama bisa diaplikasikan beberapa kali, berbeda dengan campuran cat kayu yang berbasis solvent. Perbandingan campuran yang dibuat bisa berbeda antar lapisannya. 

Pada cat di lapisan pertama, Anda bisa membuat campuran yang lebih kental dengan tujuan agar dapat menutup permukaan kayu lebih cepat. Selanjutnya pada cat di lapisan kedua, Anda bisa membuat perbandingan campuran yang sedikit lebih encer. 

Misalnya, perbandingan cat dan pelarut pada lapisan pertama adalah adalah 1 bagian cat berbanding dengan 1 bagian pelarut. Pada lapisan kedua Anda menggunakan perbandingan 1 bagian cat erbanding 2 bagian pelarut. Begitu seterusnya sampai mendapatkan lapisan yang diinginkan. 

7. Mengaduk Cat sampai Merata 

Satu lagi kesalahan yang kerap terjadi bahkan disepelekan yaitu pengadukan cat tidak sampai merata. Anda yang sudah mengaduk cat dan mendapatkan warna yang diinginkan lantas langsung saja mengaplikasikannya. 

Padahal cat membutuhkan adukan yang merata agar Anda tahu bahwa perbandingan campurannya sudah tepat. Begitu juga pada saat mengaplikasikan dengan kuas, sesekali cat harus sering diaduk. 

Manakah Campuran Cat Kayu yang Bagus antaraThinner atau Air? 

Menjawab pertanyaan ini, Anda harus menyesuaikannya dengan jenis cat. Cat berbasis solvent tidak dapat dicampurkan dengan air. Begitu juga sebaliknya, termasuk ketika Anda mengaplikasikan cat pada furniture. 

Ketika furniture sebelumnya telah menggunakan cat water based maka tidak bisa ditumpuk dengan lapisan cat solvent. Perihal pertanyaan mana yang lebih unggul jawabannya adalah relatif, tergantung dengan kebutuhan. 

Baca Juga :  Membutuhkan Cat Kayu Warna Gloss Untuk Small Bed? Pilih Produk Ini

Khusus cat kayu yang berbasis water based, Anda akan diuntungkan dari beberapa hal. Pertama, air merupakan campuran cat kayu agar cepat kering tanpa harus dijemur. 

Kedua, air juga lebih mudah dan cepat larut dalam cat dibandingkan thinner. Ketiga cat kayu berpelarut air sudah pasti lebih irit karena air tidak cepat menguap seperti thinner. Pada akhirnya, lebih banyak kelebihan yang diberikan cat water based, karena cat ini lebih aman dan ramah lingkungan. 

Apakah Cat Berpelarut Air Cukup Bagus? 

campuran cat kayu Biovarnish water based

Produk yang direkomendasikan untuk Anda para pemula termasuk profesional adalah Biovarnish. Cat kayu berpelarut air yang satu ini hanya membutuhkan perbandingan campuran 2:1 agar memperoleh viskositas 11-12 detik NK2. 

Bahannya sendiri sangat mudah dilarutkan, jadi Anda tidak perlu khawatir ketika mengaplikasikannya pada furniture. Kelebihan lain yang ditawarkan Biovarnish adalah terdiri dari produk wood filler, wood stain sampai clear coat. 

Jika cat Biovarnish diaplikasikan secara berurutan dan sesuai petunjuk epernggungaan, Anda sudah pasti akan memperoleh tampilan furniture yang jauh lebih menarik dan indah. Wood stain Biovarnish juga menyediakan 20 pilihan warna natural. 

Biovarnish wood filler bisa juga Anda larutkan dengan air untuk memperoleh cara aplikasi lebih mudah. Wood fillernya dirancang khusus memiliki partikel mikro yang dapat menutup pori kayu dengan maksimal.