You are currently viewing Inspirasi Cara Finishing Meja Kayu Jati Belanda yang Beragam untuk DIY

Inspirasi Cara Finishing Meja Kayu Jati Belanda yang Beragam untuk DIY

Menciptakan sebuah furniture tidak lepas dalam membuat hasil akhirnya menjadi lebih menarik, yaitu dengan melalui tahapan finishing. Proses finishing adalah proses yang sangat penting dan tidak boleh dilewatkan. Salah satu jenis kayu yang juga tidak boleh dilewatkan proses finishing adalah kayu jati Belanda. Saat ini kayu jati belanda adalah jenis kayu yang paling banyak digunakan oleh para penghobi kayu dan pengrajin kelas menengah. Kayu jati belanda adalah jenis kayu yang paling mudah didapatkan dan harganya paling murah. Jika melihat dari proses pembuatannya tidak membutuhkan banyak upaya keras karena jenis kayu yang mudah untuk dibentuk.

Macam-Macam Finishing Meja Kayu Jati Belanda, Berikut Cara Finishingnya

Kayu jati belanda seringkali dijual berbentuk pallet karena memang berasal dari papan kayu bekas peti kemas. Penggunaan kayu jati belanda sebagai bahan peti kemas karena bobotnya yang ringan serta mudah untuk didapatkan. Pertumbuhan pohon pinus jenis khusus yang digunakan sebagai bahan peti kemas ini sangat cepat. Bahkan dalam tiga hingga empat tahun sudah masuk masa tebang. Palet kayu jati belanda di Indonesia seringkali dibuat berbagai macam jenis furnitur indoor seperti meja khususnya meja interior.

Macam-Macam Finishing Meja Kayu Jati Belanda, Berikut Cara Finishingnya

Mengapa harus furniture interior?

Jenis kayu jati belanda termasuk salah satu jenis softwood dimana seratnya halus dan tidak tahan terhadap cuaca. Jadi jika digunakan pada furniture outdoor tidak akan bertahan lama dan akan timbul kerusakan baik itu jamur maupun rayap. Meja dari kayu jati belanda yang digunakan di dalam ruangan juga membutuhkan perlindungan dari cat. Inilah mengapa proses finishing tidak boleh terlupakan. Cat yang diaplikasikan akan membentuk lapisan film kuat yang akan membentuk perlindungan.

Perlu Anda pahami bahwa ada dua jenis fungsi dari lapisan cat yaitu memberikan perlindungan dan satu lagi adalah penampilan. Dalam hal penampilan ada berbagai macam jenis finishing yang bisa diaplikasikan pada meja kayu jati belanda. Penampilan yang dihasilkan dapat Anda sesuaikan dengan jenis gaya yang ingin diciptakan. Apa saja jenis bahan finishing yang akan Anda dapatkan? Berikut ini macam-macam jenis hasil finishing meja pallet kayu jati belanda yang bisa menjadi inspirasi Anda dalam melakukan proses finishing yang tepat.

Inspirasi Hasil Finishing Meja Kayu Jati Belanda Dan Cara Aplikasinya

1. Natural Transparan

Warna natural adalah jenis warna yang tidak akan pernah dilupakan. Setiap tahunnya warna natural selalu menjadi trend. Ada banyak tingkatan warna natural tergantung dengan jenis kayunya. Untuk warna kayu jati belanda yang asli Anda bisa mengaplikasikan pernis kayu dengan hasil warna natural transparan.

Macam-Macam Finishing Meja Kayu Jati Belanda, Berikut Cara Finishingnya

Cara finishing warna natural transparan :

  • Amplas meja kayu hingga halus dan rata. Pastikan pallet kayu sudah kering dengan MC standar 12 persen.
  • Campurkan BioColours Sanding Sealer dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga rata. Aplikasikan dengan spray system ke seluruh permukaan hingga kering. Lakukan pengamplasan dengan kertas amplas nomor 400. Amplas ambang saja lalu Anda bisa lakukan proses selanjutnya.
  • Campurkan Biovarnish Clear Coat Doft dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk hingga rata. Kuaskan ke seluruh permukaan searah serat dan tunggu hingga kering semalaman.

2. Natural

Warna natural kali ini bisa Anda dapatkan berbeda dengan warna kayu jati belanda. Penggunaan wood stain sangat membantu untuk mendapatkan tampilan warna kayu yang berbeda. Pilihan warna tergantung dengan koleksi warna pada sebuah produk cat yang tersedia. Seperti dalam cat Biovarnish terdapat 20 pilihan warna natural.

Macam-Macam Finishing Meja Kayu Jati Belanda, Berikut Cara Finishingnya

Cara finishing warna natural :

  • Amplas meja kayu hingga halus dan rata. Pastikan pallet kayu sudah kering dengan MC standar 12 persen.
  • Aplikasikan Biovarnish wood filler dengan pisau pallet ke seluruh permukaan kayu hingga rata dan tunggu kering sekitar 20 menit. Amplas hingga serat terlihat dengan kertas amplas nomor 240.
  • Aplikasikan Biovarnish Wood Stain sesuai dengan warna yang dipilih. Campurkan bahan dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk rata. Kuaskan campuran ke seluruh permukaan kayu searah serat kayu hingga rata. Tunggu kering sekitar 60 menit setelah itu baru diamplas dengan kertas amplas nomor 400.
  • Terakhir aplikasikan Biovarnish Clear Coat Gloss atu Doft tergantung kebutuhan. Campurkan clear coat dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian aduk rata dan aplikasikan menggunakan kuas searah serat. Tunggu hingga kering semalaman.

3. Solid

Anda bisa mendapatkan hasil finishing warna solid. Warna solid akan membawa nuansa yang sangat berbeda di dalam rumah khususnya bagi Anda yang ingin memiliki warna cerah. Pemilihan warna solid juga disarankan bagi Anda yang tidak terlalu menyukai bekas blue stain atau terlalu banyak cacat pada permukaan kayu jati belanda.

finishing jati

Cara finishing untuk warna solid :

  • Amplas meja kayu hingga halus dan rata. Pastikan pallet kayu sudah kering dengan MC standar 12 persen.
  • Aplikasikan cat primer terlebih dahulu agar warna solid yang dibutuhkan akan terlihat dengan jelas. Campurkan primer dengan air perbandingan 2 bahan : 1 air kemudian Anda bisa mengaduk dan menyemprotkannya ke seluruh permukaan kayu. Tunggu kering sekitar 60 menit dan amplas ambang dengan kertas amplas nomor 400.
  • Pilih warna solid yang Anda sukai atau butuhkan dari produk cat kayu besi Orchid. Campurkan cat Orchid dengan air perbandingan 4 bahan : 1 air kemudian aduk hingga rata. Kuaskan secara merata ke seluruh permukaan kayu hingga rata dan tunggu kering sekitar 60 menit. Setelah itu Anda bisa mulai mengamplas dengan kertas amplas nomor 400.
  • Aplikasi Orchid bisa dilkakukan hingga 2 atau 3 kali hingga warna yang diinginkan sesuai.

4. Rustic

Siapa bilang finishing rustic harus menunggu kayu hingga menua terlebih dahulu? Kini mendapatkan efek rustic tidak terlalu sulit karena Anda bisa membuatnya tanpa harus menunggu bertahun-tahun hingga efek rustic terbentuk sendiri. Untuk efek rustic ini Anda membutuhkan alat khusus yang akan menimbulkan efek rustic, namun jika Anda tidak memiliki alat ini, maka Anda bisa menggunakan sikat kawat.

jati

Cara finishing efek rustic :

  • Amplas meja kayu hingga halus dan rata. Pastikan pallet kayu sudah kering dengan MC standar 12 persen.
  • Ciptakan tekstur menggunakan sikat kawat ke seluruh permukaan kayu. Lakukan cara sikat searah dengan serat kayu agar terlihat alami. Bersihkan sisa debu kayu dengan kain lap kering.
  • Aplikasikan Biovarnish Wood Stain warna walnut brown yang sudah dicampur air perbandingan 2 bahan : 1 air. Aplikasikan searah serat kayu dan tunggu kering sekitar 60 menit. Lakukan pengamplasan dengan kertas amplas nomor 400.
  • Aplikasikan Biovarnish Clear Coat doft. Campurkan clear coat dengan air pebandingan 2 bahan : 1 air kemudian lakukan pengadukan dan kuaskan ke seluruh permukaan kayu hingga rata. Tunggu kering sekitar 60 menit lalu amplas ambang dengan kertas amplas nomor 400.
  • Aplikasikan glaze black yang telah dicampur dengan air secukupnya. Cara aplikasinya menggunakan kuas Ratakan glaze ke seluruh permukaan meja pallet hingga rata. Setelah itu tunggu kering beberapa saat. Hilangkan glaze menggunakan kain basah yang telah diperas. Dan sisakan bahan yang masih berada di sela-sela tekstur kayu. Tunggu kering sekitar 60 menit.
  • Lalu aplikasikan bahan terakhir yaitu Biovarnish Clear Coat Doft dengan langkah yang sama. Tunggu kering sekitar semalaman sebelum meja pallet digunakan.

Penutup

Cara-cara finishing di atas semoga dapat memberikan inspirasi bagi Anda yang sedang dalam proyek finishing kayu pallet khususnya jati belanda. Ada satu tips lagi yang bisa Anda praktekan. Tips ini berhubungan dengan finishing warna natura. Jadi kayu jati belanda adalah jenis kayu yang memiliki banyak bekas blue stain dan tingkat cacat warna. Selain menutupnya dengan finishing warna solid, Anda juga bisa menyamarkan noda-noda tersebut dengan cara yang lain terlebih jika Anda menginginkan warna natural sebagai hasil akhirnya.

Cara yang perlu dilalui adalah dengan melakukan bleaching kayu. Proses bleaching ini bisa Anda lakukan menggunakan bahan bleaching White Agent 250. Produk ini akan mencerahkan warna kayu menjadi lebih cerah dan menyamarkan noda warna kayu seperti blue stain. Sehingga tanpa merusak serat kayu, White Agent 250 bisa Anda gunakan. Lakukan aplikasi White Agent 250 sebelum Anda masuk ke tahapan finishing. Tips ini bisa lakukan juga pada semua jenis kayu yang memiliki banyak cacat warna seperti halnya kayu jati belanda.

 

Dimanakah Anda bisa Mendapatkan Produk Ini?

Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154
Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]