Perbandingan Cara Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas dan Semprot

239
Perbandingan Cara Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas dan Semprot

Pernahkah Anda sebagai pengrajin kayu atau sebagai DIY membandingkan hasil finishing baik menggunakan alat semprot dan kuas? Anda menggunakan jenis cat yang sama, lalu apakah hasilnya berbeda?

Membedakan hasil finishing dengan kuas dan alat semprot sangat membantu untuk finishing proyek kayu selanjutnya. Hal ini disebabkan, ada beberapa produk yang bagus untuk diaplikasikan dengan kuas namun ada pula yang bagus disemprot.

Memilih alat finishing tidak mudah karena Anda harus membandingkan terlebih dahulu dengan hasilnya masing-masing. Ditambah lagi beberapa produk cat hanya dapat diaplikasikan dengan alat semprot saja atau dengan kuas saja.

Saran aplikasi yang dijelaskan dalam kemasan produk ini adalah untuk mendapatkan hasil finishing yang paling baik. Artinya tidak semua produk dapat di finishing dengan alat yang sama.

CS Biovarnish

Misalnya saja kita lihat cat melamin, untuk mendapatkan hasil yang sempurna, Anda tidak bisa mengaplikasikannya dengan kuas. Cat tidak dapat memberikan hasil yang merata dan halus karena brush mark akan muncul.

Contoh yang lain adalah kayu yang diolah menjadi kerajinan. Ukurannya sangat kecil jadi sangat sulit untuk dikuas. Alat semprot yang digunakan justru akan membuat proses finishing menjadi lama. Maka alternatif cara finishing yang dipilih paling praktis adalah dengan dicelup.

Beberapa contoh diatas yang harus diperhatikan oleh pengrajin atau DIY di rumah. Maka perhatikan produk apa yang digunakan dan bagaimana dengan bentuk atau ukuran substrat. lebih baik lagi jika Anda melakukan percobaan menggunakan berbagai alat finishing yang biasa digunakan.

Alat yang sering digunakan dan bisa menjadi pembanding sangat jelas adalah kuas dan juga spray gun. Kedua alat ini paling sering digunakan dan harus dibandingkan manakah hasil finishing yang terbaik.

Furniture dalam bentuk kursi adalah salah satu contoh benda yang seringkali diremehkan finishing. Padahal memberikan cat pada kursi tamu atau kursi ruang makan bisa merubah tampilan secara signifikan.

Apakah Anda pernah melakukan finishing dengan kuas atau dengan alat semprot? Bagaimana dengan hasilnya apakah pernah dibandingkan? Yuk ikuti seperti apakah tampilan kursi yang telah dicat dengan alat semprot dan kuas.

Proses Finishing Kursi Kayu dengan Alat Semprot

Apakah Anda memiliki alat semprot? Maka cobalah untuk mengaplikasikan spray gun dengan teknik yang terbaik pada kursi di rumah. Pada percobaan kali ini, gunakan cat kayu yang sama yaitu Biovarnish.

Produk Biovarnish adalah cat kayu yang proses aplikasinya disarankan dengan kuas. Namun Anda bisa juga mengaplikasikannya dengan alat semprot. Ada tiga produk yang bisa diaplikasikan.

Perbandingan Cara Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas dan Semprot

Ketiga produk ini adalah Biovarnish wood filler, wood stain dan juga clear coat. Bagaimana dengan teknik aplikasinya? Ikuti langkahnya berikut ini:

  1. Amplas seluruh permukaan kayu dengan amplas nomor 220. Bersihkan debu amplas dengan kain kering dan bersih.
  2. Aplikasikan Biovarnish wood filler dengan pisau palet. Cobalah untuk mengaplikasikan dengan merata berlawanan dengan arah serat. Ratakan hingga permukaan menjadi sangat tipis. Tunggu lapisan kering dan amplas dengan amplas kasar nomor 240.
  3. Campurkan Biovarnish wood stain dengan air. Dapatkan larutan hingga mencapai kekentalan 11-12 detik NK2. Jangan sampai pada larutan yang mengendap baru masukan ke dalam tabung alat semprot. Semprotkan larutan ke seluruh permukaan kayu hingga merata dan tunggu lapisan mengering. Baru lanjutkan dengan proses pengamplasan ambang.
  4. Campurkan Biovarnish clear coat dengan air dan mendapat kekentalan hingga 11-12 detik NK2. Lakukan proses finishing dengan alat semprot sama seperti aplikasi wood stain. Tunggu lapisan cat mengering dengan sempurna selama semalaman.

Hasil finishing kursi kayu dapat Anda lihat keesokan harinya ketika cat sudah mengering. Tampilannya bisa halus apabila Anda menggunakan teknik cross spray yaitu menyemprotkan ke arah horizontal secara merata kemudian ke arah vertikal.

Cara tersebut akan membuat cat akan masuk ke dalam pori kayu secara sempurna. Anda bahkan akan melihat lapisan cat yang sangat kuat.

Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas

Setelah mengetahui bagaimana proses aplikasi cat kayu dengan alat semprot kini saatnya beralih menggunakan kuas. Bagaimana proses aplikasi dengan kuas menggunakan Biovarnish? Satu hal yang perlu dipastikan adalah jenis kuas yang digunakan.

Kuas yang sebaiknya digunakan adalah kuas dengan bulu halus terbuat dari nilon. Jangan pernah menggunakan kuas dengan bulu alami karena akan meresap dan mudah rontok di permukaan kursi kayu.

Kuas nilon juga memiliki bulu yang lebih halus, kuas tidak akan mudah rontok jika Anda menggunakan yang baru. Selain kuas nilon pilihan lain yang bisa Anda dapatkan adalah kuas busa. Busa juga akan menjadi aplikator terbaik untuk cat kayu berbasis air seperti Biovarnish.

Perbandingan Cara Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas dan Semprot

Langkah-langkah finishing dengan kuas tidak jauh berbeda dengan aplikasi alat semprot. Proses aplikasinya adalah sebagai berikut ini.

  1. Amplas permukaan kursi kayu hingga mendapatkan permukaan kayu yang halus. Maksimal nomor amplas yang digunakan adalah 220. Lanjutkan dengan menghilangkan debu bekas amplas.
  2. Aplikasikan Biovarnish wood filler dengan pisau palet. Ratakan wood filler hingga memenuhi pori kayu pada permukaan kursi kayu. Lanjutkan dengan pengeringan 20 menit dan amplas halus dengan amplas 240.
  3. Campurkan Biovarnish wood stain dengan air Anda bisa menggunakan perbandingan 4 bahan : 1 air. Aduk rata kemudian kuaskan ke seluruh permukaan kursi kayu searah serat. Tunggu cat mengering kemudian lanjutkan dengan pengamplasan ambang dengan amplas 400.
  4. Campurkan Biovarnish clear coat dengan air. Gunakan larutan dengan perbandingan 2 bahan dan  1 air. Aduk merata baru kuaskan ke seluruh permukaan kayu hingga merata. Proses kering dilakukan selama semalaman dan Anda akan melihat hasilnya esok hari.

Pada saat proses pengeringan perlu diingat, kursi kayu tidak boleh dijemur atau terkena panas matahari secara langsung. Anda perlu mengeringkan di dalam ruangan dengan ventilasi udara yang baik.

Tanpa adanya ventilasi cat akan mengering lebih lama. Waktu yang dibutuhkan untuk kering sekitar 20 menit untuk wood filler dan 60 menit untuk wood stain. Khusus untuk wood stain Anda bisa mengaplikasikannya beberapa lapisan.

Namun perlu diperhatikan proses aplikasi ulang hanya dapat dilakukan setelah lapisan pertama kering dan di amplas ambang. Semakin banyak lapisan wood stain yang digunakan maka akan semakin gelap warna yang dihasilkan.

Kelebihan dan Keuntungan Finishing dengan Kuas dan Spray

Anda mungkin sudah melakukan percobaan untuk melakukan finishing kursi kayu dengan alat semprot dan kuas. Di antara keduanya manakah jenis alat yang paling cocok dan menghasilkan finishing terbaik?

Jenis cat yang digunakan dan langkah aplikasinya pun telah disamakan. Apabila Anda memperhatikan ada beberapa perbandingan terkait proses dan hasilnya sebagai berikut.

  • Tingkat kehalusan

Jika dibandingkan hasil finishing yang sangat halus akan didapatkan oleh alat semprot. Tingkat kehalusan dan kerataan ini dipengaruhi oleh adanya tekanan angin pada larutan cat agar benar-benar masuk ke dalam pori kayu.

Kuas tidak dapat memberikan tekanan yang sama sehingga jika Anda tidak mengaplikasikan secara tipis dan rata berulang maka hasilnya tidak akan halus. Beberapa sedikit tampilan bekas sapuan kuas masih dapat terlihat apabila tidak terbiasa mengaplikasikan kuas.

Di antara tingkat kehalusan, manakah alat yang akan Anda pilih?

  • Jangkauan area

Kursi memiliki daerah yang cukup sulit dijangkau. Apabila Anda menggunakan alat semprot, proses finishing bisa dilakukan dua kali yaitu bagian atas kursi kemudian bagian bawah. Proses tersebut tentu saja akan mempersulit penyemprotan. Cara paling mudah adalah dengan menggantung kursi dan memutar sesuai dengan arah semprotan.

Sedangkan untuk jangkauan area aplikasi dengan kuas lebih terjangkau area sulit. Siku dalam kursi atau bagian bawah kursi bisa langsung diaplikasikan. Anda tidak perlu menggantung atau melakukan proses finishing menjadi lebih lama.

Aplikasi spray sangat disarankan untuk bidang kayu yang luas seperti lemari. Sehingga proses finishing bisa menjadi lebih cepat selesai.

  • Tingkat keborosan

Aplikasi dengan spray gun sangat terkenal boros cat. Hal ini disebabkan cat disemprotkan pada satu arah namun beberapa partikel cat akan memantul dari permukaan kayu. Inilah yang membuat larutan cat lebih banyak terbuang. Anda memerlukan perhitungan jumlah cat yang digunakan lebih banyak.

Aplikasi dengan kuas akan lebih hemat. Ketika bulu kuas menyerap larutan cat, maka Anda bisa mengurangi kelebihan yang diserap kembali ke dalam wadah. Tidak ada cat yang terbuang ketika aplikasi kuas berlangsung. Cat akan langsung menyerap ke dalam pori kayu.

  • Proses aplikasi yang cepat

Tingkat kering cat yang cepat dibantu dengan proses aplikasi dengan spray gun. Sekali semprot Anda bisa mencapai seluruh bagian kursi kayu. Inilah mengapa Anda akan menghemat lebih banyak waktu. Bahkan dua kali lipat lebih cepat. Bagi Anda yang akan melakukan finishing pada bidang yang luas disarankan untuk menggunakan spray gun.

Sebaliknya aplikasi dengan kuas membutuhkan waktu yang sangat lama. Jika Anda akan mengecat pada bidang yang sangat luas bisa jadi beberapa bagian akan lebih cepat kering sebelum Anda menyelesaikannya. Kuas hanya bagus digunakan untuk bidang kecil.

  • Kontrol

Manakah alat yang memiliki kontrol paling baik? Tentu saja kontrol terbaik hanya terdapat pada spray gun. Anda bisa dengan mudah mengatur tekanan angin dan besar kecilnya larutan cat yang akan keluar. Hal itu akan mempengaruhi ketebalan cat yang diaplikasikan.

Perbandingan Cara Mengecat Kursi Kayu dengan Kuas dan Semprot
Biovarnish series

Kuas memiliki kontrol yang lebih sulit. Satu kali sapuan kuas akan memiliki ketebalan cat yang berbeda-beda karena kandungan cat yang terdapat pada bulu akan semakin menipis. Namun apabila Anda sudah mahir menggunakan kuas, maka masalah ini bisa diatasi karena sudah terbiasa.

  • Alat yang murah

Berkaitan dengan harga alat, spray gun membutuhkan kompresor sehingga alat yang digunakan cukup mahal. Namun Anda bisa menggunakan spray gun selama bertahun-tahun lamanya. Artinya uang yang Anda keluarkan untuk membeli alat merupakan investasi jangka panjang.

Kuas hanya dapat digunakan dua atau tiga kali saja. Penyimpanan yang salah akan membuat bulu kuas mudah keras dan rusak. Artinya Anda harus membeli alat kuas kembali. Jika Anda adalah pengrajin harus ada uang lebih untuk memiliki stok kuas yang lebih banyak.

Jika dibandingkan antara aplikasi kuas dan juga spray manakah yang Anda sukai hasilnya? Tentunya apapun alat yang digunakan cat kayu Biovarnish tetap akan memberikan kesempurnaan pada hasil finishing kayu Anda.

CS Biovarnish