Finishing Efek Wood Burning Furniture Dengan Wood Stain Indoor

Dapatkan furniture artistik dengen efek seperti wood burning menggunakan Wood Stain Indoor dengan langkah mudah.

Furniture artistik adalah salah satu tujuan dilakukannya finishing. Ada dua kebutuhan furniture untuk dilakukan proses finishing pertama adalah memberikan perlindungan yaitu dari serangan hama kayu seperti rayap dan lumut, melindungi dari kelembapan,  melindungi dari perubahan cuaca dan suhu udara, dll. Kebutuhan finishing yang kedua adalah untuk memberikan penampilan. Di sini hasil artistiklah yang diutamakan karena hasil dari finishing tidak hanya memberikan warna tetapi juga efek-efek tertentu seperti wood burning. Keunikan dari wood burning adalah warna kayu hitam tetapi masih terlihat serat kayunya. Mungkin Anda masih bingung seperti apakah wood burning ini? Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan langkah-langkah aplikasi untuk memberikan efek wood burning pada furniture.

Mewujudkan efek wood burning ini, Anda harus menentukan produk cat manakah yang akan digunakan. Tidak semua produk cat mamiliki jenis warna untuk efek ini karena kebanyakan cat hanya warna hitam yang akan menutup serat alam yaitu warna solid. Produk yang menjadi anjuran terbaik  adalah BioColours Wood Stain Indoors. Produk ini memiliki pilihan warna hitam (Black) yang masih memperlihatkan serat kayu dengan apik. Bahkan cara aplikasinya sangat mudah yaitu dengan kuas.

Cara Aplikasi Wood Stain Indoor Black Colour

Finishing Efek Wood Burning

Setelah Anda memutuskan untuk membuat finishing kayu efek wood burnig dan menentukan produknya, Anda tinggal mempelajari langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan. Jika Anda sudah mempersiapkan media maka berikut ini alat-alat yang bisa disiapkan:

  1. Amplas
  2. BioColours Wood Stain Indoor Warna Black
  3. Top Coat
  4. Kuas
  5. Kain lap bersih
  6. Gelas plastik

Cara Aplikasi:

  1. Haluskan permukaan media dengan amplas hingga rata, jika jenis kayu adalah kayu softwood maka sebaiknya gunakan blok yang dilapisi amplas untuk mendapatkan permukaan yang rata tidak cekung. Lakukan pengamplasan searah serat kayu jangan berlawanan arah karena akan merusak tekstur permukaan kayu. Lakukan pengamplasan hingga halus jika perlu raba permukaan hingga beberapa kali. Tetapi jika Anda menginginkan permukaan yang tidak halus bisa yaitu dengan mengamplas ambang tanpa penekanan yang lebih.
  2. Bersihkan permukaan kayu dengan kain lap bersih dan pastikan tidak ada debu amplas yang menempel karena akan mempengaruhi hasil finishing. Jika permukaan kayu tidak rata atau tidak halus Anda bisa menguas bagian cekungan hingga debu yang ada keluar.
  3. Tuang Wood Stain Indoor ke dalam gelas plastik secukupnya. Lalu ratakan cat kayu dengan kuas pada seluruh permukaan kayu hingga rata searah serta kayu. Cat akan segera mengering dan warna akan berubah menjadi hitam tetapi serat dari kayu akan tetap terlihat dengan baik. Anda bisa ulangi pengecatan untuk mendapatakan warna yang sesuai. Anda juga bisa mencampurkan cat dengan air sebelum diaplikasikan gunanya untuk menurunkan intensitas dari warna cat. Pemilihan tingkat warna ini tergantung dengan selera Anda.
  4. Langkah terakhir adalah pemberian top coat. Jika permukaan media sudah kering (Anda bisa memastikan dengan merabanya) maka Anda bisa mengaplikasikan top coat. Ada beberapa tingkat glossy yaitu gloss, semi gloss, doff, death matt dan matt. Untuk memberikan efek wood burning tentu pilihan warna doff akan sangat cocok. Kembali lagi semua tergantung dengan selera Anda.