Cara Plitur Kayu yang Benar untuk Hasil Finishing Sesuai Harapan

Jika Anda menggunakan plitur kayu, pasti ada kalanya cara tersebut berhasil, sering kali juga gagal. Lalu bagaimana cara menggunakan agar hasilnya selalu baik? Simak dalam artikel ini.

Sumber : Youtube Bio Paint

Ketika Anda menggunakan plitur untuk finishing furniture baru atau recoating furniture yang lama bisa saja berhasil dan bisa saja tidak. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan hal tersebut terjadi? Tidakah semua finishing itu akan bisa berhasil dengan baik? Akan sayang sekali jika ternyata cara aplikasi plitur kayu Anda gagal padahal Anda sedang melakukan reacoating pada furniture lama warisan dari orang tua Anda. Ujung-ujungnya Anda akan datang ke tukang reparasi untuk mengecat ulang.

Cara Plitur Kayu

Padahal biaya plitur pintu dengan profesional yang dikeluarkan akan sangat mahal. Lalu untuk apa Anda harus mengeluarkan uang lebih padahal Anda bisa melakukannya dengan mudah dan pasti berhasil dengan cara yang benar? Mungkin Anda masih belum tau cara plitur kayu yang benar dan pasti berhasil.

Kunci keberhasilan dalam melakukan finishing adalah memilih kuas yang tepat sesuia dengan bidangnya dan juga memiliki bulu-bulu halus. Selain itu Anda juga harus mencampurkan plitur dengan bahan pelarut yang tepat dan ukuran yang sesuai pada petunjuk cara aplikasi pada kaleng plitur.

Ingin Tahu Cara Plitur Kayu Yang Benar

Cara Aplikasi Plitur Kayu yang Benar

  1. Siapkan peralatan seperti plitur, kuas berukuran 3 inci dan 2 inci atau lebih kecil, bahan pelarut plitur (solvent atau air tergantung jenis solvent), amplas alumunium oxide no. 180 dan 400, kain katun bersih dan kering, gelas plastik.
  2. Siapkan media yang akan difinishing, pastikan media sudah kering benar dan memiliki rata-rata MC 12%-15%. Jika permukaan tekstur kayu masih kasar atau masih terdapat lapisan cat yang lama, gunakan amplas no. 180 dan amplas hingga halus. Jika masih ada debu amplas maka bersihkan dengan kain katun.
  3. Menyiapkan plitur sesuai dengan bahan pelarutnya. Campurkan plitur dengan bahan pelarutnya dalam gelas plastik jangan langusng dicampurkan pada kaleng cat. Gunakan sendok untuk mendapatkan perbandingan yang sesuai seperti yang tertera pada petunjuk pemakaian. Aduk plitru hingga tercampur benar.
  4. Kuaskan plitur kayu dengan kuas berukuran 3 inci untuk bidang yang luas sedangkan untuk bidang yang sempit seperti siku Anda bisa menggunakan kuas yang lebih kecil berukuran 2 inci. Aplikaskan searah serat kayu jangan sampai salah, jika Anda mengaplikaskan berlawanan serat kayu maka serat tidak akan terlihat. Bahkan setelah kering akan terlihat pengecatan yang tidak rata.
  5. Setelah semua permukaan terlapisi plitur maka tunggu kering. Untuk plitur solvent harus dijemur di bawah sinar matahari. Sedangkan plitur water based tidak butuh dijemur hanya membutuhkan suhu ruangan saja.
  6. Permukaan yang sudah kering sudah bisa mulai diamplas dengan kertas amplas no. 400. Amplas ambang saja hingga halus, Anda bisa mengeceknya dengan diraba. Bersihkan debu amplas dan Anda bisa menggunakan aplikaskan kembali plitur. Lakukan berulangkali hingga mendapatkan warna yang sesuai.

Menggunakan Plitur Solvent atau Plitur Water Based?

Dari jenis plitur kayu terdapat dua perbedaan yaitu plitur solvent based dan water based. Kedua plitur ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hanya saja Anda harus memilih plitur mana yang memiliki kelebihan paling banyak dari sini maka Anda akan mendapatkan plitur yang berkualitas. Untuk pilihan warna keduanya sama yaitu warna natural transparan.

Perbedaan

Perbedaan yang terlihat adalah dari cara aplikasi di atas. Untuk plitur solvent membutuhkan panas matahari agar cepat kering atau lebih tepatnya agar bahan pelarutnya lebih cepat menguap. Jika plitur solvent tidak dijemur panas matahari maka setelah kering akan muncul efek bayang putih.

Efek tersebut akan mempengaruhi penampilan dari furniture kayu Anda. Sedangkan untuk plitur water based tidak membutuhan panas matahari untuk kering, dengan suhu ruangan saja plitur water based akan tetap kering dengan baik tanpa efek tampilan.

cat water based vs solvent based

Yang membedakan antara plitur solvent dan plitur water based adalah bahan pembuatnya dan juga bahan pelarutnya. Plitur solvent based sangat mudah untuk disatukan dengan resin dan membentuk bahan plitur. Plitur water based berbeda karena membutuhkan emuslifier khusus yang mampu menyatukan antara resin dan juga air. Maka untuk harga, plitur solvent lebih murah dibandingkan dengan plitur water based.

Masalah ketahanan plitur water based lebih baik dibandingkan plitur solvent based. Plitur solvent biasanya disarankan hanya untuk furniture indoor saja. Padahal plitur water based dapat digunakan untuk finishing indoor dan juga outdoor. Ketahan terhadap perubahan cuaca lebih baik dihasilkan oleh plitur water based. Sehingga jika Anda berencana mengecat furniture outdoor, pagar atau gazebo gunakan plitur water based.

Soal tampilan, plitur kayu solvent based lebih baik dibandingkan dengan plitur water based. Terlebih jika Anda menggunakan politur melamin. Untuk tampilan tingkat glossy cat melamin memiliki penampilan high gloss. Sedangkan untuk plitur water based tidak bisa memiliki penampilan tingkat glossy yang tinggi. Biasanya untuk tingkat glossy politur water based adalah sekitar 80%-85% saja. Plitur water based termasuk katagori teknologi terbaru sehingga ke depannya masih akan ada peningkatan yang lebih baik. Semoga di masa mendatang dengan penampilan yang lebih baik plitur water based bisa melebihi plitur solvent based.

Keamanan Penggunaan Plitur Kayu

Kelebihan terbesar yang dimiliki oleh plitur kayu water based adalah bahan pembuatnya yaitu air bukan merupakan bahan kimia beracun bagi tubuh manusia. Alasan inilah yang membuat plitur water based diciptakan. Pada awalnya negara majau seperti Jepang, Amerika dan Eropa banyak yang masih menggunakan plitur solvent based. Penggunaan plitur solvent based ini ditujukan untuk mendapatkan penampilan yang menarik dari furniture. Sehingga segala kemewahan dan kemegahan bisa diwujudkan melalui bahan finishing furniture.

Akan tetapi akan terjadi efek berat di kemudian hari yang bisa mengancam nyawa manusia yaitu penyakit. Plitur solvent terbuat dan ri bahan solvent dan juga resin. Bahan solvent inilah yang berbahaya karena merupakan bahan beracun yang akan mempengaruhi tubuh manusia.

Bahan ini sangat berbahaya karena dalam kadar sedikit pun akan menimbulkan bom waktu. Misalnya saja furniture dengan plitur solvent diletakan di dalam kamar Anda. Bahan solvent membutuhkan waktu yang lama untuk menguap. Uap bahan yang beracun ini akan memenuhi ruangan kamar Anda. Dimana Anda akan menghirupnya setiap hari ketika sedang beristirahat.

Efek ke depannya, tentu akan tumbuh bibit penyakit di dalam tubuh Anda. Bahkan sebuah percobaan telah dilakukan para ahli. Percobaan ini menggunakan tikus yang menghirup gas solvent terus menerus dari berbagai kadar.

Hasilnya mucul sel kanker dalam tubuh tikus. Kemudian memlalui percobaan ini para ahli mengambil kesimpulan bahwa sel kanker juga dapat tumbuh dalam tubuh manusia yang menghirup furniture bersolvent.

Perkembangan di Negara Maju

Kemudian di negara maju tersebut dilarang penggunaan solvent pada furniture atau bahan cat, walaupun begitu masih banyak juga industri yang menggunakan solvent. Maka dengan perkembangan teknologi dibuatlah plitur water based yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Masih mengatasi efek solvent yang berbahaya di Eropa dibuatlah standar regulasi ECHA (European Chemical Agency) yang melarang penggunaan 82 bahan kimia berbahaya. Di Amerika standar regulasi US EPA (Enviromental Protection Agency) yang mengatur ambang batas penggunaan VOC (Volatile Organic Compound) diberlakukan. Setiap beberapa tahun sekali US EPA mengatur ulang ambang batas penggunaan VOC dan mengurangi kadar VOC yang digunakan.

Dimanakah Anda bisa Mendapatkan Produk Ini?

Jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami via Whatsapp dan telepon disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail Klik Disini.

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone: 0274 287 1834
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: Klik Disini

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: Klik Disini

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154
Phone: 0231 320759
e-mail: Klik Disini

Cari Artikel Berdasarkan Judul

——– About Biovarnish !!! ——–

——– Biovarnish on Tokopedia ——–

——– Biovarnish on Bukalapak ——–

——– Biovarnish on Shopee ——–

——– BioCide on Tokopedia ——–

Anti Rayap Jamur Kayu Terbaik

——– Official Web BioIndustries ——–

Artikel "Knowledge"

Youtube Channel

Logo Biopaint

About Us

catkayu.com merupakan website yang memuat artikel – artikel tentang finishing menggunakan cat kayu, perawatan, dan pencegahan furniture kayu dari kerusakan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft, yang aman dan ramah lingkungan.

Telp / WhatsApp : Klik Disini

©2015 - 2021 catkayu.com - All Right Reserved.