Plitur Kayu Biovarnish untuk Finishing Artificial Wood Grain

Mengenal finishing artificial wood grain, artinya Anda juga perlu menggunakan plitur kayu? Apa hubungannya plitur kayu dengan serat kayu buatan? Tanpa pada plitur maka serat kayu yang telah dibuat tidak akan sempurna.

Memiliki furniture yang tidak memiliki tampilan serta menarik dan eksotik? Tenang saja, jika Anda ingin mendapatkan serta yang menarik kini saatnya untuk bertindak. Ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan serat kayu.

Walaupun kayu tidak memiliki serta menarik seperti kayu jati misalnya, Anda bisa kok membuatnya sendiri di rumah. Bagaimana caranya? Hal yang harus Anda cermat adalah alat dan teknik aplikasi.

Dalam dunia DIY dan profesional, menciptakan serat kayu buatan adalah hal yang mudah. Saat ini sudah banyak alat yang disediakan untuk membantu proses pembuatan finishing tersebut.

Jenis finishing ini disebut dengan artificial wood grain dalam bahasa Inggris dikenal dengan wood graining. Artinya Anda akan membuat serat kayu yang bisa dilakukan di atas permukaan datar seperti kayu solid, kayu buatan bahkan kertas.

Pada saat akhir finishing artificial wood grain ini, lapisan yang tidak kalah penting untuk diaplikasikan adalah plitur kayu. Plitur yang diaplikasikan harus memiliki tampilan yang transparan dan membuat serat kayu buatan menjadi lebih tajam.

Plitur juga berfungsi untuk melindungi agar serat buatan bisa bertahan lebih lama. Nah lebih lanjut mengenai artificial wood grain hingga fungsi dari plitur kayu simak dalam artikel ini.

Apa itu Finishing Artificial Wood Grain?

Graining atau membuat serat kayu adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengimitasi serat kayu pada permukaan yang bukan kayu atau turunan kayu seperti plywood. Fungsinya adalah untuk meningkatkan nilai estetik dari tampilan material tersebut.

Trik ini mulai dikenal sejak abad ke 19. Saat itu harga kayu solid yang sangat mahal banyak orang mencari cara untuk bisa memiliki tampilan seperti kayu solid yang mahal. Tampilan serta kayu ini bisa dicapai dengan menggunakan alat yang belum sempurna kala itu.

Alat yang digunakan berbentuk sikat tebal khusus yang disebut dengan mottler. Caranya adalah mengaplikasikan cat hingga berlapis-lapis. Lapisan pertama berfungsi sebagai lapisan dasar kemadian lapisan kedua akan membentuk serat.

Artificial wood grain juga bisa berarti memproduksi tekstur buatan pada permukaan kayu apapun yang datar. Menciptakan serat dan pola dulu dikembangkan pada permukaan logam halus dan batu. Pembuatan serta marmer yang dikenal sebagai graining.

Sejarah

Bila ditarik dari sejarahnya, dari manakah wood graining ini berasal? Dalam buku The Museum Antiquity, perdagangan Mesir yang memulai adanya furniture yang bertahtakan gading dengan lapisan akasia memiliki ornamen tambahan.

Ornamen tambahan ini adalah buatan pengrajin dengan melukis permukaan menggunakan tanah yang ditata halus. Selain itu juga membentuk serat kayu dari biji-bijian seperti gandum.

Kegiatan meniru serat kayu ini pun berkembang hingga ke Eropa. Memulai dari tiruan serat kayu walnut yang rumit hingga pada serat kayu yang halus. Setiap serat yang dibuat menggunakan bahan berbeda.

Serat kayu ini diciptakan menggunakan pewarna air, dan dilapisi dengan oil pada bagian akhirnya untuk menjaga bentuk serat tetap tahan lama. Bahan yang digunakan kemudian berkembang menggunakan pigmen, tinta India dan beberapa kristal berwarna gelap yang dilarutkan.

Warna yang diperoleh dari bahan-bahan tersebut adalah coklat muda hingga kehitaman. Modern ini, sudah banyak alat yang diproduksi untuk membantu proses imitasi serat kayu menjadi lebih mudah.

Plitur Kayu Biovarnish untuk Finishing Artificial Wood Grain

Alat-alat khusus yang dahulu hanya berbentuk sikat kini terbuat dari karet yang dikenal sebagai rubber grain. Alat pembuat serat kayu ini memiliki permukaan yang bergelombang atau bertekstur dan ketika diaplikasikan dengan ditarik pada permukaan kayu yang sudah dicat maka akan menimbulkan serat kayu.

Hasilnya bukan serat kayu yang bertekstur namun serta kayu yang datar. Perlu cat dasar kayu dan pengamplasan yang benar sebelum mengaplikasikan rubber grain.

Hadirnya wood stain dan glaze, membuat artificial wood grain memiliki warna yang lebih bervariasi. Anda bisa mendapatkan serat kayu yang memiliki tampilan warna gelap hingga terang seperti putih.

Perananan Plitur Biovarnish dalam Finishing Artificial Wood Grain

Plitur kayu Biovarnish diciptakan untuk memberikan banyak manfaat pada finishing artificial wood grain. Jadi penggunaan plitur kayu tidak hanya untuk finishing warna natural atau transparan saja, namun juga penting dalam serat buatan.

Berikut ini peranan penting plitur kayu Biovarnish untuk finishing akhir pada serat kayu buatan dan artificial wood grain.

Warna transparan

Mendapatkan tampilan serat kayu yang tajam tergantung dengan jenis plitur kayu yang digunakan. Plitur Biovarnish memberikan hasil warna transparan 100% karena terbuat dari bahan dasar air.

Warna transparan ini tidak akan mengering dalam waktu yang lama. Anda tidak perlu khawatir karena warna kayu berubah menjadi kuning, kusam dan buram. Biovarnish adalah plitur transparan yang tidak mengandung formalin sehingga efek menguning tidak akan timbul.

Mudah diaplikasikan

Plitur yang mudah diaplikasikan banyak dicari DIY, karena jika tidak memiliki alat semprot maka finishing dengan kuas harus bisa dipilih. Tidak semua plitur dapat diaplikasikan dengan kuas untuk mendapatkan hasil finishing sempurna.

Plitur Kayu Biovarnish untuk Finishing Artificial Wood Grain

Plitur Biovarnish dirancang khusus agar dapat diaplikasikan dengan kuas. Hasil finishing tidak meninggalkan bekas sapuan kuas yang mengganggu. Bagi Anda yang masih pemula di bidang finishing maka aplikasi Biovarnish sangat disarankan.

Mengunci lapisan glaze

Serat buatan yang telah dibentuk biasanya memanfaatkan glaze. Glaze adalah cat kayu yang tidak akan mengering tanpa dilapisi ulang dengan sanding sealer atau plitur kayu. Jika Anda menggunakan glaze water based maka sebaiknya gunakan plitur kayu Biovarnish.

Plitur ini akan mengunci dan membuat glaze mengering dengan sempurna. Anda tidak perlu khawatir dengan hasil warna yang luntur. Sangat penting mengaplikasikan glaze tanpa plitur hasil finishing artificial wood grain akan gagal.

Cepat kering

Anda dapat mengaplikasikan plitur kayu Biovarnish untuk dua kali lapisan. Cara pelitur kayu dengan biovarnish, cukup menunggu lapisan pertama mengering selama 60 menit kemudian amplas ambang dan lanjutkan dengan mengaplikasikan terakhir.

Kecepatan kering dari lapisan plitur ini lebih cepat dibandingkan plitur kayu konvensional yang menggunakan thinner. Dalam waktu satu jam saja Anda sudah bisa melapisi berulang. Sisanya cukup tunggu selama 24 jam sebelum furniture digunakan.

Tidak perlu dijemur

Khawatir plitur tidak akan kering sempurna karena tidak ada panas matahari? Jangan khawatir, plitur Biovarnish terbuat dari bahan air jadi Anda tidak perlu melakukan kegiatan menjemur. Justru jika dijemur cat akan mengering terlalu cepat dan menghasilkan finishing kurang baik.

Proses pengeringan hanya membutuhkan ruangan dengan sirkulasi udara yang baik. Pastikan ruangan bersih untuk mendiamkan furniture selama semalaman.

Aplikasi Plitur Kayu Biovarnish agar Tahan Lama

Bagaimana kemudahan cara aplikasi plitur kayu Biovarnish? Anda tidak perlu khawatir cara aplikasinya sangat mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan air dan juga plitur. jangan lupa untuk hasil sempurna gunakan kuas baru yang terbuat dari bahan nilon atau kuas busa.

Plitur Kayu Biovarnish untuk Finishing Artificial Wood Grain

Apabila Anda sudah selesai membentuk serat kayu dengan Glaze water based, tunggu 30 menit sebelum memulai aplikasi plitur. Sembari menunggu cat mengering buatlah larutan plitur. Berikut ini proses aplikasinya:

  1. Campurkan plitur kayu Biovarnish dengan air dalam gelas plastik. Buatlah larutan hingga mencapai 11-12 detik NK2.
  2. Kuaskan larutan plitur ke permukaan kayu yang sudah memiliki pola serat. Sampuan kuas harus mengikuti serat untuk menghasilkan finishing yang merata.
  3. Diamkan selama 60 menit, setelah kering lanjutkan dengan pengamplasan ambang dengan kertas amplas 400.
  4. Aplikasikan ulang larutan pltur dengan cara yang sama. Diamkan furniture selama semalaman hingga 24 jam.

Proses aplikasi yang mudah ini bisa dilakukan oleh siapa saja khususnya para DIY. Cara aplikasi menggunakan kuas memudahkan Anda untuk membeli alat dimana saja. Pastikan kuas yang digunakan cocok untuk plitur water based yaitu kuas busa atau nilon yang baru.

Baca Juga : Harga Plitur Kayu Biovarnish Terbaru 2019

Tips Finishing Artificial Wood Grain agar Berhasil

Proses finishing artificial wood grain baik saat membentuk serat dan aplikasi plitur membutuhkan kejelian untuk hasil finishing yang sempurna. Ada beberapa tips yang nantinya akan memudahkan Anda untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan finishing artificial wood grain.

Pengamplasan

Proses pengamplasan sangat penting. Permukaan material yang merata bisa didapatkan jika Anda mengamplas dengan balok kayu. Gunakan balok kayu datar yang dilapisi amplas. Pengamplasan wajib dilakukan dan pastikan permukaan sudah halus bebas debu.

Perbaikan cacat

Substrat kayu tidak terlepas dari adanya cacat, cacat lubang akan merusak hasil finishing dan cara finishing serat kayu. Tutup semua lubang cacat dengan wood filler. Pastikan permukaan rata dan tidak memiliki bekas cacat berlubang.

Pemberian cacat dasar kayu

Perlu diingat, Glaze yang akan membentuk serat kayu hanya akan melekat pada cat dasar kayu. Sebelum aplikasinya Anda perlu menutup permukaan dengan cat dasar kayu yaitu sanding sealer.

Pilih sanding sealer water based yang cocok dengan Glaze water based. Anda bisa menggunakan dua produk sanding sealer dan Glaze water based dari BioColours.

Gunakan pewarna kayu

Jika Anda akan mengecat jenis kayu yang tidak memiliki warna menarik seperti jati belanda atau pinus maka sebaiknya gunakan pewarna kayu berupa wood stain. Pewarna kayu ini akan mempertajam warna kayu dan membuat warna serat jadi lebih tampak indah.

Anda bisa menggunakan wood stain keluaran dari Biovarnish dengan 20 pilihan warna natural. Warna yang dipilih sebaiknya tidak lebih gelap dari Glaze sehingga serat kayu yang dibuat akan tetap terlihat atau membentuk warna kontras.

Lakukan latihan

Sama seperti melukis, menggunakan rubber grain tidak mudah. Anda perlu berlatih bagaimana cara menarik yang benar sehingga serat kayu yang dibuat tidak putus. Sebelum Anda mengaplikasikannya pada permukaan substrat kayu dilakukan latihan pada bidang lainnya.

Cobalah untuk tidak gemetar saat menarik dan searah serat kayu. Buatlah serat sealami mungkin khususnya pada bagian pinggir material. Mulailah dari bagian tengah untuk mempermudah hasil finishing pada bagian pinggir.

Cepat mahir mengaplikasikan rubber grain tergantung kemampuan masing-masing orang. Sebaiknya gunakan video atau belajar bersama dengan teman yang sudah menguasai teknik ini.

Cari Artikel Berdasarkan Judul

——– About Biovarnish !!! ——–

Biovarnish

——– Biovarnish on Tokopedia ——–

——– BioCide on Tokopedia ——–

——– Bioindustries on Tokopedia ——–

——– BioPolish on Bukalapak ——–

——– Official Web BioIndustries ——–

Logo Bioindustries

Artikel "Featured"

Update

Plitur Kayu Biovarnish Untuk Finishing Artificial Wood Grain

Alat Pembuat Motif Serat Kayu

About Us

catkayu.com merupakan website yang memuat artikel – artikel tentang finishing, perawatan, dan pencegahan kayu dari kerusakan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft, yang aman dan ramah lingkungan.

WhatsApp : 087839346433

©2015 - 2020 catkayu.com - All Right Reserved.