6 Tips Cara Sanding Kayu Jati Belanda dan Faktor Keberhasilannya

Melakukan tahap finishing dengan sanding pada kayu jati belanda adalah hal yang penting. Bagi anda pemula yang ingin memulai aktifitas ini, simak tipsnya disini!

Akses link Produk Biovarnish : biovarnish.com

Mengamplas adalah salah satu bagian yang sangat penting dan harus diperhatikan sebelum memulai proses pengecatan. Pengamplasan akan menghasilkan permukaan kayu yang rata sehingga mendukung kemudahan cat untuk meresap ke dalam pori kayu. Selain itu pengamplasan yang benar juga akan memberikan hasil pengecatan yang indah.

Cara Amplas Anda Buruk? Ini Akibatnya Jika Diteruskan

Namun pengamplasan seringkali dianggap remeh sehingga tidak memperhatikan komponen apa saja yang akan mendukung Anda untuk melakukan cara mengamplas yang benar. Salah satunya sering terjadi pada kayu jati belanda.

Cara sanding kayu jati belanda yang salah akan menghasilkan permukaan yang bergelombang dan tidak halus. Hasilnya Anda tidak dapat memperlihatkan serat kayu dan tidak dapat mengecat dengan warna natural transparan dengan maksimal.

Tips untuk Mengamplas Kayu Jati Belanda

1. Pengelolaan Goresan

Saat melakukan pengamplasan, anda perlu melakukannya secara bertahap. Gunakan kertas amplas dari yang kasar hingga halus, untuk mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk mendapatkan hasil amplas yang rata pada permukaan kayu.

2. Gunakan Block Sanding yang Sesuai

Sebaiknya gunakan blok pengamplasan yang sudah tersedia di pasaran. Hindari penggunaan balok kayu karena anda akan kesulitan untuk menahan kertas amplas saat melakukan pengamplasan. Selain itu, hal ini juga akan menimbulkan masalah baru yaitu tidak meratanya permukaan kayu yang telah diamplas. Beberapa bagian mungkin akan halus, tapi sebagian lain masih terasa kasar. Parahnya lagi, anda mungkin saja tidak sengaja menekan amplas terlalu dalam sampai merusak serat kayu.

Cara Sanding Kayu Jati Belanda, Tips dan Trik Bagi Pemula

3. Jangan terlalu lama mengamplas

Setelah Anda mengamplas seluruh permukaan dengan satu amplas dan memastikan bahwa permukaannya sudah mulus dan rata, inilah waktunya untuk beralih ke amplas berikutnya. Jika sudah mengamplas ke seluruh permukaan hingga merata, hentikan proses pengamplasan untuk lanjut ke tahap pengecatan.

4. Sanding dengan Detail

Pastikan anda melakukan pengamplasan dengan detail. Jangan luput dari setiap lekukan yang ada pada seluruh permukaan kayu. Saat kayu sudah dibentuk menjadi beraneka bentuk furniture, pastikan anda melakukan tahap pengamplasan dengan detail agar hasil finishingnya juga sempurna.

5. Sanding secara Rata

Saat melakukan pengamplasan, pastikan untuk fokus dan melakukannya secara detail. Pastikan anda melakukan pengamplasan secara merata ke seluruh permukaan kayu. Kerataan dalam pengamplasan tentu akan mempengaruhi hasil akhir finishing nantinya. Jangan lupa untuk mengamplas searah dengan serat kayu. Agar hasil pengamplasan tidak merusak serat alami dari kayu jati belanda tersebut dan menghasilkan permukaan yang halus merata.

6. Lakukan Pengecekan Hasil Sanding

Setelah menyelesaikan proses pengamplasan, anda tetap perlu melakukan pengecekan untuk memastikan hasil akhir yang terbaik. Anda dapat mengeceknya secara manual menggunakan tangan serta melihatnya secara seksama untuk memastikan seluruh permukaan telah halus dan rata.

Faktor yang Mempengaruhi

Berikut ini beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan ketika melakukan sanding dan pengecatan pada kayu jati belanda khususnya bagi Anda adalah seorang pemula dalam bidang wood working :

√ Lokasi

Pilih lokasi yang tidak terlalu ramai untuk mengerjakan proyek kayu Anda. Jauhkan dari jangkauan cakar hewan peliharaan, jari anak-anak Anda dan teman-teman mereka dapat secara tidak sengaja meninggalkan cetakan pada hasil amplas Anda. Hindari area yang sering terkena debu. Pilih tempat dimana proyek kayu Anda dapat dibiarkan tidak terganggu sampai selesai pada setiap tahap hingga mengering sempurna.

√ Suhu dan kelembaban

Semua produk finishing kayu bergantung pada penguapan selama proses pengeringan. Suhu udara yang rendah dan kelembaban relatif yang tinggi memperlambat penguapan serta dapat memperlama waktu pengerjaan proyek kayu Anda. Sebelum memulai proyek kayu Anda, pastikan suhu udara tetap di atas 65° F dan kelembaban sekitar 50% selama aplikasi dan proses pengeringan. Suhu yang lembab atau kayu jati belanda yang masih lembab juga akan mempersulit proses pengamplasan. Karena kandungan air yang terlalu tinggi akan memperlama proses finishing.

√ Ventilasi

Cara Sanding Kayu Jati Belanda, Tips dan Trik Bagi Pemula

Selama proses penguapan dan pengeringan, pastikan ventilasi udara berjalan dengan baik. Jika Anda bekerja di dalam ruangan, sebaiknya atur sistem dua kipas sederhana: satu kipas menarik udara segar ke dalam ruangan, sementara yang lain meniupkan udara di dalam ruangan untuk keluar.

Cari Artikel Berdasarkan Judul

——– About Biovarnish !!! ——–

——– Biovarnish on Tokopedia ——–

——– BioCide on Tokopedia ——–

——– Bioindustries on Tokopedia ——–

——– BioPolish on Bukalapak ——–

——– Official Web BioIndustries ——–

Artikel "Finishing Kayu"

Youtube Channel

Channel youtube Bio Paint kami berisi konten tutorial finishing dan produk unggulan Bio.

About Us

catkayu.com merupakan website yang memuat artikel – artikel tentang finishing, perawatan, dan pencegahan kayu dari kerusakan.

Biovarnish merupakan bahan finishing kayu berbahan dasar water-based acrylic dengan sistem aplikasi oles atau kuas, digunakan untuk finishing kayu interior / exterior seperti interior & eksterior furniture, wood building (gazebo, door, wall, pergola, pagar), toys and craft, yang aman dan ramah lingkungan.

Telp / WhatsApp : Klik Disini

©2015 - 2020 catkayu.com - All Right Reserved.