You are currently viewing Teknik Menggunakan Dempul Kayu Sesuai dengan Jenis Lubang Kerusakan

Teknik Menggunakan Dempul Kayu Sesuai dengan Jenis Lubang Kerusakan

Setiap finishing kayu yang menginginkan hasil close pore pasti membutuhkan cat dasar kayu. Kebutuhan dari cat ini sangat penting karena berfungsi sebagai bahan yang akan menutup pori-pori atau untuk menutup cacat kayu. mengapa pori kayu atau cacat kayu harus ditutup? Jika tidak dituutp maka hasil finishing yang didapatkan disebut dengan finsihing open pore yang tidak membutuhkan dempul kayu namun bsia langsung menggunakan Biopolish maka disebut juga dengan unfinishied wood.

Finsihing open pore ini jarang digunakan kecuali digunakan untuk cutting board atau memang Anda yang berkeinginan memiliki unfinished furnitur. Kelebihan jika Anda memilih finsihing close pore adalah perawatan yang lebih mudah karena pori kayu sudah tertutup sejak awal sehingga banyak rayap maupun jamur tidak akan mudah tumbuh.

Tak hanya itu penampilan dari furnitur pun akan tampak lebih rata dan juga halus. Tidak kalah dengan unfinished urnitur, untuk mendapatkan hasil finishing yang terlihat sangat natural Anda bisa memilih furnitur yang menggunakan clear doat doft. Maka jika Anda memilih finishing close pore maka penggunaan dempul atau wood filler sangatlah penting.

Penggunaan dempul dan wood filler ini berbeda karena fungsi atau bentuk dari dempul dan filler pun berbeda. Dempul memiliki ukuran yang lebih besar maka sangat bagus jika digunakan apda pori-pori kayu yang berukruan besar dan juga cacat kayu yang berukuran besar. Penggunaan dempul pun bisa memanfaatkan pisau pallet atau pisau scrape yang akan mengisi cacat kayu dengan penuh.

Ukuran dari wood filler adalah kecil sehingga sangat cocok jika digunakan pada furnitur dengan pori kayu yang kecil dan halus, sedangkan untuk cacat kayu dapat menutup cacat kayu yang berukruan kecil. Proses aplikasinya pun berbeda dengan dempul karena bentuknya lebih lembut. Proses aplikasinya terlebih Biovarnish Wood Filler dapat dicampur dengan air terlebih dahulu hingga rata kemudian ratakan filler ke sluruh permukaan kayu dengan kain bal sambil ditekan memutar. Ini berfungsi agar pori kayu terisi dengan penuh oleh wood filler.

Kenali 3 Jenis Lubang Kayu Sebelum Mengaplikasikan Dempul

Agar Anda tidak salah dalam menggunakan dempul atau wood filler maka sebelumnya kenali terlebih dahulu ukuran lubang manakah yang membutuhkan teknik pendempulan atau teknik aplikasi wood filler. Ini sangat membantu agar Anda mendapatkan hasil finishing yang sempurna yaitu rata dan halus.

Jenis-Lubang-Kayu

Pada bembagiannya terdapat 3 jenis lubang berdasarkan lebar (L) dan kedalamnnya (D) lubang kayu. ini berlaku pada berbagai jenis kayu yang ada di pasaran.

  1. Lubang lebar dan dalam ( L>10 mm dan D > 10 mm).

Maksudnya adalah lubang dengan lebar lebih dari 10 mm dan kedalaman lebih dari 10 mm.

Contoh jenis lubang ini adalah kayu yang memiliki lubang mata kayu besar, lubang bekas dowel, bekas kumbang kayu, celah kayu pecah dan lain-lain. Untuk menutup lubang kayu besar dan dalam ini kita bisa menggunakan metode atau teknik pasak atau yang lebih dikenal dengan teknik dowel.

  1. Lubang medium (10>L>2mm dan 10>D>2mm).

Maksudnya adalah lubang yang memiliki lebar antara 5 sampai dengan 10mm dan kedalaman 5 sampai dengan 10mm.

Misalnya saja lubang bekas paku atau sekrup, lubang bekas rayap atau pinhole dan lain sebagainya. Jenis lubang ini bisa ditutup dengan teknik pendempulan.

  1. Lubang kecil ( L<2mm, D< 2mm)

Lubang-lubang kayu lebar kurang dari 2mm dengan kedalaman kurang dari 2mm.

Jenis lubang ini biasanya adalah pori serat kayu itu sendiri, lubang pinhole, celah kayu retak daln lain-lain.

Menutup lubang kecil ini sangat mudah karena bisa menggunakan wood filler atau menggunakan wood putty tergantung dengan hasil finishing yang ingin didapatkan.

Cara Menutup Lubang Kayu Dengan Dempul

Dempul-Kayu-biovarnish-woodfiller

Bagaimana cara menutup lubang besar dan dalam dengan sempurna? Langkah ini biasanya digunakan pada jenis kayu yang memiliki lubang sangat besar seperti jenis lubang nomor satu di atas yang memiliki lebar dan kedalaman lebih dari 10mm. Lalu bagaimana cara yang dapat dilakukan untuk menutupnya? Metode yang digunakan tidak lain adalah metode pasak atau dowel.

Langkah yang dapat Anda gunakan untuk menutup lubang besar adalah sabagai berikut ini:

  • Pilih jenis dan warna kayu yang sama dengan kayu yang memiliki kasus lubang besar yang akan ditutup lubangnya. Usahakan pula warna kayu serupa dengan warna kayu di sekitar lubang. Ini sangat penting gara hasil finishing warna natural tidak belang, jika tidak Anda harus melakukan proses bleaching dengan White Agent 250 terlebih dahulu.
  • Kayu yang sudah dipilih warna senada tadi dibentuk sesuai dengan bentuk ukuran lubang yang akan ditutup. Usahakan pula bagian ujungnya meruncing. Ujung yang runcing ini dibutuhkan agar lem dapat masuk hingga pada bagian dasar lubang.
  • Lumuri ujung stik atau pasak kayu yang sudah dibentuk dengan lem kayu secukupnya kemudian masukan pasak stick dowel ke dalam lubang kay. Pukul pasak kayu hingga benar-benar masuk ke dalam lubang kayu hingga benar-benar menutup serapat mungkin. Jangan pukul terlau keras agar kayu tidak pecah.
  • Apabila masih terdapat potongan kayu yang muncul dapat langsung dipotong hingga permukaan beanr-benar rata dengan permukaan lubang kayu yang kita tutup. Maka jika perlu lakukan pemotongan kayu atau pasak di awal dengan ukuran yang benar-benar sama dengan lubang.

Jika seluruh lubang sudah ditutup dengan pasak dowel maka masih akan tetap tersisa lubang-lubang yang berukuran medium maupun kecil. Nah untuk menutup secara sempurna maka dibutuhkan penutupan dengan dempul atau wood filler. Aplikasi dempul dan wood filler ini telah dijelaskan secara terperinci pada bagian awal artikel ini.

Pemilhan teknik dempul atau wood filler tergantung dengan ukuran dari celah kayu. Jika lubang memiliki ukuran medium yaitu lebih dari 2 mm maka dapat menggunakan teknik pendempulan yaitu menggunakan pisau pallet atau pisau scrape. Sedangkan jika lubang berukuran kecil yaitu kurang dari 2 mm maka dapat menggunakan teknik aplikasi wood filler yaitu menggunakan kain bal.